HIDUP DALAM KASIH - KASIH MENJADI DASAR KELUARGA



HIDUP DALAM KASIH - KASIH MENJADI DASAR KELUARGA

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-258, Tahun 2026: Yohanes 10-13

1 Korintus 13:4 “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.”

Kasih adalah salah satu hal terpenting dalam kehidupan keluarga. Rumah bukan hanya tempat untuk tinggal bersama, tetapi tempat di mana setiap anggota keluarga belajar mengasihi, menerima, mengampuni, dan memperhatikan satu sama lain.

Dalam 1 Korintus 13:4–7, Rasul Paulus menjelaskan seperti apa kasih yang benar. Kasih bukan sekadar perasaan atau perkataan “aku sayang kamu”. Kasih terlihat melalui sikap dan tindakan sehari-hari.

Kasih itu sabar. Artinya, kita belajar menghadapi kelemahan dan kesalahan anggota keluarga tanpa cepat marah atau menyerah.

Kasih itu murah hati. Kita mau menolong, berbagi, dan melakukan kebaikan tanpa selalu menuntut sesuatu sebagai balasan.

Kasih tidak cemburu, memegahkan diri, atau sombong. Dalam keluarga, kita tidak perlu terus membandingkan diri dengan anggota keluarga yang lain. Kita belajar bersukacita ketika orang lain berhasil dan memberikan penghargaan atas kebaikan mereka.

Kasih juga tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ada kalanya kita harus belajar mengalah, mendengarkan, dan memikirkan kebutuhan orang lain.

Kasih Dimulai dari Rumah

Sering kali kita mudah bersikap baik kepada orang lain di luar rumah, tetapi justru kurang sabar kepada orang yang paling dekat dengan kita.

Karena itu, kasih perlu dimulai dari keluarga. Kasih dapat terlihat dalam hal-hal sederhana:

  • Mendengarkan ketika anggota keluarga sedang berbicara.
  • Mengucapkan terima kasih dan menghargai satu sama lain.
  • Meminta maaf ketika melakukan kesalahan.
  • Mau mengampuni ketika disakiti.
  • Membantu pekerjaan di rumah.
  • Memberikan semangat ketika ada yang mengalami kesulitan.
  • Berbicara dengan lembut dan tidak sengaja menyakiti hati.
  • Mendoakan anggota keluarga.

Tidak semua keluarga selalu memiliki suasana yang sempurna. Akan ada perbedaan pendapat, kesalahpahaman, dan saat-saat ketika kita kecewa. Namun, kasih Tuhan mengajar kita untuk tidak membiarkan masalah menjadi lebih besar daripada kasih yang menyatukan keluarga.

Kasih yang Berasal dari Tuhan

Kita dapat mengasihi karena terlebih dahulu Tuhan mengasihi kita.

Kasih Tuhan menjadi teladan bagi keluarga. Ketika kita menyadari bahwa Tuhan telah mengampuni, menerima, dan mengasihi kita, kita juga belajar memberikan kasih yang sama kepada orang lain.

Kasih bukan berarti selalu menyetujui semua hal. Kasih juga berarti berani mengingatkan dengan cara yang benar, menjaga satu sama lain, dan membantu anggota keluarga bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Keluarga yang menjadikan kasih sebagai dasar tidak berarti keluarga tanpa masalah. Namun, ketika masalah datang, keluarga tersebut belajar menghadapi masalah dengan kesabaran, pengampunan, kelemahlembutan, dan doa.

Hari ini setiap anggota keluarga dapat memilih satu tindakan kasih untuk dilakukan kepada anggota keluarga yang lain.

Misalnya:

  • membantu tanpa diminta;
  • memberikan kata-kata yang menguatkan;
  • meminta maaf atas kesalahan;
  • mengampuni kesalahan yang lalu;
  • atau meluangkan waktu untuk mendengarkan.

Mari bertanya kepada diri sendiri: “Apakah orang-orang di rumah dapat merasakan kasih Tuhan melalui perkataan dan sikap saya?”

Kita mau menjadikan kasih sebagai dasar kehidupan keluarga. Kita mau belajar untuk sabar, murah hati, saling menghargai, saling mengampuni, dan saling menolong. Kiranya melalui keluarga kita, kasih Tuhan dapat dirasakan oleh setiap orang. 

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Kita mau menjadikan kasih sebagai dasar kehidupan keluarga. Kita mau belajar untuk sabar, murah hati, saling menghargai, saling mengampuni, dan saling menolong. Kiranya melalui keluarga kita, kasih Tuhan dapat dirasakan oleh setiap orang.

