HIDUP UNTUK MEMULIAKAN TUHAN - SEGALA SESUATU UNTUK KEMULIAAN TUHAN
Shalom, apa
kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan
Alkitab Hari Ke-262, Tahun 2026: Kisah Para Rasul 5-8
1 Korintus 10:31 “Aku menjawab: Jika
engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang
lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.”
Sering kali kita menganggap bahwa
hanya kegiatan rohani yang berkaitan dengan Tuhan: berdoa, membaca Alkitab,
beribadah, atau melayani di gereja.
Namun, 1 Korintus 10:31 memberikan
pandangan yang lebih luas. Paulus berkata bahwa apa pun yang kita lakukan
dapat dilakukan untuk kemuliaan Tuhan.
Makan, minum, belajar, bekerja,
bermain, berbicara, menggunakan waktu, membantu orang lain, bahkan melakukan
pekerjaan sederhana di rumah—semuanya dapat menjadi kesempatan untuk memuliakan
Tuhan.
Artinya, hidup bagi Tuhan bukan
hanya dilakukan pada waktu tertentu. Seluruh kehidupan kita adalah kesempatan
untuk menunjukkan siapa Tuhan yang kita sembah.
Apa
Artinya Memuliakan Tuhan?
Memuliakan Tuhan berarti hidup
sedemikian rupa sehingga melalui perkataan, sikap, dan tindakan kita, kebaikan
dan karakter Tuhan dapat terlihat.
Kita tidak memuliakan Tuhan hanya
dengan mengatakan bahwa kita percaya kepada-Nya. Kehidupan kita juga perlu
menunjukkan iman tersebut.
Ketika kita berkata jujur, kita
sedang menunjukkan nilai kebenaran. Ketika kita menolong orang lain, kita
menunjukkan kasih. Ketika kita mau mengampuni, kita menunjukkan kasih karunia.
Ketika kita melakukan tanggung jawab
dengan sungguh-sungguh, kita menunjukkan bahwa kita menghargai apa yang Tuhan
percayakan kepada kita.
Bahkan hal-hal kecil dapat menjadi
berarti ketika dilakukan dengan hati yang tertuju kepada Tuhan.
Memuliakan
Tuhan di Dalam Keluarga
Keluarga adalah salah satu tempat utama di mana kita dapat belajar memuliakan Tuhan. Memuliakan Tuhan di rumah dapat dilakukan dengan:
- berbicara dengan sopan dan penuh kasih;
- menghormati orang tua;
- menyayangi saudara;
- melakukan tugas dan tanggung jawab dengan baik;
- berkata jujur;
- saling mengampuni;
- tidak mudah bertengkar;
- membantu anggota keluarga yang membutuhkan;
- bersyukur atas berkat Tuhan;
- serta berdoa dan membaca firman Tuhan bersama.
Rumah tidak harus sempurna untuk
menjadi tempat yang memuliakan Tuhan. Yang penting adalah setiap anggota
keluarga mau terus belajar memperbaiki diri dan menjadikan Tuhan sebagai pusat
kehidupan.
Dalam
Hal-Hal Kecil
Kadang-kadang kita berpikir bahwa
kita harus melakukan sesuatu yang besar supaya dapat memuliakan Tuhan. Padahal,
Tuhan juga melihat kesetiaan dalam hal-hal sederhana.
Seorang anak yang belajar dengan
sungguh-sungguh dan jujur dapat memuliakan Tuhan. Orang tua yang bekerja dengan
bertanggung jawab dapat memuliakan Tuhan.
Seseorang yang menolong anggota
keluarga tanpa mengharapkan pujian dapat memuliakan Tuhan. Seseorang yang
memilih berkata benar meskipun lebih sulit dapat memuliakan Tuhan.
Karena itu, kita tidak perlu
menunggu kesempatan besar. Hari ini, dalam keadaan apa pun, kita sudah
memiliki kesempatan untuk memuliakan Tuhan.
Hidup
Bukan Hanya untuk Diri Sendiri
Tema besar dari renungan kita selama
tujuh hari adalah: “Hidup Ini Tentang Tuhan.” Kita telah belajar untuk
mengutamakan Tuhan, mengenal Tuhan, hidup dalam kasih, percaya kepada Tuhan,
melayani, dan tetap setia kepada-Nya. Semua itu membawa kita kepada satu
kesadaran: hidup kita bukan hanya tentang apa yang ingin kita capai untuk diri
sendiri.
