PERUMPAMAAN TENTANG RUMAH DI ATAS BATU - MEMBANGUN KELUARGA DI ATAS FIRMAN TUHAN | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 

PERUMPAMAAN TENTANG RUMAH DI ATAS BATU - MEMBANGUN KELUARGA DI ATAS FIRMAN TUHAN

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-254, Tahun 2026: Lukas 18-21

Matius 7:24–27 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.” (Matius 7:24)

Tuhan Yesus memberikan gambaran tentang dua orang yang membangun rumah. Yang seorang membangun rumahnya di atas batu, sedangkan yang lain membangun rumahnya di atas pasir.

Ketika hujan turun, banjir datang, dan angin bertiup, rumah yang dibangun di atas batu tetap berdiri. Sebaliknya, rumah yang dibangun di atas pasir roboh.

Melalui perumpamaan ini, Yesus mengajarkan bahwa mendengar firman Tuhan harus disertai dengan melakukannya. Dasar yang kuat bukan hanya pengetahuan tentang firman, tetapi kehidupan yang mau menaati firman tersebut.

Keluarga juga perlu memiliki dasar yang kuat. Rumah yang indah dan segala sesuatu yang kita miliki tidak menjamin keluarga dapat menghadapi setiap persoalan. Kita membutuhkan Tuhan sebagai dasar kehidupan keluarga.

Membangun keluarga di atas firman Tuhan berarti belajar hidup dalam kasih, kejujuran, pengampunan, kesabaran, kerendahan hati, dan ketaatan kepada Tuhan.

Ketika keluarga menghadapi masalah, firman Tuhan menjadi pedoman untuk mengambil keputusan dan memperlakukan satu sama lain dengan benar.

Setiap hari kita memiliki kesempatan untuk memperkuat dasar keluarga melalui doa bersama, membaca Alkitab, saling mendengarkan, menghormati, dan melakukan apa yang Tuhan ajarkan.

Yesus tidak mengatakan bahwa rumah yang dibangun di atas batu tidak akan mengalami hujan atau angin. Badai tetap datang.

Demikian juga keluarga yang percaya kepada Tuhan tidak berarti bebas dari masalah. Kesulitan, perbedaan pendapat, kegagalan, dan berbagai tantangan tetap dapat terjadi.

Namun, ketika keluarga memiliki dasar yang kuat di dalam Tuhan dan firman-Nya, kita memiliki pedoman untuk menghadapi semuanya dengan iman dan saling menguatkan.

Kita mau membangun keluarga di atas Tuhan dan firman-Nya. Kitatidak  hanya mau mendengar firman Tuhan, tetapi juga melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Matius 7:24–27 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.” (Matius 7:24

    BalasHapus
  2. Kita mau membangun keluarga di atas Tuhan dan firman-Nya. Kitatidak hanya mau mendengar firman Tuhan, tetapi juga melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

    BalasHapus
  3. Firman tuhan yang sangat memberkati

    BalasHapus
  4. Amen,Tuhan memberkati 🙏

    BalasHapus
  5. Membangun keluarga di atas firman Tuhan berarti belajar hidup dalam kasih, kejujuran, pengampunan, kesabaran, kerendahan hati, dan ketaatan kepada Tuhan.

    BalasHapus
  6. Kita tidak hanya mau mendengar firman Tuhan, tetapi juga melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

    BalasHapus
  7. firman Tuhan menjadi pedoman untuk mengambil keputusan dan memperlakukan satu sama lain dengan benar.

    BalasHapus
  8. Kita mau membangun keluarga di atas Tuhan dan firman-Nya. Kitatidak hanya mau mendengar firman Tuhan, tetapi juga melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

    BalasHapus
  9. Matius 7:24–27 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.” (Matius 7:24)

    BalasHapus
  10. Matius 7:24–27 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.” (Matius 7:24)

    BalasHapus
  11. Kita mau membangun keluarga di atas Tuhan dan firman-Nya. Kitatidak hanya mau mendengar firman Tuhan, tetapi juga melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

    BalasHapus
  12. Melalui perumpamaan ini, Yesus mengajarkan bahwa mendengar firman Tuhan harus disertai dengan melakukannya. Dasar yang kuat bukan hanya pengetahuan tentang firman, tetapi kehidupan yang mau menaati firman tersebut.

    BalasHapus
  13. Matius 7:24–27 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.” (Matius 7:24)

    BalasHapus
  14. Yesus tidak mengatakan bahwa rumah yang dibangun di atas batu tidak akan mengalami hujan atau angin. Badai tetap datang.

    Demikian juga keluarga yang percaya kepada Tuhan tidak berarti bebas dari masalah. Kesulitan, perbedaan pendapat, kegagalan, dan berbagai tantangan tetap dapat terjadi.

    BalasHapus
  15. Kita membutuhkan Tuhan sebagai dasar kehidupan keluarga.

    BalasHapus
  16. Matius 7:24–27 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.”

    BalasHapus
  17. Mendengar firman Tuhan harus disertai dengan melakukannya. Menjadikan firman sebagai dasar kehidupan dan keluarga menjaganya tetap kokoh saat menghadapi berbagai masalah.

    BalasHapus
  18. Ayat Hari Ini
    Matius 7:24–27 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.” (Matius 7:24)

    BalasHapus
  19. Ketika hujan turun, banjir datang, dan angin bertiup, rumah yang dibangun di atas batu tetap berdiri.

    BalasHapus
  20. Matius 7:24–27 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu

    BalasHapus
  21. Dea yosifa artasasta sagalaSabtu, September 12, 2026 7:13:00 AM

    Membangun keluarga di atas firman Tuhan berarti belajar hidup dalam kasih, kejujuran, pengampunan, kesabaran, kerendahan hati, dan ketaatan kepada Tuhan.

    BalasHapus

Posting Komentar