KELUARGA HIDUP DALAM VISI DAN MISI TUHAN | RUMAH DOA KELUARGA - RDK



 
KELUARGA HIDUP DALAM VISI DAN MISI TUHAN

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-244, Tahun 2026:  Matius 22-25

Yosua 24:15 “Tetapi aku dan seisi rimana keluarga menjalani panggilan tersebut.

Keluarga Kristen tidak dipanggil hanya untuk menjadi keluarga yang berhasil secara materi, tetapi menjadi keluarga yang hidup bagi Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama.

1. Visi keluarga: ke mana kita akan berjalan?

Visi adalah gambaran tentang masa depan yang Tuhan kehendaki bagi keluarga kita.

Sebagai keluarga Kristen, visi yang utama adalah: “Menjadi keluarga yang semakin serupa dengan Kristus.”

Roma 8:29 mengingatkan bahwa kita dipanggil untuk menjadi serupa dengan Kristus. Artinya, keluarga kita terus bertumbuh dalam: kasih, iman, kesetiaan, pengampunan, kerendahan hati, kejujuran, dan ketaatan kepada Tuhan.

Kita tidak hanya bertanya, “Apa yang ingin anak-anak kita capai?”, tetapi juga, “Menjadi pribadi seperti apa yang Tuhan kehendaki?”

2. Misi keluarga: apa yang harus kita lakukan?

Jika visi berbicara tentang tujuan, misi berbicara tentang tindakan. Misi keluarga Kristen adalah: “Menghadirkan nilai-nilai Kerajaan Allah melalui kehidupan, kasih, pelayanan, kesaksian, dan pemuridan.”

Keluarga menjadi tempat pertama untuk menjalankan misi tersebut.

Di rumah kita belajar: berdoa, mengampuni, melayani, berkata benar, mengasihi, Kemudian apa yang kita pelajari di rumah dibawa ke lingkungan, gereja, sekolah, tempat kerja, dan masyarakat.

3. Visi tanpa tindakan hanya menjadi impian

Kita bisa memiliki visi keluarga yang sangat baik, tetapi jika tidak diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, visi tersebut hanya menjadi tulisan.

Misalnya kita berkata: “Keluarga kami adalah keluarga yang takut akan Tuhan.” Maka harus terlihat melalui kehidupan: Berdoa bersama → membaca Firman → saling menghormati → mengampuni → melayani → menjadi teladan. Visi harus menjadi gaya hidup keluarga.

4. Membangun keluarga yang berpusat pada Tuhan

Yosua berkata: “Aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.” Perhatikan bahwa Yosua tidak hanya berbicara tentang dirinya sendiri. Ia berkata “aku dan seisi rumahku.” Ini menunjukkan bahwa iman harus menjadi komitmen bersama dalam keluarga.

Keluarga yang berpusat kepada Tuhan bukan berarti keluarga yang tidak memiliki masalah. Tetapi ketika masalah datang, keluarga tersebut tahu kepada siapa mereka harus datang.

Ketika takut → datang kepada Tuhan.
Ketika bingung → mencari kehendak Tuhan.
Ketika konflik → belajar mengampuni.
Ketika diberkati → bersyukur kepada Tuhan.
Ketika memiliki kesempatan → melayani Tuhan.

5. Keluarga sebagai alat Kerajaan Allah

Tuhan tidak hanya memberkati keluarga untuk keluarga itu sendiri. Tuhan memberkati supaya keluarga dapat menjadi berkat. Keluarga yang sehat secara rohani dapat menjadi kesaksian bagi lingkungan.

Rumah kita adalah tempat Tuhan membentuk kita, dan dari rumah kita Tuhan mengutus kita.

Karena itu, jangan hanya bertanya: “Apa yang Tuhan berikan kepada keluarga kita?” Tetapi tanyakan juga: “Apa yang Tuhan ingin lakukan melalui keluarga kita?”

 “Visi memberi arah bagi keluarga, misi memberi tindakan, dan Kristus menjadi pusat dari semuanya.”

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Tuhan tidak hanya memberkati keluarga untuk keluarga itu sendiri. Tuhan memberkati supaya keluarga dapat menjadi berkat. Keluarga yang sehat secara rohani dapat menjadi kesaksian bagi lingkungan

    BalasHapus
  2. Keluarga yang berpusat kepada Tuhan bukan berarti keluarga yang tidak memiliki masalah. Tetapi ketika masalah datang, keluarga tersebut tahu kepada siapa mereka harus datang.

    BalasHapus
  3. Tuhan tidak hanya memberkati keluarga untuk keluarga itu sendiri, Tuhan memberkati supaya keluarga dapat menjadi berkat. Keluarga yang sehat secara rohani dapat menjadi kesaksian bagi lingkungan.

    BalasHapus
  4. Keluarga yang berpusat kepada Tuhan bukan berarti keluarga yang tidak memiliki masalah. Tetapi ketika suatu masalah datang, keluarga tersebut tahu kepada siapa mereka harus datang.

