UANG BUKAN TUAN KITA
Shalom, apa
kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan
Alkitab Hari Ke-270, Tahun 2026: Roma 9-12
Matius 6:24 “Tak
seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan
membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang
seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada
Allah dan kepada Mamon.”
Dalam 7 hari
ini kita akan belajar mengelola berkat tuhan dengan bijaksana, dengan penekanan
bahwa kemerdekaan keuangan bukan sekadar memiliki banyak uang, melainkan
belajar mengelola berkat Tuhan dengan bijaksana, cukup, bertanggung jawab, dan
tidak diperbudak oleh uang.
Setiap
keluarga membutuhkan uang. Uang digunakan untuk membeli makanan, membayar
pendidikan, memenuhi kebutuhan rumah tangga, menolong orang lain, dan
menjalankan berbagai tanggung jawab.
Uang adalah
alat yang Tuhan percayakan kepada kita, bukan tuan yang harus mengendalikan
hidup kita. Ketika uang mulai menentukan kebahagiaan, harga diri, bahkan
keputusan keluarga, kita perlahan kehilangan kebebasan.
Keluarga
yang memiliki keuangan merdeka belajar menempatkan Tuhan sebagai pusat
kehidupan. Kita bekerja untuk memenuhi kebutuhan dan menjadi berkat, bukan
menjadikan uang sebagai tujuan utama hidup.
Namun, ada
perbedaan besar antara menggunakan uang dan dikuasai uang.
Tuhan tidak
mengatakan bahwa uang itu jahat. Yang perlu kita waspadai adalah ketika uang
mengambil tempat yang seharusnya hanya dimiliki oleh Tuhan.
Uang adalah alat,
bukan tuan.
Ketika uang
menjadi tuan, seseorang dapat mulai mengukur kebahagiaan berdasarkan jumlah
yang dimiliki, mengukur keberhasilan berdasarkan apa yang dapat dibeli, bahkan
mengorbankan keluarga, kejujuran, waktu bersama Tuhan, dan hubungan dengan
sesama demi mendapatkan lebih banyak.
Yesus
mengingatkan dengan jelas: “Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan
kepada Mamon.”
Kemerdekaan
keuangan bukan berarti memiliki uang sebanyak-banyaknya. Kemerdekaan keuangan
berarti uang tidak mengendalikan hati kita.
Kita boleh
memiliki uang, tetapi uang tidak boleh memiliki kita. Kita boleh bekerja keras
untuk mendapatkan penghasilan, tetapi jangan sampai pekerjaan membuat kita
kehilangan keluarga dan kehidupan rohani.
Kita boleh
menikmati hasil kerja, tetapi jangan sampai gaya hidup menentukan nilai diri
kita. Kita boleh mempunyai impian dan tujuan finansial, tetapi jangan sampai
semua itu menggantikan Tuhan sebagai sumber pengharapan.
Keluarga
Kristen dipanggil untuk melihat uang sebagai titipan Tuhan.
Apa yang
kita miliki bukan semata-mata hasil kekuatan kita sendiri. Tuhan memberikan
kemampuan untuk bekerja, kesempatan, kesehatan, hikmat, relasi, dan berbagai
pintu berkat.
Karena itu,
pertanyaan pentingnya bukan hanya: “Berapa banyak yang kita punya?” Tetapi:
“Untuk apa Tuhan mempercayakan semua ini kepada kita?”
Hari ini
keluarga dapat belajar tiga hal:
Hari ini
kami berkomitmen untuk tidak menjadikan uang sebagai pusat kehidupan keluarga.
Kami akan
bekerja dengan rajin, menggunakan uang dengan bijaksana, memenuhi kebutuhan
dengan bertanggung jawab, dan belajar berbagi.
Tuhan Yesus
memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami
#RumahDoaKeluarga
Bagi yang
membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa
Keluarga (0852-5629-3956)
%20(1).png)
Yesus mengingatkan dengan jelas: “Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”
BalasHapusAmin
BalasHapusTuhan sebagai sumber pengharapan.
BalasHapusMatius 6:24 “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”
BalasHapusKita boleh memiliki uang, tetapi uang tidak boleh memiliki kita. Kita boleh bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan, tetapi jangan sampai pekerjaan membuat kita kehilangan keluarga dan kehidupan rohani.
