SETIAP HARI BERSAMA TUHAN | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 

SETIAP HARI BERSAMA TUHAN

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-227, Tahun 2026: Amos 8-9, Obaja 1, Yunus 1

Amsal 3:5–6 "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."

Setiap hari kita membuat banyak keputusan. Ada keputusan yang sederhana, tetapi ada juga yang menentukan arah hidup kita. Sering kali kita mengandalkan pengalaman, kemampuan, atau logika sendiri. Namun, Firman Tuhan mengingatkan bahwa dasar kehidupan orang percaya bukanlah kepintaran manusia, melainkan kepercayaan kepada Tuhan.

Salomo berkata, "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu." Percaya kepada Tuhan berarti menyerahkan seluruh hidup kepada-Nya tanpa syarat. Kita percaya bahwa Tuhan mengetahui apa yang tidak kita ketahui, melihat apa yang tidak kita lihat, dan menyediakan yang terbaik menurut waktu-Nya.

Firman Tuhan juga mengingatkan, "Janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri." Ini bukan berarti kita mengabaikan akal budi, tetapi mengajarkan bahwa hikmat manusia terbatas. Ada saat-saat ketika rencana kita tampak baik, namun Tuhan memiliki jalan yang lebih baik. Karena itu, setiap keputusan perlu dibawa dalam doa dan diuji dengan Firman Tuhan.

Selanjutnya Salomo berkata, "Akuilah Dia dalam segala lakumu." Tuhan tidak hanya ingin dilibatkan dalam persoalan besar, tetapi juga dalam setiap aspek kehidupan—keluarga, pekerjaan, pelayanan, studi, keuangan, dan relasi. Ketika kita menjadikan Tuhan pusat kehidupan, kita belajar berjalan sesuai dengan kehendak-Nya.

Janji Tuhan sangat menguatkan: "Ia akan meluruskan jalanmu." Tuhan tidak menjanjikan hidup tanpa tantangan, tetapi Dia berjanji akan menuntun setiap langkah orang yang percaya kepada-Nya. Jalan yang diluruskan adalah jalan yang dipimpin oleh hikmat, kasih, dan tujuan Allah.

Marilah kita menjalani setiap hari bersama Tuhan dengan hati yang percaya. Ketika kita menyerahkan hidup kepada-Nya, kita dapat melangkah dengan damai karena yakin bahwa Tuhan memegang masa depan kita.

Bayangkan seorang anak kecil yang menyeberang jalan sambil menggenggam tangan ayahnya. Anak itu mungkin tidak memahami seluruh situasi di sekitarnya, tetapi ia merasa aman karena mempercayai ayahnya.

Demikian pula hidup orang percaya. Kita tidak selalu memahami rencana Tuhan, tetapi kita dapat berjalan dengan tenang karena tangan-Nya memegang dan menuntun kita setiap hari. 

"Setiap hari bersama Tuhan adalah perjalanan iman. Ketika kita mempercayakan hati kepada-Nya dan melibatkan-Nya dalam setiap langkah, Tuhan akan menuntun kita di jalan yang benar menuju rencana-Nya yang terbaik."

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Amsal 3:5–6 "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin bersama Tuhan selalu teduh dan yakin bersama Tuhan selalu nyaman bersama Tuhan percaya diri bersama Tuhan hati sukacita bersama Tuhan hati tenang bersama Tuhan kita jauh dari dosa tetaplah kita di jalan Nya

      Hapus
  2. Setiap hari bersama Tuhan adalah perjalanan iman. Ketika kita mempercayakan hati kepada-Nya dan melibatkan-Nya dalam setiap langkah, Tuhan akan menuntun kita di jalan yang benar menuju rencana-Nya yang terbaik.

    BalasHapus
  3. Demikian pula hidup orang percaya. Kita tidak selalu memahami rencana Tuhan, tetapi kita dapat berjalan dengan tenang karena tangan-Nya memegang dan menuntun kita setiap hari.

    BalasHapus
  4. Amsal 3:5–6 "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."

    BalasHapus
  5. Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu

    BalasHapus
  6. Setiap hari kita membuat banyak keputusan. Ada keputusan yang sederhana, tetapi ada juga yang menentukan arah hidup kita. Sering kali kita mengandalkan pengalaman, kemampuan, atau logika sendiri. Namun, Firman Tuhan mengingatkan bahwa dasar kehidupan orang percaya bukanlah kepintaran manusia, melainkan kepercayaan kepada Tuhan.

