INJIL KASIH KARUNIA
Shalom,
apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan
Alkitab Hari Ke-81, Tahun 2026: 1 Raja-raja 18-21
Galatia
1:6 “Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari Dia, yang oleh kasih
karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain.”
Dalam
suratnya kepada jemaat Galatia, Paulus menyatakan keheranannya karena jemaat
dengan cepat meninggalkan Injil yang benar dan mengikuti ajaran lain. Injil
yang mereka terima sebelumnya adalah Injil tentang kasih karunia Tuhan melalui Yesus.
Kasih
karunia berarti anugerah Tuhan yang diberikan secara cuma-cuma kepada manusia.
Manusia tidak diselamatkan karena usaha, kebaikan, atau perbuatannya, tetapi
karena kasih Tuhan yang besar. Melalui pengorbanan Yesus, manusia menerima
pengampunan dosa dan keselamatan.
Firman
Tuhan mengingatkan kita untuk tetap setia pada Injil yang benar. Kita tidak
boleh mudah terpengaruh oleh ajaran yang menjauhkan kita dari kasih karunia
Tuhan.
Kehidupan
Paulus sendiri menjadi contoh nyata tentang kasih karunia Tuhan. Dahulu ia
dikenal sebagai Saulus yang menganiaya orang-orang percaya kepada Kristus.
Namun Tuhan mengubah hidupnya secara luar biasa dan memanggilnya menjadi rasul
yang memberitakan Injil ke banyak bangsa.
Perubahan
hidup Paulus menunjukkan bahwa kasih karunia Tuhan mampu mengubah hidup siapa
saja.
Bayangkan
seseorang yang memiliki hutang sangat besar dan tidak mampu membayarnya. Lalu
ada orang lain yang datang dan melunasi seluruh hutang itu. Orang yang
berhutang itu bebas bukan karena usahanya sendiri, tetapi karena kebaikan orang
yang menolongnya.
Demikian
juga manusia diselamatkan bukan karena usahanya sendiri, tetapi karena kasih
karunia Tuhan.
Rasul Paulus
menegur jemaat di Galatia karena mereka mulai mengikuti ajaran lain yang
berbeda dari Injil yang telah mereka terima. Injil yang benar adalah kabar baik
bahwa manusia diselamatkan oleh kasih karunia Tuhan melalui Yesus.
Keselamatan
bukan karena usaha manusia, melainkan karena anugerah Tuhan. Karena itu kita
harus tetap berpegang pada Injil yang benar dan tidak mudah terpengaruh oleh
ajaran yang menyesatkan.
Kehidupan
Paulus sendiri adalah bukti kasih karunia Tuhan. Dahulu ia menganiaya orang
Kristen, tetapi Tuhan mengubah hidupnya dan memakainya menjadi pemberita Injil.
Tuhan
Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami
#RumahDoaKeluarga
Bagi
yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa
Keluarga (0852-5629-3956)

Kasih karunia berarti anugerah Tuhan yang diberikan secara cuma-cuma kepada manusia. Manusia tidak diselamatkan karena usaha, kebaikan, atau perbuatannya, tetapi karena kasih Tuhan yang besar. Melalui pengorbanan Yesus, manusia menerima pengampunan dosa dan keselamatan.
BalasHapus