Menghadirkan Kerajaan Allah dalam Kehidupan - Bab 8 | Pak Kelas 11 - 2026

 Menghadirkan Kerajaan Allah dalam Kehidupan


Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, siswa diharapkan mampu:

1.    Menjelaskan makna Kerajaan Allah menurut ajaran Yesus Kristus.

2.    Mengidentifikasi tanda-tanda hadirnya Kerajaan Allah dalam kehidupan pribadi dan sosial.

3.    Menunjukkan perilaku yang menghadirkan nilai-nilai Kerajaan Allah di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

4.    Mengembangkan proyek iman yang berorientasi pada keadilan, damai, dan kasih bagi sesama.

A. Makna Kerajaan Allah

Kerajaan Allah bukan wilayah fisik, melainkan kehadiran Allah yang berdaulat dalam hati dan kehidupan manusia.
Yesus mengajarkan bahwa Kerajaan Allah hadir ketika orang hidup dalam kasih, kebenaran, dan keadilan.

“Kerajaan Allah sudah dekat; bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” (Markus 1:15)

Intinya:
Kerajaan Allah hadir ketika kehendak Allah terjadi — ketika kasih menggantikan kebencian, dan keadilan menggantikan penindasan.

B. Ciri-ciri Kerajaan Allah

1.    Kasih yang nyata – mengasihi tanpa membeda-bedakan (Matius 5:44).

2.    Keadilan sosial – menegakkan kebenaran dan menolong yang tertindas (Yesaya 1:17).

3.    Perdamaian – menjadi pembawa damai, bukan pemecah (Matius 5:9).

4.    Kerendahan hati – tidak mencari kehormatan diri (Filipi 2:3–5).

5.    Ketaatan pada Allah – hidup sesuai Firman dan pimpinan Roh Kudus.

C. Tantangan Menghadirkan Kerajaan Allah

Remaja Kristen hidup di tengah dunia yang penuh egoisme, kekerasan, dan ketidakadilan.
Tantangannya adalah bagaimana tetap membawa nilai-nilai Kerajaan Allah di tengah:

  • Persaingan sekolah dan media sosial.
  • Pergaulan yang mudah tergoda kompromi moral.
  • Lingkungan sosial yang kurang peduli sesama.

Solusi:
Menjadi agent of change: menghadirkan kasih dan keadilan melalui tindakan sederhana namun nyata.

D. Contoh Kehidupan Menghadirkan Kerajaan Allah

1.    Membangun perdamaian ketika terjadi konflik teman.

2.    Mengampuni orang yang menyakiti kita.

3.    Menjadi pelajar jujur dan disiplin.

4.    Menggalang aksi sosial untuk membantu yang miskin.

5.    Melibatkan diri dalam kegiatan pelayanan dan doa bersama.

Tugas hari ini:

1.    Apakah kehadiran saya membawa damai bagi orang lain?” Jelaskan!

2.    Apakah saya sudah menjadi alat kasih Allah dalam lingkungan saya? Berikan pendapatmu!

3.    Bagaimana saya dapat menghadirkan Kerajaan Allah lewat tindakan sehari-hari? Apa alasanmu!

Komentar

  1. 1.Iya, karena ketika saya berteman tidak mengajak teman melakukan hal-hal yang buruk malah saya yang diajak
    2.Menurut saya, saya belum bisa panggil sebagai alat kasih Allah di lingkungan saya karena saya belum cukup banyak melakukan pekerjaan kasih
    3.Dengan berdoa dan membaca Alkitab setiap hari

    BalasHapus
  2. 1. Membawa berkat, jika saya bersikap sopan, mau mendengarkan orang lain, tidak mudah marah.
    2. Sudah, tindakan kecil seperti menolong teman, berkata jujur, dan tidak menyakiti orang lain juga merupakan wujud kasih Allah yang disalurkan lewat diri saya.
    3. Saya dapat menghadirkan Kerajaan Allah dengan hidup jujur, rendah hati, saling mengasihi, dan berbuat baik tanpa pamrih.

    BalasHapus
  3. 1.Ya, kehadiran saya berusaha membawa damai bagi orang lain dengan bersikap sopan, tidak mudah marah, mau mendengarkan
    2.Saya berusaha menjadi alat kasih Allah dengan menolong orang lain, bersikap baik kepada teman, menghormati orang tua dan guru
    3.Saya dapat menghadirkan Kerajaan Allah dengan hidup jujur, saling mengasihi, mengampuni, membantu sesama,

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. 1.Ya,karna saya berusaha bersikap baik salah satunya dgn menjaga perkataan dan perbuatan agar tidak melukai hati orang lain
    2.Ya,karna saya berusaha menjadi alat kasih Allah dgn menolong sesama, bersikap jujur, dan peduli kepada orang di sekitar saya.
    3.Dgn berbuat baik,saling mengasihi dan mengampuni.

    BalasHapus
  6. 1. iya, karena pada saat saya disekolah seringkali melihat teman teman yang bertengkar, mengejek, dan berkata kasar, lalu saya selalu mengingatkan kepada mereka bahwa perbuatan mereka adalah hal yg negatif
    2. sudah, karena melakukan perbuatan baik kepada orang orang disekitar saya
    3. Selalu berdoa, membantu teman yang kesulitan, tidak memunculkan konflik. Dengan menjadi teladan yang baik

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. 1. iya, karna saya saling bercerita kepada teman
    2. menolong teman, membantu orang lain yang sedang kesusahan
    3. saya dapat menghadirkan tuhan, jujur, sopan

    BalasHapus
  9. Gabriel. XI-F1

    1. Iya. Pada naik ke kelas 11. Saya ketemu orang yang hampir tidak mau berbicara. Saya kemudian berbicara kepada dia dan dia kelihatannya lebih senanflf saat aku bicara dengan dia.

    2. Sudah. Saat di rumah saya pernah menyapu rumah Dan membantu orang tua

    3. Menjadi orang baik Dan tidak sombong ke orang lain.

    BalasHapus
  10. 1. ya (saya selalu memotivasi orang yang sedang bersedih dan bercerita kepada saya)
    2. ⁠sudah
    3. ⁠dengan mengampuni

    BalasHapus
  11. 1. iya, karena pada saat saya disekolah seringkali melihat teman teman yang bertengkar, mengejek, dan berkata kasar, lalu saya selalu mengingatkan kepada mereka bahwa perbuatan mereka adalah hal yg negatif
    2. sudah, karena melakukan perbuatan baik kepada orang orang disekitar saya
    3. Selalu berdoa, membantu teman yang kesulitan, tidak memunculkan konflik. Dengan menjadi teladan yang baik..

    BalasHapus

Posting Komentar