KASIH BERSEDIA MENANGGUNG BEBAN | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 


KASIH BERSEDIA MENANGGUNG BEBAN

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-282, Tahun 2026: Efesus 6, Filipi 1-3

Filemon 1:17–19 “Dan jika dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku.” (Filemon 1:18)

Pada bagian ini kita melihat sisi kasih yang sangat nyata.

Paulus bukan hanya meminta Filemon menerima Onesimus. Paulus bahkan berkata bahwa jika Onesimus memiliki kesalahan atau tanggungan kepada Filemon, Paulus bersedia menanggungnya.

Ini menunjukkan bahwa kasih bukan hanya berkata: “Saya peduli kepadamu.”

Kasih juga bertanya: “Apa yang dapat saya lakukan untuk membantu meringankan bebanmu?”

Paulus tidak menghapus persoalan. Ia tidak mengatakan bahwa kerugian tidak penting. Ia justru bersedia mengambil bagian dalam penyelesaian persoalan tersebut.

Inilah kasih yang aktif.

Kasih tidak hanya melihat beban orang lain; kasih bersedia mengambil bagian untuk meringankannya.

1. Paulus Tidak Membiarkan Onesimus Sendirian

Bayangkan keadaan Onesimus. Ia harus kembali kepada Filemon setelah masa lalu mereka yang bermasalah. Tentu situasi itu tidak mudah.

Namun Paulus tidak hanya berkata: “Pulanglah dan selesaikan sendiri.” Paulus bersedia menjadi penghubung.

Ia berkata kepada Filemon, pada intinya: “Jika ada sesuatu yang menjadi tanggungannya, perhitungkan itu kepadaku.”

Paulus hadir di tengah persoalan. Inilah salah satu bentuk kasih yang sering dibutuhkan dalam keluarga:

kehadiran. Kadang-kadang seseorang tidak membutuhkan nasihat panjang. Ia hanya membutuhkan seseorang yang berkata: “Aku ada di sini. Kita hadapi bersama.”

2. Menanggung Beban Bukan Berarti Mengambil Alih Semua Masalah

Ada hal penting yang perlu dibedakan.

Menanggung beban seseorang bukan berarti selalu menyelesaikan semua masalahnya.

Ada kalanya kita membantu seseorang.

Tetapi ada kalanya kita harus membiarkan seseorang belajar bertanggung jawab.

Dalam kasus Onesimus, Paulus bersedia membantu, tetapi Onesimus tetap harus menghadapi Filemon.

Ini berarti kasih dapat berbentuk: mendampingi, bukan mengambil alih. menolong, bukan memanjakan. menguatkan, bukan membuat seseorang bergantung.

Keluarga yang sehat bukan keluarga di mana satu orang mengerjakan semuanya. Keluarga yang sehat adalah keluarga di mana setiap anggota belajar: “Ketika saya lemah, keluarga saya membantu saya. Ketika saya kuat, saya juga membantu keluarga saya.”

3. Beban Keluarga Tidak Harus Ditanggung Sendirian

Setiap keluarga memiliki beban.

Ada beban ekonomi.

Ada beban pekerjaan.

Ada masalah pendidikan anak.

Ada konflik hubungan.

Ada kelelahan.

Ada kekhawatiran tentang masa depan.

Ada pergumulan pribadi yang tidak selalu terlihat.

Sering kali masalah menjadi semakin berat karena seseorang merasa: “Saya harus menghadapi semuanya sendiri.”

Padahal keluarga dipanggil untuk menjadi tempat saling menopang.

Kadang-kadang pertolongan yang paling sederhana justru sangat berarti: “Biar saya bantu.” “Mari kita kerjakan bersama.” “Saya akan mendoakanmu.” “Kamu tidak sendirian.”

4. Kasih Tidak Hanya Hadir Ketika Semuanya Baik

Mudah untuk mengatakan: “Saya sayang kamu” ketika semuanya berjalan baik. Tetapi kasih terlihat lebih jelas ketika seseorang sedang berada dalam kesulitan.

Paulus hadir ketika Onesimus menghadapi persoalan. Demikian juga keluarga dipanggil untuk hadir bukan hanya pada saat keberhasilan, tetapi juga pada saat kegagalan.

Ketika anak gagal, orang tua hadir. Ketika orang tua lelah, anak belajar membantu. Ketika suami atau istri menghadapi tekanan, pasangan tidak menambah beban dengan perkataan yang menyakitkan.

Ketika salah satu anggota keluarga sedang jatuh, yang lain tidak berkata: “Itu masalahmu sendiri.”

Tetapi belajar berkata: “Mari kita hadapi bersama.”

5. Menanggung Beban Harus Disertai Kasih dan Hikmat

Namun kita juga perlu berhati-hati. Menolong seseorang bukan berarti membiarkan perilaku yang salah terus berulang.

