KELUARGA YANG HIDUP DALAM KEBENARAN DAN KASIH
Shalom, apa
kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan
Alkitab Hari Ke-303, Tahun 2026: Wahyu 16-19
2 Yohanes
1:4–6 “Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut
perintah-Nya.” - 2 Yohanes 1:6
Kebenaran
dan Kasih Harus Berjalan Bersama
Dalam
kehidupan keluarga, kasih dan kebenaran merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
Kasih tanpa kebenaran dapat membuat kita membiarkan kesalahan, sedangkan
kebenaran tanpa kasih dapat membuat kita menegur dengan keras dan melukai orang
lain.
Dalam surat
2 Yohanes, Rasul Yohanes menekankan pentingnya hidup dalam kebenaran dan kasih.
Ia bersukacita karena ada anak-anak rohani yang hidup dalam kebenaran sesuai
dengan perintah Bapa.
Pesan ini
juga berlaku bagi keluarga Kristen. Kita tidak cukup hanya mengatakan bahwa
kita mengasihi Tuhan. Kasih kepada Tuhan harus terlihat melalui ketaatan kepada
firman-Nya dan cara kita memperlakukan anggota keluarga.
Pertanyaan
pembuka: Apakah keluarga kita sudah menjalankan firman Tuhan, atau baru sebatas
mendengarkannya?
Tiga
Pelajaran Penting dari Kitab 2 Yohanes
A.
Keluarga harus berjalan dalam kebenaran
Yohanes
bersukacita ketika melihat anak-anak rohaninya hidup dalam kebenaran. Ini
menunjukkan bahwa kehidupan yang sesuai dengan firman Tuhan membawa sukacita
bagi Allah dan bagi orang-orang yang membimbing kita.
Dalam keluarga,
berjalan dalam kebenaran berarti membangun kehidupan yang jujur, bertanggung
jawab, dan sesuai dengan kehendak Tuhan.
Orang tua
tidak hanya bertugas memberikan nasihat, tetapi juga menjadi teladan. Anak-anak
pun belajar menerapkan kebenaran melalui perkataan dan perbuatan mereka.
Keluarga
yang berjalan dalam kebenaran membangun kepercayaan dan memberikan teladan iman
kepada generasi berikutnya.
B.
Keluarga harus saling mengasihi
Yohanes
mengingatkan jemaat tentang perintah untuk saling mengasihi. Kasih bukanlah
perintah yang baru, melainkan ajaran yang telah diterima sejak semula.
Dalam
keluarga, kasih perlu dinyatakan setiap hari. Kasih terlihat ketika kita
bersedia mendengarkan, memberikan perhatian, membantu, dan menghormati satu
sama lain.
Tidak jarang
anggota keluarga merasa paling dekat, tetapi justru kurang memperhatikan
kebutuhan emosional satu sama lain. Karena itu, kasih harus dipelihara melalui
tindakan nyata.
Kasih
membuat rumah menjadi tempat yang aman untuk bertumbuh, belajar, dan saling
menguatkan.
C.
Keluarga harus taat kepada firman Tuhan
Yohanes
menjelaskan bahwa kasih kepada Allah berkaitan erat dengan hidup menurut
perintah-Nya. Dengan kata lain, kasih dan ketaatan tidak dapat dipisahkan.
Dalam
keluarga, ketaatan kepada firman Tuhan diwujudkan melalui kesetiaan,
pengampunan, pengendalian diri, dan kepedulian terhadap sesama.
Membaca
Alkitab dan berdoa bersama merupakan kebiasaan yang baik, tetapi pertumbuhan
rohani juga perlu terlihat dalam perilaku kita setelah ibadah keluarga selesai.
Keluarga
yang mengasihi Tuhan akan berusaha menunjukkan kasih itu melalui ketaatan
kepada firman-Nya.
Surat 2
Yohanes memberikan pesan penting bahwa keluarga Kristen harus hidup dalam
kebenaran dan kasih. Keduanya harus berjalan bersama dan diwujudkan melalui
ketaatan kepada Tuhan.
Jangan hanya
menjadikan firman Tuhan sebagai bahan bacaan atau nasihat. Biarlah firman itu
membentuk karakter, memperbaiki hubungan, dan menuntun setiap anggota keluarga
dalam mengambil keputusan.
Keluarga
yang berkenan kepada Tuhan adalah keluarga yang berjalan dalam kebenaran,
bertumbuh dalam kasih, dan membuktikan imannya melalui ketaatan setiap hari.
