HIDUP DI DALAM KASIH
Shalom,
apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan
Alkitab Hari Ke-78, Tahun 2026: 1 Raja-raja 6-9
Kolose
3:14 “Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang
mempersatukan dan menyempurnakan.”
Kasih
adalah dasar dari kehidupan orang percaya. Dalam ayat ini, Paulus menasihati
jemaat agar mengenakan kasih di atas segala sesuatu. Artinya, kasih harus
menjadi sikap utama dalam kehidupan kita.
Tanpa
kasih, segala perbuatan baik bisa kehilangan makna. Kasih mempersatukan,
menyembuhkan hubungan yang rusak, dan membawa damai dalam kehidupan bersama.
Karena itu orang percaya dipanggil untuk mengasihi bukan hanya dengan
kata-kata, tetapi juga dengan tindakan.
Dasar
kasih kita adalah kasih dari Yesus yang telah lebih dahulu mengasihi manusia.
Ia menunjukkan kasih yang terbesar dengan rela berkorban demi keselamatan kita.
Salah
satu contoh nyata adalah kehidupan Yusuf. Ia pernah disakiti oleh
saudara-saudaranya yang menjualnya sebagai budak. Namun ketika ia menjadi
penguasa di Mesir dan bertemu kembali dengan mereka, Yusuf tidak membalas
kejahatan itu. Ia justru mengampuni dan menolong mereka saat kelaparan datang.
Kasih Yusuf menunjukkan bahwa kasih sejati mampu mengalahkan kebencian dan membawa pemulihan dalam hubungan.
Kasih
adalah pengikat yang mempersatukan kehidupan orang percaya. Tanpa kasih, segala
sesuatu menjadi tidak berarti. Tuhan ingin kita mengasihi sesama seperti
Kristus mengasihi kita.
Yusuf
menunjukkan kasih ketika ia mengampuni saudara-saudaranya yang dahulu
menjualnya sebagai budak. Kasih mampu mengalahkan kebencian dan membawa
pemulihan.
Tuhan
Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami
#RumahDoaKeluarga
Bagi
yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa
Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar
Posting Komentar