    BalasHapus
  2. CHRISTIAN RICARDO LUBIS
    Kasih adalah salah satu hal terpenting dalam kehidupan keluarga. Rumah bukan hanya tempat untuk tinggal bersama, tetapi tempat di mana setiap anggota keluarga belajar mengasihi, menerima, mengampuni, dan memperhatikan satu sama lain.

    BalasHapus
  3. 1 Korintus 13:4 “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.”

    BalasHapus
  4. Kasih Tuhan menjadi teladan bagi keluarga. Ketika kita menyadari bahwa Tuhan telah mengampuni, menerima, dan mengasihi kita, kita juga belajar memberikan kasih yang sama kepada orang lain.

    BalasHapus
  5. Kasih tidak cemburu, memegahkan diri, atau sombong.

    BalasHapus
  6. 1 Korintus 13:4 “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.”

    BalasHapus
  7. Memberikan semangat ketika ada yang mengalami kesulitan.

    BalasHapus
  8. Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga by Neta

    BalasHapus
  9. Kasih yang berasal dari Tuhan harus menjadi dasar kehidupan keluarga, yang dinyatakan bukan sekadar lewat perkataan, melainkan melalui tindakan nyata sehari-hari seperti kesabaran, kemurahan hati, saling memaafkan, dan saling menolong.

    BalasHapus
  10. kasih dalam keluarga perlu diwujudkan lewat hal-hal sederhana, seperti sabar, saling menghargai, mau mengampuni, dan membantu satu sama lain

    BalasHapus
  11. Membangun budaya kerajaan sorga didalam keluar jauh lebih penting dari pada membangun hal-hal yang tidak bergunašŸ”„

    BalasHapus
  12. Kita mau menjadikan kasih sebagai dasar kehidupan keluarga. Kita mau belajar untuk sabar, murah hati, saling menghargai, saling mengampuni, dan saling menolong. Kiranya melalui keluarga kita, kasih Tuhan dapat dirasakan oleh setiap orang.

    BalasHapus
  13. 1 Korintus 13:4 “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.”

    BalasHapus
  14. Kasih Tuhan menjadi teladan bagi keluarga. Ketika kita menyadari bahwa Tuhan telah mengampuni, menerima, dan mengasihi kita, kita juga belajar memberikan kasih yang sama kepada orang lain.

    BalasHapus
  15. 1 Korintus 13:4 “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.”

    BalasHapus
  16. calistajennifet@gmail.comSelasa, September 15, 2026 2:26:00 PM

    Kasih adalah salah satu hal terpenting dalam kehidupan keluarga.

    BalasHapus
  17. Kasih itu sabar. Artinya, kita belajar menghadapi kelemahan dan kesalahan anggota keluarga tanpa cepat marah atau menyerah.

    BalasHapus
  18. Kasih itu sabar. Artinya, kita belajar menghadapi kelemahan dan kesalahan anggota keluarga tanpa cepat marah atau menyerah.

    BalasHapus
  19. Kasih itu sabar. Artinya, kita belajar menghadapi kelemahan dan kesalahan anggota keluarga tanpa cepat marah atau menyerah.

    BalasHapus
  20. 1 Korintus 13:4 “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.

    BalasHapus
  21. 1 Korintus 13:4 “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.”

    BalasHapus
  22. 1 Korintus 13:4 “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.”

    BalasHapus
  23. Yehezkiel
    Kasih Tuhan menjadi teladan bagi keluarga. Ketika kita menyadari bahwa Tuhan telah mengampuni, menerima, dan mengasihi kita, kita juga belajar memberikan kasih yang sama kepada orang lain.

    BalasHapus
  24. Kasih bukan berarti selalu menyetujui semua hal. Kasih juga berarti berani mengingatkan dengan cara yang benar, menjaga satu sama lain, dan membantu anggota keluarga bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

    BalasHapus
  25. Dalam 1 Korintus 13:4–7, Rasul Paulus menjelaskan seperti apa kasih yang benar. Kasih bukan sekadar perasaan atau perkataan “aku sayang kamu”. Kasih terlihat melalui sikap dan tindakan sehari-hari.

    BalasHapus
  26. Ekarawaty Lumbantoruan

    Kasih itu harus sabar, kasih itu murah hati,dan tidak sombong. kita harus tetap mengasihi sesama dan jangan pernah menghina orang, mengatakan orang yg tidak benar.

    BalasHapus
  27. Ayat Hari Ini
    1 Korintus 13:4 “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.”

    BalasHapus
  28. Kita mau belajar untuk sabar, murah hati, saling menghargai, saling mengampuni, dan saling menolong...

    BalasHapus
  29. 1 Korintus 13:4 “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.”

    BalasHapus

Posting Komentar