Tuhan Yesus
memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami
#RumahDoaKeluarga
Bagi yang
membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa
Keluarga (0852-5629-3956)

Dalam keluarga, berjalan dalam kebenaran berarti membangun kehidupan yang jujur, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kehendak Tuhan.
BalasHapus2 Yohanes 1:4–6 “Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya.” - 2 Yohanes 1:6
BalasHapusJangan hanya menjadikan firman Tuhan sebagai bahan bacaan atau nasihat. Biarlah firman itu membentuk karakter, memperbaiki hubungan, dan menuntun setiap anggota keluarga dalam mengambil keputusan
BalasHapusPesan ini juga berlaku bagi keluarga Kristen. Kita tidak cukup hanya mengatakan bahwa kita mengasihi Tuhan. Kasih kepada Tuhan harus terlihat melalui ketaatan kepada firman-Nya dan cara kita memperlakukan anggota keluarga.
BalasHapusPoltak:
BalasHapusAmsal 28:13
Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.
Galang Lubis
BalasHapusOrang tua tidak hanya bertugas memberikan nasihat, tetapi juga menjadi teladan. Anak-anak pun belajar menerapkan kebenaran melalui perkataan dan perbuatan mereka.
Kasih terlihat ketika kita bersedia mendengarkan, memberikan perhatian, membantu, dan menghormati satu sama lain.
BalasHapusKeluarga yg harmonis adalah keluarga yang dipimpin oleh KEBENARAN dan selalu disertai dengan KASIH.Gbu😇
BalasHapusAmim
BalasHapusCHRISTIAN RICARDO LUBIS
BalasHapusMembaca Alkitab dan berdoa bersama merupakan kebiasaan yang baik, tetapi pertumbuhan rohani juga perlu terlihat dalam perilaku kita setelah ibadah keluarga selesai.
Yohanes bersukacita ketika melihat anak-anak rohaninya hidup dalam kebenaran
BalasHapusKeluarga yang mengasihi Tuhan akan berusaha menunjukkan kasih itu melalui ketaatan kepada firman-Nya.
BalasHapusPelayanan yang paling memberkati addalah pelayanan bersama keluarga
BalasHapuskita harus menunjukkan kasih kepada Tuhan dengan menaati perintah-Nya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari
BalasHapusKeluarga yang berkenan kepada Tuhan adalah keluarga yang berjalan dalam kebenaran, bertumbuh dalam kasih, dan membuktikan imannya melalui ketaatan setiap hari.
BalasHapus1).apa perbedaan gembala besar dan gembala yang benar?
BalasHapusjawaban :Pemimpin itu adalah otoritas Tuhan dalam dirimu
dan Pemimpin yang benar harus memimpin dengan benar dan dengan kerendahan hati gembala yang benar dan baik perduli dengan sesama
2).bagaimana menjadi pemimpin yang memimpin yang susah di atur?
jawaban :membangun hubungan yang baik dan mendoakan orang yang tersebut karna harus punya prinsip misalnya saya , saya butuh jemaat
3).Bagaimana cara menghadapi rasa takut ?
Jawaban:lawan rasa takut itu jika melawan rasa takut maka rasa takut akan hilang
kepada Tuhan dengan menaati perintah-Nya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari
BalasHapusKeluarga yang mengasihi Tuhan akan berusaha menunjukkan kasih itu melalui ketaatan kepada firman-Nya.
BalasHapusJangan hanya menjadikan firman Tuhan sebagai bahan bacaan atau nasihat. Biarlah firman itu membentuk karakter, memperbaiki hubungan, dan menuntun setiap anggota keluarga dalam mengambil keputusan.
BalasHapusJangan hanya menjadikan firman Tuhan sebagai bahan bacaan atau nasihat. Biarlah firman itu membentuk karakter, memperbaiki hubungan, dan menuntun setiap anggota keluarga dalam mengambil keputusan.
BalasHapus2 Yohanes 1:4–6 “Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya.
BalasHapusJangan hanya menjadikan firman Tuhan sebagai bahan bacaan atau nasihat. Biarlah firman itu membentuk karakter, memperbaiki hubungan, dan menuntun setiap anggota keluarga dalam mengambil keputusan.
BalasHapusRonatio Gracia hutasoit
BalasHapusJangan hanya menjadikan firman Tuhan sebagai bahan bacaan atau nasihat. Biarlah firman itu membentuk karakter, memperbaiki hubungan, dan menuntun setiap anggota keluarga dalam mengambil keputusan.