SUARA KEBENARAN - Mendengar Suara Kristus”
Shalom, apa
kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan
Alkitab Hari Ke-232, Tahun 2026: Nahum 3, Habakuk 1-3
Yohanes
10:27 “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan
mereka mengikut Aku.”
Setiap hari
kita mendengar begitu banyak suara.
Suara orang
lain, suara media sosial, suara kekhawatiran, suara ambisi, suara pengalaman masa
lalu, bahkan suara keinginan hati sendiri.
Di tengah
semua itu, Yesus berkata “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku.”
Yesus
menggambarkan hubungan-Nya dengan kita seperti gembala dengan domba.
Domba yang mengenal gembalanya akan mengenali suara gembalanya. Ia tidak hanya
mendengar, tetapi percaya dan mengikuti.
Demikian
juga kehidupan orang percaya. Mendengar suara Kristus bukan sekadar mendengar
khotbah atau membaca Alkitab. Mendengar berarti membuka hati untuk menerima
firman-Nya dan membiarkan firman itu mengarahkan kehidupan kita.
1. DENGARKAN SUARA KRISTUS
Di tengah
banyak suara, kita perlu menyediakan waktu untuk diam di hadapan Tuhan.
“Tuhan,
apa yang Engkau kehendaki dalam hidupku?”
Jangan
sampai suara dunia begitu keras sehingga kita tidak lagi peka terhadap suara
Tuhan.
2. KRISTUS MENGENAL KITA
Yesus
berkata: “Aku mengenal mereka…”
Betapa
indahnya! Kita mungkin merasa tidak dipahami oleh manusia, tetapi Kristus
mengenal kita sepenuhnya.
Ia mengenal
pergumulan kita.
Ia mengenal air mata kita.
Ia mengenal kelemahan kita.
Ia mengenal perjalanan hidup kita.
Dan Dia
tetap memanggil kita untuk mengikuti-Nya.
3. MENDENGAR HARUS DIIKUTI DENGAN
MENGIKUTI
Ayat ini
tidak berhenti pada kata “mendengarkan.”
Yesus
berkata: “…dan mereka mengikut Aku.”
Mendengar
suara Kristus harus menghasilkan langkah.
Jika Tuhan
berkata ampuni, kita belajar mengampuni.
Jika Tuhan
berkata jujur, kita memilih kejujuran.
Jika Tuhan
berkata kasihi, kita mengasihi.
Jika Tuhan
berkata jangan takut, kita belajar percaya.
“Suara
Kristus bukan hanya untuk didengar dengan telinga, tetapi untuk ditaati dengan
kehidupan.”
Ketika kita
semakin dekat dengan Tuhan melalui firman dan doa, kita semakin peka membedakan
suara yang membawa kita kepada Kristus dan suara yang menjauhkan kita dari-Nya.
“Di
tengah banyaknya suara dunia, tetaplah dekat dengan Kristus, sebab domba yang
mengenal Gembalanya akan mengenali suara-Nya dan mengikuti-Nya.”
Tuhan Yesus
memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami
#RumahDoaKeluarga
Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)
mengingatkan saya untuk lebih peka mendengar suara Tuhan di tengah banyaknya suara dunia. Bukan hanya mendengar firman-Nya, tetapi juga mau mengikuti dan menaati-Nya dalam kehidupan sehari-hari
BalasHapusSuara orang lain, suara media sosial, suara kekhawatiran, suara ambisi, suara pengalaman masa lalu, bahkan suara keinginan hati sendiri.
BalasHapusMendengar berarti membuka hati untuk menerima firman-Nya
BalasHapusJika Tuhan berkata ampuni, kita belajar mengampuni.
BalasHapusJika Tuhan berkata jujur, kita memilih kejujuran.
Jika Tuhan berkata kasihi, kita mengasihi.
Jika Tuhan berkata jangan takut, kita belajar percaya.
Ketika kita semakin dekat dengan Tuhan melalui firman dan doa, kita semakin peka membedakan suara yang membawa kita kepada Kristus dan suara yang menjauhkan kita dari-Nya.
BalasHapusYohanes 10:27 “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.”
BalasHapusYohanes 10:27 “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.”
BalasHapusYesus menggambarkan hubungan-Nya dengan kita seperti gembala dengan domba. Domba yang mengenal gembalanya akan mengenali suara gembalanya. Ia tidak hanya mendengar, tetapi percaya dan mengikuti.
BalasHapusKetika kita semakin dekat dengan Tuhan melalui firman dan doa, kita semakin peka membedakan suara yang membawa kita kepada Kristus dan suara yang menjauhkan kita dari-Nya.
BalasHapusMendengar suara Kristus bukan sekadar mendengar khotbah atau membaca Alkitab. Mendengar berarti membuka hati untuk menerima firman-Nya dan membiarkan firman itu mengarahkan kehidupan kita.
BalasHapusYohanes 10:27 “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.”
BalasHapusYesus menggambarkan hubungan-Nya dengan kita seperti gembala dengan domba. Domba yang mengenal gembalanya akan mengenali suara gembalanya. Ia tidak hanya mendengar, tetapi percaya dan mengikuti.
BalasHapusYohanes 10:27 “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.”
BalasHapusMendengar suara Kristus bukan sekadar mendengar khotbah atau membaca Alkitab. Mendengar berarti membuka hati untuk menerima firman-Nya dan membiarkan firman itu mengarahkan kehidupan kita.
BalasHapusYesus menggambarkan hubungan-Nya dengan kita seperti gembala dengan domba. Domba yang mengenal gembalanya akan mengenali suara gembalanya. Ia tidak hanya mendengar, tetapi percaya dan mengikuti.
BalasHapus“Suara Kristus bukan hanya untuk didengar dengan telinga, tetapi untuk ditaati dengan kehidupan.”
BalasHapusDi tengah banyaknya suara dunia, tetaplah dekat dengan Kristus, sebab domba yang mengenal Gembalanya akan mengenali suara-Nya dan mengikuti-Nya.
BalasHapusMengenal dan mendengar kan suara kristus bukan hanya untuk di dengar tapi di lakukan dan ditaati
BalasHapusJika Tuhan berkata ampuni, kita belajar mengampuni
BalasHapusJika Tuhan berkata ampuni, kita belajar mengampuni
BalasHapusYohanes 10:27 “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.”
BalasHapus