Misalnya, jika seseorang terus-menerus tidak bertanggung jawab, kasih tidak selalu berarti terus menutupi akibatnya.

Kasih juga dapat berkata: “Saya akan membantu kamu, tetapi kamu juga harus mengambil tanggung jawab.”

Ini penting karena tujuan menolong bukan sekadar membuat masalah hilang untuk sementara.

Tujuan menolong adalah supaya seseorang menjadi semakin dewasa.

Karena itu: Kasih menanggung beban, tetapi kasih juga mengajarkan tanggung jawab.

6. Paulus Menjadi Gambaran Kasih yang Berkorban

Dalam bagian ini kita dapat melihat sebuah gambaran yang sangat indah.

Paulus berkata: “Tanggungkanlah semuanya itu kepadaku.”

Kata-kata ini menunjukkan kesediaan untuk menanggung konsekuensi demi membantu pemulihan hubungan.

Bagi keluarga Kristen, ini mengingatkan kita pada kasih Kristus.

Kristus tidak hanya mengatakan bahwa Ia mengasihi manusia.

Ia datang untuk menyelamatkan. Ia mengambil bagian dalam penderitaan manusia. Ia memberikan diri-Nya bagi manusia.

Karena kita telah menerima kasih Kristus, kita juga dipanggil untuk belajar memiliki kasih yang rela berkorban.

Bukan berarti kita dapat menggantikan karya Kristus, tetapi kita dipanggil untuk mencerminkan kasih-Nya dalam hubungan sehari-hari.

Kasih tidak hanya berkata, ‘Aku peduli’; kasih berkata, ‘Mari kita hadapi bersama. 

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Kadang-kadang seseorang tidak membutuhkan nasihat panjang. Ia hanya membutuhkan seseorang yang berkata: “Aku ada di sini. Kita hadapi bersama.”

    Terimkasih pak atas berkat Tuhan🤗, Kalau bisa dikirim terus dijam segini pak, agar bisa baca sebelum melakukan kegiatan sepanjang hari pak🙏🙏God bless pak

    BalasHapus
  2. Kasih tidak hanya melihat beban orang lain; kasih bersedia mengambil bagian untuk meringankannya & kasih tidak hanya berkata, ‘Aku peduli’ tetapi kasih berkata, ‘Mari kita hadapi bersama'

    BalasHapus
  3. Tujuan menolong adalah supaya seseorang menjadi semakin dewasa.

    BalasHapus
  4. Kasih tidak hanya melihat beban orang lain; kasih bersedia mengambil bagian untuk meringankannya.

    BalasHapus
  5. Kasih tidak hanya melihat beban orang lain; kasih bersedia mengambil bagian untuk meringankannya.

    BalasHapus
  6. Kasih tidak hanya melihat beban orang lain; kasih bersedia mengambil bagian untuk meringankannya.

    BalasHapus
  7. Kasih tidak hanya melihat beban orang lain; kasih bersedia mengambil bagian untuk meringankannya

    BalasHapus
  8. Jika ada sesuatu yang menjadi tanggungannya, perhitungkan itu kepadaku

    BalasHapus
  9. Bukan berarti kita dapat menggantikan karya Kristus, tetapi kita dipanggil untuk mencerminkan kasih-Nya dalam hubungan sehari-hari.

    BalasHapus
  10. CHRISTIAN RICARDO LUBIS
    Kata-kata ini menunjukkan kesediaan untuk menanggung konsekuensi demi membantu pemulihan hubungan.

    BalasHapus
  11. Filemon 1:17–19 “Dan jika dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku.” (Filemon 1:18)

    BalasHapus
  12. Galang Lubis

    Filemon 1:17–19 “Dan jika dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku.”

    BalasHapus
  13. Bukan berarti kita dapat menggantikan karya Kristus, tetapi kita dipanggil untuk mencerminkan kasih-Nya dalam hubungan sehari-hari.

    BalasHapus
  14. Kasih tidak hanya berkata, ‘Aku peduli’; kasih berkata, ‘Mari kita hadapi bersama.

    BalasHapus
  15. Filemon 1:17–19 “Dan jika dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku.

    BalasHapus
  16. Ayat Hari Ini
    Filemon 1:17–19 “Dan jika dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku.” (Filemon 1:18)

    BalasHapus
  17. Ayat Hari Ini
    Filemon 1:17–19 “Dan jika dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku.” (Filemon 1:18)

    BalasHapus
  18. Filemon 1:17–19 “Dan jika dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku

    BalasHapus
  19. Filemon 1:17–19 “Dan jika dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku

    BalasHapus
  20. Bukan berarti kita dapat menggantikan karya Kristus, tetapi kita dipanggil untuk mencerminkan kasih-Nya dalam hubungan sehari-hari.

    BalasHapus

Posting Komentar