    BalasHapus
  5. Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga by Neta

    BalasHapus
  6. Roma 8:29 mengingatkan bahwa kita dipanggil untuk menjadi serupa dengan Kristus. Artinya, keluarga kita terus bertumbuh dalam: kasih, iman, kesetiaan, pengampunan, kerendahan hati, kejujuran, dan ketaatan kepada Tuhan.

    BalasHapus
  7. Roma 8:29 mengingatkan bahwa kita dipanggil untuk menjadi serupa dengan Kristus. Artinya, keluarga kita terus bertumbuh dalam: kasih, iman, kesetiaan, pengampunan, kerendahan hati, kejujuran, dan ketaatan kepada Tuhan.

    BalasHapus
  8. Iman harus menjadi komitmen bersama dalam keluarga.

    BalasHapus
  9. Roma 8:29 mengingatkan bahwa kita dipanggil untuk menjadi serupa dengan Kristus. Artinya, keluarga kita terus bertumbuh dalam: kasih, iman, kesetiaan, pengampunan, kerendahan hati, kejujuran, dan ketaatan kepada Tuhan.

    BalasHapus
  10. Keluarga Kristen tidak dipanggil hanya untuk menjadi keluarga yang berhasil secara materi, tetapi menjadi keluarga yang hidup bagi Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama.

    BalasHapus
  11. Iman harus menjadi komitmen bersama dalam keluarga.

    BalasHapus
  12. Yosua 24:15 “Tetapi aku dan seisi rimana keluarga menjalani panggilan tersebut.

    BalasHapus
  13. Menghadirkan nilai-nilai Kerajaan Allah melalui kehidupan, kasih, pelayanan, kesaksian, dan pemuridan.”

    BalasHapus
  14. Keluarga yang berpusat kepada Tuhan bukan berarti keluarga yang tidak memiliki masalah. Tetapi ketika masalah datang, keluarga tersebut tahu kepada siapa mereka harus datang.

    BalasHapus
  15. Yosua 24:15 “Tetapi aku dan seisi rimana keluarga menjalani panggilan tersebut.

    BalasHapus
  16. Ezra ayu br hombing lumbantoruanSelasa, September 01, 2026 2:50:00 PM

    Rumah kita adalah tempat Tuhan membentuk kita, dan dari rumah kita Tuhan mengutus kita.

    BalasHapus
  17. Keluarga Kristen tidak dipanggil hanya untuk menjadi keluarga yang berhasil secara materi, tetapi menjadi keluarga yang hidup bagi Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama.

    BalasHapus
  18. “Visi memberi arah bagi keluarga, misi memberi tindakan, dan Kristus menjadi pusat dari semuanya

    BalasHapus
  19. Dea yosifa artasasta sagalaSelasa, September 01, 2026 2:53:00 PM

    Roma 8:29 mengingatkan bahwa kita dipanggil untuk menjadi serupa dengan Kristus. Artinya, keluarga kita terus bertumbuh dalam: kasih, iman, kesetiaan, pengampunan, kerendahan hati, kejujuran, dan ketaatan kepada Tuhan.

    BalasHapus
  20. calistajennifet@gmail.comSelasa, September 01, 2026 2:54:00 PM

    Roma 8:29 mengingatkan bahwa kita dipanggil untuk menjadi serupa dengan Kristus. Artinya, keluarga kita terus bertumbuh dalam: kasih, iman, kesetiaan, pengampunan, kerendahan hati, kejujuran, dan ketaatan kepada Tuhan.

    BalasHapus
  21. Roma 8:29 mengingatkan bahwa kita dipanggil untuk menjadi serupa dengan Kristus. Artinya, keluarga kita terus bertumbuh dalam: kasih, iman, kesetiaan, pengampunan, kerendahan hati, kejujuran, dan ketaatan kepada Tuhan.

    BalasHapus
  22. Keluarga Kristen tidak dipanggil hanya untuk menjadi keluarga yang berhasil secara materi, tetapi menjadi keluarga yang hidup bagi Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama.

    BalasHapus
  23. Yosua 24:15 “Tetapi aku dan seisi rimana keluarga menjalani panggilan tersebut.

    BalasHapus
  24. Ayat Hari Ini
    Yosua 24:15 “Tetapi aku dan seisi rimana keluarga menjalani panggilan tersebut.

    BalasHapus
  25. Rumah kita adalah tempat Tuhan membentuk kita, dan dari rumah kita Tuhan mengutus kita.

    BalasHapus
  26. Roma 8:29 mengingatkan bahwa kita dipanggil untuk menjadi serupa dengan Kristus. Artinya, keluarga kita terus bertumbuh dalam: kasih, iman, kesetiaan, pengampunan, kerendahan hati, kejujuran, dan ketaatan kepada Tuhan.

    BalasHapus
  27. Renungan ini ngingetin kalau keluarga Kristen itu dibentuk bukan cuma buat mengejar sukses materi, tapi punya tujuan rohani yang jelas.

    BalasHapus

Posting Komentar