UPAH BAGI YANG SETIA
Shalom,
apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan
Alkitab Hari Ke-108, Tahun 2026: Nehemia 4-7
Matius
25:21 “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik
dan setia… masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”
Tuhan adalah
Allah yang adil dan penuh kasih. Ia tidak pernah melupakan setiap kesetiaan
yang kita lakukan, sekalipun tampak kecil dan tidak terlihat oleh orang lain.
Sering kali
kita merasa lelah karena setia dalam hal-hal sederhana—melayani, berdoa,
berbuat baik, tanpa melihat hasil yang nyata. Namun firman Tuhan mengingatkan
bahwa setiap kesetiaan memiliki upah.
Yesus
mengajarkan melalui perumpamaan bahwa hamba yang setia akan dipercayakan
perkara yang lebih besar dan menerima sukacita bersama tuannya.
Upah dari
Tuhan bukan hanya tentang berkat jasmani, tetapi juga sukacita, damai
sejahtera, dan hidup kekal bersama-Nya.
Paulus tetap
setia melayani Tuhan sampai akhir hidupnya, walaupun mengalami banyak
penderitaan. Ia percaya bahwa Tuhan telah menyediakan mahkota kebenaran baginya.
Kesetiaan Paulus tidak sia-sia di hadapan Tuhan.
Seperti
seorang petani yang setia menanam dan merawat tanamannya. Ia mungkin tidak
langsung melihat hasil, tetapi pada waktunya ia akan menuai panen yang
berlimpah. Demikian juga kesetiaan kita akan menghasilkan buah pada waktu
Tuhan.
Tuhan
melihat setiap kesetiaan kita. Kesetiaan tidak pernah sia-sia. Tuhan memberi upah pada waktu-Nya. Tetap setia
meskipun tidak dilihat orang lain
Tuhan
menyediakan upah bagi orang yang setia. Perumpamaan tentang hamba yang setia
mengajarkan bahwa Tuhan menghargai kesetiaan. Kesetiaan tidak pernah sia-sia.
Tetap
setia karena Tuhan melihat dan memberi upah. Kesetiaan bukan tentang hidup
tanpa masalah, tetapi tetap percaya di tengah masalah: Setia dalam penantian, setia
dalam penderitaan, setia sampai akhir
Tuhan
Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami
#RumahDoaKeluarga
Bagi
yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa
Keluarga (0852-5629-3956)
.jpeg)
Upah dari Tuhan bukan hanya tentang berkat jasmani, tetapi juga sukacita, damai sejahtera, dan hidup kekal bersama-Nya.
BalasHapusAmin kira yakin setiap pekerjaan yang setia kepada Nya kita mendapatkan upah marilah kita tetap di jalan yang Tuhan kehendaki doa kita dijawab oleh Tuhan
HapusMatius 25:21 “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia… masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”
BalasHapusUpah dari Tuhan bukan hanya tentang berkat jasmani, tetapi juga sukacita, damai sejahtera, dan hidup kekal bersama-Nya.
BalasHapusUpah bagi orang-orang yang setia adalah kunci kerajaan Allah😇
BalasHapusTuhan telah menyediakan mahkota kebenaran baginya. Kesetiaan Paulus tidak sia-sia di hadapan Tuhan.
BalasHapusTuhan telah menyediakan mahkota kebenaran baginya. Kesetiaan Paulus tidak sia-sia di hadapan Tuhan.
BalasHapusMatius 25:21 “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia… masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”
BalasHapusMatius 25:21 “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia… masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”
BalasHapusMatius 25:21 “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia… masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
BalasHapusMatius 25:21 “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia… masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”
BalasHapusTetap setia karena Tuhan melihat dan memberi upah.
BalasHapusPaulus tetap setia melayani Tuhan sampai akhir hidupnya, walaupun mengalami banyak penderitaan.
BalasHapusTetap Setia
BalasHapusSering kali kita merasa lelah karena setia dalam hal-hal sederhana—melayani, berdoa, berbuat baik, tanpa melihat hasil yang nyata. Namun firman Tuhan mengingatkan bahwa setiap kesetiaan memiliki upah.
BalasHapusAmenn
BalasHapusMatius 25:21 “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia… masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”
BalasHapusMatius 25:21 “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia… masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”
BalasHapusMatius 25:21 “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia… masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”
BalasHapus