KASIH YANG MENGORBANKAN
Shalom,
apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan
Alkitab Hari Ke-89, Tahun 2026: 1 Tawarikh 3-6
Yohanes
3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah
mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya
kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
Firman
Tuhan ini adalah inti dari Injil, yaitu kabar baik tentang kasih Tuhan bagi
manusia. Kasih Tuhan bukan sekadar perasaan, tetapi tindakan nyata. Ia rela
memberikan yang paling berharga, yaitu Anak-Nya sendiri, demi menyelamatkan
manusia dari dosa.
Sering
kali manusia mengukur kasih dari apa yang diterima. Namun Tuhan menunjukkan
kasih-Nya dengan memberi, bahkan berkorban. Pengorbanan Yesus di kayu salib
adalah bukti bahwa kasih Tuhan tidak terbatas dan tidak bersyarat.
Kasih
yang mengorbankan ini mengajarkan bahwa keselamatan bukan hasil usaha manusia,
tetapi anugerah dari Tuhan. Kita hanya perlu percaya dan menerima kasih itu
dengan iman.
Kisah Abraham
yang rela mempersembahkan Ishak menggambarkan ketaatan dan kasih yang besar
kepada Tuhan. Namun berbeda dengan Abraham, Tuhan benar-benar memberikan
Anak-Nya sebagai korban bagi manusia. Ini menunjukkan betapa besar kasih Tuhan
yang tidak hanya diuji, tetapi sungguh-sungguh dinyatakan.
Kasih
Tuhan kepada manusia begitu besar. Yesus rela datang ke dunia dan menyerahkan
diri-Nya untuk menyelamatkan manusia dari dosa.
Kasih
sejati bukan hanya kata-kata, tetapi pengorbanan. Salib adalah bukti nyata
kasih Tuhan bagi kita.
Tuhan
Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami
#RumahDoaKeluarga
Bagi
yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar
Posting Komentar