Menghadirkan Kerajaan Allah dalam Kehidupan
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini, siswa diharapkan
mampu:
1. Menjelaskan makna Kerajaan Allah menurut ajaran Yesus Kristus.
2. Mengidentifikasi tanda-tanda hadirnya Kerajaan Allah dalam kehidupan
pribadi dan sosial.
3. Menunjukkan perilaku yang menghadirkan nilai-nilai Kerajaan Allah di
lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
4. Mengembangkan proyek iman yang berorientasi pada keadilan, damai, dan
kasih bagi sesama.
A. Makna Kerajaan Allah
Kerajaan Allah
bukan wilayah fisik, melainkan kehadiran Allah yang berdaulat dalam hati dan
kehidupan manusia.
Yesus mengajarkan bahwa Kerajaan Allah hadir ketika orang hidup dalam kasih,
kebenaran, dan keadilan.
“Kerajaan Allah sudah dekat; bertobatlah dan
percayalah kepada Injil!” (Markus 1:15)
Intinya:
Kerajaan Allah hadir ketika kehendak Allah terjadi — ketika kasih menggantikan
kebencian, dan keadilan menggantikan penindasan.
B. Ciri-ciri Kerajaan Allah
1. Kasih yang
nyata – mengasihi tanpa membeda-bedakan (Matius
5:44).
2. Keadilan
sosial – menegakkan kebenaran dan menolong yang
tertindas (Yesaya 1:17).
3. Perdamaian – menjadi pembawa damai, bukan pemecah (Matius 5:9).
4. Kerendahan
hati – tidak mencari kehormatan diri (Filipi
2:3–5).
5. Ketaatan
pada Allah – hidup sesuai Firman dan pimpinan Roh Kudus.
C. Tantangan Menghadirkan Kerajaan Allah
Remaja Kristen hidup di tengah dunia yang
penuh egoisme, kekerasan, dan ketidakadilan.
Tantangannya adalah bagaimana tetap membawa nilai-nilai Kerajaan Allah di
tengah:
- Persaingan sekolah dan media sosial.
- Pergaulan yang mudah tergoda kompromi moral.
- Lingkungan sosial yang kurang peduli sesama.
Solusi:
Menjadi agent of change: menghadirkan kasih dan keadilan melalui
tindakan sederhana namun nyata.
D. Contoh Kehidupan Menghadirkan Kerajaan Allah
1. Membangun perdamaian ketika terjadi konflik teman.
2. Mengampuni orang yang menyakiti kita.
3. Menjadi pelajar jujur dan disiplin.
4. Menggalang aksi sosial untuk membantu yang miskin.
5. Melibatkan diri dalam kegiatan pelayanan dan doa bersama.
Tugas hari ini:
1.
Apakah kehadiran saya membawa
damai bagi orang lain?” Jelaskan!
2.
Apakah saya sudah menjadi
alat kasih Allah dalam lingkungan saya? Berikan pendapatmu!
3. Bagaimana
saya dapat menghadirkan Kerajaan Allah lewat tindakan sehari-hari? Apa
alasanmu!

1.Iya, karena ketika saya berteman tidak mengajak teman melakukan hal-hal yang buruk malah saya yang diajak
BalasHapus2.Menurut saya, saya belum bisa panggil sebagai alat kasih Allah di lingkungan saya karena saya belum cukup banyak melakukan pekerjaan kasih
3.Dengan berdoa dan membaca Alkitab setiap hari
1. Membawa berkat, jika saya bersikap sopan, mau mendengarkan orang lain, tidak mudah marah.
BalasHapus2. Sudah, tindakan kecil seperti menolong teman, berkata jujur, dan tidak menyakiti orang lain juga merupakan wujud kasih Allah yang disalurkan lewat diri saya.
3. Saya dapat menghadirkan Kerajaan Allah dengan hidup jujur, rendah hati, saling mengasihi, dan berbuat baik tanpa pamrih.
1.Ya, kehadiran saya berusaha membawa damai bagi orang lain dengan bersikap sopan, tidak mudah marah, mau mendengarkan
BalasHapus2.Saya berusaha menjadi alat kasih Allah dengan menolong orang lain, bersikap baik kepada teman, menghormati orang tua dan guru
3.Saya dapat menghadirkan Kerajaan Allah dengan hidup jujur, saling mengasihi, mengampuni, membantu sesama,
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus1.Ya,karna saya berusaha bersikap baik salah satunya dgn menjaga perkataan dan perbuatan agar tidak melukai hati orang lain
BalasHapus2.Ya,karna saya berusaha menjadi alat kasih Allah dgn menolong sesama, bersikap jujur, dan peduli kepada orang di sekitar saya.
3.Dgn berbuat baik,saling mengasihi dan mengampuni.
1. iya, karena pada saat saya disekolah seringkali melihat teman teman yang bertengkar, mengejek, dan berkata kasar, lalu saya selalu mengingatkan kepada mereka bahwa perbuatan mereka adalah hal yg negatif
BalasHapus2. sudah, karena melakukan perbuatan baik kepada orang orang disekitar saya
3. Selalu berdoa, membantu teman yang kesulitan, tidak memunculkan konflik. Dengan menjadi teladan yang baik
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus1. iya, karna saya saling bercerita kepada teman
BalasHapus2. menolong teman, membantu orang lain yang sedang kesusahan
3. saya dapat menghadirkan tuhan, jujur, sopan
Gabriel. XI-F1
BalasHapus1. Iya. Pada naik ke kelas 11. Saya ketemu orang yang hampir tidak mau berbicara. Saya kemudian berbicara kepada dia dan dia kelihatannya lebih senanflf saat aku bicara dengan dia.
2. Sudah. Saat di rumah saya pernah menyapu rumah Dan membantu orang tua
3. Menjadi orang baik Dan tidak sombong ke orang lain.
1. ya (saya selalu memotivasi orang yang sedang bersedih dan bercerita kepada saya)
BalasHapus2. sudah
3. dengan mengampuni
1. iya, karena pada saat saya disekolah seringkali melihat teman teman yang bertengkar, mengejek, dan berkata kasar, lalu saya selalu mengingatkan kepada mereka bahwa perbuatan mereka adalah hal yg negatif
BalasHapus2. sudah, karena melakukan perbuatan baik kepada orang orang disekitar saya
3. Selalu berdoa, membantu teman yang kesulitan, tidak memunculkan konflik. Dengan menjadi teladan yang baik..