    BalasHapus
  7. Sering kali kita merasa rencana kita adalah yang terbaik, tetapi Tuhan melihat jauh lebih besar daripada yang dapat kita lihat.

    BalasHapus
  8. Percaya terhadap Tuhan berarti menyerahkan seluruh hidup kepada-Nya tanpa syarat.

    BalasHapus
  9. Salomo berkata, "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu."

    BalasHapus
  10. "Setiap hari bersama Tuhan adalah perjalanan iman. Ketika kita mempercayakan hati kepada-Nya dan melibatkan-Nya dalam setiap langkah, Tuhan akan menuntun kita di jalan yang benar menuju rencana-Nya yang terbaik."

    BalasHapus
  11. Firman Tuhan mengingatkan bahwa dasar kehidupan orang percaya bukanlah kepintaran manusia, melainkan kepercayaan kepada Tuhan.

    BalasHapus
  12. Marilah kita menjalani setiap hari bersama Tuhan dengan hati yang percaya.

    BalasHapus
  13. Kalu cara pandang kita adalah cara pandang firman jiwa kita akan terus merasakan sukacitašŸ”„

    BalasHapus
  14. Kita tidak selalu memahami rencana Tuhan, tetapi kita dapat berjalan dengan tenang karena tangan-Nya memegang dan menuntun kita setiap hari. 

    BalasHapus
  15. Dea yosifa artasasta sagalaSabtu, Agustus 15, 2026 9:19:00 PM

    Firman Tuhan juga mengingatkan, "Janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri." Ini bukan berarti kita mengabaikan akal budi, tetapi mengajarkan bahwa hikmat manusia terbatas

    BalasHapus
  16. Setiap hari bersama Tuhan adalah perjalanan iman. Ketika kita mempercayakan hati kepada-Nya dan melibatkan-Nya dalam setiap langkah, Tuhan akan menuntun kita di jalan yang benar menuju rencana-Nya yang terbaik."

    BalasHapus
  17. Amsal 3:5–6 "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

    BalasHapus
  18. Tuhan tidak menjanjikan hidup tanpa tantangan, tapi Dia berjanji akan menuntun setiap langkah orang yang percaya kepada-Nya.

    BalasHapus
  19. selalu mengandalkan dan percaya semua langkah yang kita lalui ada campur tangan Tuhan

    BalasHapus
  20. Setiap hari bersama Tuhan adalah perjalanan iman. Ketika kita mempercayakan hati kepada-Nya dan melibatkan-Nya dalam setiap langkah, Tuhan akan menuntun kita di jalan yang benar menuju rencana-Nya yang terbaik.".

    BalasHapus
  21. Jangan merasa paling tahu atau paling mampu, tetapi tetap rendah hati dan mau mengikuti kehendak Tuhan.

    BalasHapus
  22. Ayat Hari Ini
    Amsal 3:5–6 "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."

    BalasHapus
  23. Percaya kepada Tuhan berarti menyerahkan seluruh hidup kepada-Nya tanpa syarat.

    BalasHapus
  24. Kita tau IA si pemilik kehidupan mengapa kita harus khawatir?

    BalasHapus
  25. msal 3:5–6 "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

    BalasHapus
  26. Galang

    Amsal 3:5–6 "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."

    BalasHapus
  27. Mengajarkan agar kita percaya kepada Tuhan sepenuh hati dan melibatkan-Nya dalam setiap aspek kehidupan sesuai Amsal 3:5–6, bukannya hanya mengandalkan logika atau kepintaran sendiri, sehingga langkah hidup kita selalu dituntun dan diluruskan oleh-Nya.

    BalasHapus
  28. STIVEN Armando Hutasoit

    Setiap hari kita Nayak membuat keputusan percayalah Tuhan menuntut langkah kita setiap hari

    BalasHapus
  29. Setiap hari kita Nayak membuat keputusan percayalah Tuhan menuntut langkah kita setiap hari

    BalasHapus
  30. > Firman Tuhan juga mengingatkan, "Janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri." Ini bukan berarti kita mengabaikan akal budi, tetapi mengajarkan bahwa hikmat manusia terbatas. Ada saat-saat ketika rencana kita tampak baik, namun Tuhan memiliki jalan yang lebih baik. Karena itu, setiap keputusan perlu dibawa dalam doa dan diuji dengan Firman Tuhan.

    BalasHapus

Posting Komentar