Tuhan memberikan kehidupan,
kemampuan, kesempatan, keluarga, waktu, dan berbagai berkat kepada kita. Karena
itu, kita dipanggil untuk menggunakan semuanya bagi kemuliaan-Nya.
Pertanyaan yang perlu kita bawa
setiap hari bukan hanya: “Apa yang saya inginkan?” Tetapi juga: “Bagaimana
melalui hidup saya, Tuhan dapat dimuliakan?”
Mulai hari ini, setiap kali akan
melakukan sesuatu, keluarga dapat belajar berhenti sejenak dan bertanya: “Apakah
saya melakukan ini dengan cara yang memuliakan Tuhan?”
Tanyakan hal tersebut ketika belajar,
bekerja, berbicara, menggunakan media, bermain, mengambil keputusan, maupun
ketika berhubungan dengan orang lain.
Buatlah komitmen bahwa dalam hal
besar maupun kecil, keluarga akan berusaha melakukan segala sesuatu dengan jujur,
bertanggung jawab, penuh kasih, dan dengan hati yang bersyukur kepada Tuhan.
Kami
menyadari bahwa hidup kami adalah milik Tuhan. Karena itu, dalam segala sesuatu
yang kami lakukan: di rumah, di sekolah, di tempat kerja, di gereja, dan di mana
pun kami berada, kami mau hidup untuk memuliakan Tuhan. Kiranya perkataan,
sikap, keputusan, dan tindakan kami selalu menjadi kesaksian tentang kebaikan
Tuhan.
Tuhan Yesus
memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami
#RumahDoaKeluarga
Bagi yang
membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa
Keluarga (0852-5629-3956)

Kami menyadari bahwa hidup kami adalah milik Tuhan. Karena itu, dalam segala sesuatu yang kami lakukan: di rumah, di sekolah, di tempat kerja, di gereja, dan di mana pun kami berada, kami mau hidup untuk memuliakan Tuhan. Kiranya perkataan, sikap, keputusan, dan tindakan kami selalu menjadi kesaksian tentang kebaikan Tuhan.
BalasHapusKetika kita melakukan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh, kita menunjukkan bahwa kita menghargai apa yang Tuhan percayakan kepada kita.
BalasHapusTuhan memberikan kehidupan, kemampuan, kesempatan, keluarga, waktu, dan berbagai berkat kepada kita.
BalasHapusGalang Lubis
BalasHapusKetika kita melakukan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh, kita menunjukkan bahwa kita menghargai apa yang Tuhan percayakan kepada kita.
CHRISTIAN RICARDO LUBIS
BalasHapusSeseorang yang menolong anggota keluarga tanpa mengharapkan pujian dapat memuliakan Tuhan. Seseorang yang memilih berkata benar meskipun lebih sulit dapat memuliakan Tuhan.
Seseorang yang memilih berkata benar meskipun lebih sulit dapat memuliakan Tuhan.
BalasHapusTuhan memberikan kehidupan, kemampuan, kesempatan, keluarga, waktu, dan berbagai berkat kepada kita
BalasHapusBuatlah komitmen bahwa dalam hal besar maupun kecil, keluarga akan berusaha melakukan segala sesuatu dengan jujur, bertanggung jawab, penuh kasih, dan dengan hati yang bersyukur kepada Tuhan.
BalasHapusMemuliakan Tuhan berarti hidup sedemikian rupa sehingga melalui perkataan, sikap, dan tindakan kita, kebaikan dan karakter Tuhan dapat terlihat.
BalasHapus1 Korintus 10:31 “Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.”
BalasHapus1 Korintus 10:31 “Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.”
BalasHapusKetika kita berkata jujur, kita sedang menunjukkan nilai kebenaran. Ketika kita menolong orang lain, kita menunjukkan kasih. Ketika kita mau mengampuni, kita menunjukkan kasih karunia.
BalasHapus1 Korintus 10:31 “Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.”
BalasHapusMemuliakan Tuhan berarti hidup sedemikian rupa sehingga melalui perkataan, sikap, dan tindakan kita, kebaikan dan karakter Tuhan dapat terlihat.
BalasHapusRaja::Kita tidak memuliakan Tuhan hanya dengan mengatakan bahwa kita percaya kepada-Nya. Kehidupan kita juga perlu menunjukkan iman tersebut.
BalasHapusPertanyaan yang perlu kita bawa setiap hari bukan hanya: “Apa yang saya inginkan?” Tetapi juga: “Bagaimana melalui hidup saya, Tuhan dapat dimuliakan?”
BalasHapus1 Korintus 10:31 “Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.”
BalasHapus