BalasHapusGalang Lubis
BalasHapusMatius 6:24 “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”
Kami akan bekerja dengan rajin, menggunakan uang dengan bijaksana, memenuhi kebutuhan dengan bertanggung jawab, dan belajar berbagi.
BalasHapusUang hanya alat tukar punya waktu yang terbatas masa berlakunya
BalasHapusYang perlu kita waspadai adalah ketika uang mengambil tempat yang seharusnya hanya dimiliki oleh Tuhan.
BalasHapusSetiap keluarga membutuhkan uang. Uang digunakan untuk membeli makanan, membayar pendidikan, memenuhi kebutuhan rumah tangga, menolong orang lain, dan menjalankan berbagai tanggung jawab.
BalasHapusSetiap keluarga membutuhkan uang. Uang digunakan untuk membeli makanan, membayar pendidikan, memenuhi kebutuhan rumah tangga, menolong orang lain, dan menjalankan berbagai tanggung jawab.
BalasHapusSetiap keluarga membutuhkan uang. Uang digunakan untuk membeli makanan, membayar pendidikan, memenuhi kebutuhan rumah tangga, menolong orang lain, dan menjalankan berbagai tanggung jawab.
BalasHapusTuhan adalah Tuan kami.
BalasHapusUang hanyalah alat yang Tuhan percayakan kepada kami.
Apa yang kita miliki bukan semata-mata hasil kekuatan kita sendiri. Tuhan memberikan kemampuan untuk bekerja, kesempatan, kesehatan, hikmat, relasi, dan berbagai pintu berkat.
BalasHapusTuhan adalah Tuan kami.
BalasHapusUang hanyalah alat yang Tuhan percayakan kepada kami.
Matius 6:24 “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”
BalasHapusDalam 7 hari
Matius 6:24 “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”
BalasHapusCHRISTIAN RICARDO LUBIS
BalasHapus1. Tuhan adalah sumber, uang adalah sarana.
Jangan menggantungkan rasa aman kepada uang. Letakkan kepercayaan kepada Tuhan sambil tetap bekerja dan bertanggung jawab.
Kami akan bekerja dengan rajin, menggunakan uang dengan bijaksana, memenuhi kebutuhan dengan bertanggung jawab, dan belajar berbagi.
BalasHapusTuhan tidak mengatakan bahwa uang itu jahat. Yang perlu kita waspadai adalah ketika uang mengambil tempat yang seharusnya hanya dimiliki oleh Tuhan.
BalasHapusAyat Hari Ini
BalasHapusMatius 6:24 “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”
uang boleh kita gunakan dan kelola dengan bijak, tetapi jangan sampai uang menjadi hal yang paling kita utamakan dalam hidup.
BalasHapusUang adalah alat dan titipan Tuhan yang dikelola secara bijaksana, bukan tuan yang mengendalikan hidup, sehingga Tuhan tetap menjadi pusat kehidupan di atas segalanya.
BalasHapusKita boleh menikmati hasil kerja, tetapi jangan sampai gaya hidup menentukan nilai diri kita. Kita boleh mempunyai impian dan tujuan finansial, tetapi jangan sampai semua itu menggantikan Tuhan sebagai sumber pengharapan.
BalasHapusRAJA:percayakan kepada kita, bukan tuan yang harus mengendalikan hidup kita. Ketika uang mulai menentukan kebahagiaan, harga diri, bahkan keputusan keluarga, kita perlahan kehilangan kebebasan.
BalasHapusApa yang kita miliki bukan semata-mata hasil kekuatan kita sendiri. Tuhan memberikan kemampuan untuk bekerja, kesempatan, kesehatan, hikmat, relasi, dan berbagai pintu berkat.
BalasHapusTuhan adalah Tuan kami.
BalasHapusUang hanyalah alat yang Tuhan percayakan kepada kami
Ronatio Gracia Hutasoit
BalasHapusMatius 6:24 Tak seorang pun
dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."
https://alkitab.app/v/53df009abb3a
Uang adalah alat dan titipan Tuhan yang dikelola secara bijaksana, bukan tuan yang mengendalikan hidup, sehingga Tuhan tetap menjadi pusat kehidupan di atas segalanya.
BalasHapusUang adalah alat bukan tuan. Uang hanya titipan untuk dikelola bijak, cukup, dan jadi berkat.
BalasHapusMatius 6:24 “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”.
BalasHapusRachel mutiara sijabat