%20(1).png)
SETIAP HARI BERSAMA TUHAN
Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan,
disayang Tuhan
Bacaan Alkitab Hari Ke-226, Tahun 2026: Amos 8-9,
Obaja 1, Yunus 1
Amsal
3:5–6 "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah
bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia
akan meluruskan jalanmu."
Setiap hari kita membuat banyak keputusan. Ada
keputusan yang sederhana, tetapi ada juga yang menentukan arah hidup kita.
Sering kali kita mengandalkan pengalaman, kemampuan, atau logika sendiri.
Namun, Firman Tuhan mengingatkan bahwa dasar kehidupan orang percaya bukanlah
kepintaran manusia, melainkan kepercayaan kepada Tuhan.
Salomo berkata, "Percayalah kepada TUHAN
dengan segenap hatimu." Percaya kepada Tuhan berarti menyerahkan
seluruh hidup kepada-Nya tanpa syarat. Kita percaya bahwa Tuhan mengetahui apa
yang tidak kita ketahui, melihat apa yang tidak kita lihat, dan menyediakan
yang terbaik menurut waktu-Nya.
Firman Tuhan juga mengingatkan, "Janganlah
bersandar kepada pengertianmu sendiri." Ini bukan berarti kita
mengabaikan akal budi, tetapi mengajarkan bahwa hikmat manusia terbatas. Ada
saat-saat ketika rencana kita tampak baik, namun Tuhan memiliki jalan yang
lebih baik. Karena itu, setiap keputusan perlu dibawa dalam doa dan diuji
dengan Firman Tuhan.
Selanjutnya Salomo berkata, "Akuilah Dia
dalam segala lakumu." Tuhan tidak hanya ingin dilibatkan dalam
persoalan besar, tetapi juga dalam setiap aspek kehidupan—keluarga, pekerjaan,
pelayanan, studi, keuangan, dan relasi. Ketika kita menjadikan Tuhan pusat
kehidupan, kita belajar berjalan sesuai dengan kehendak-Nya.
Janji Tuhan sangat menguatkan: "Ia akan
meluruskan jalanmu." Tuhan tidak menjanjikan hidup tanpa tantangan,
tetapi Dia berjanji akan menuntun setiap langkah orang yang percaya kepada-Nya.
Jalan yang diluruskan adalah jalan yang dipimpin oleh hikmat, kasih, dan tujuan
Allah.
Marilah kita menjalani setiap hari bersama Tuhan
dengan hati yang percaya. Ketika kita menyerahkan hidup kepada-Nya, kita dapat
melangkah dengan damai karena yakin bahwa Tuhan memegang masa depan kita.
Bayangkan seorang anak kecil yang menyeberang jalan
sambil menggenggam tangan ayahnya. Anak itu mungkin tidak memahami seluruh
situasi di sekitarnya, tetapi ia merasa aman karena mempercayai ayahnya.
Demikian pula hidup orang percaya. Kita tidak selalu memahami rencana Tuhan, tetapi kita dapat berjalan dengan tenang karena tangan-Nya memegang dan menuntun kita setiap hari.
"Setiap hari bersama
Tuhan adalah perjalanan iman. Ketika kita mempercayakan hati kepada-Nya dan
melibatkan-Nya dalam setiap langkah, Tuhan akan menuntun kita di jalan yang
benar menuju rencana-Nya yang terbaik."
Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati,
diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga
Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat
menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)
Komentar
Posting Komentar