MENJADI SERUPA DENGAN KRISTUS, MENGHADIRKAN KERAJAAN ALLAH | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 

MENJADI SERUPA DENGAN KRISTUS, MENGHADIRKAN KERAJAAN ALLAH

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-243, Tahun 2026:  Matius 18-21

Roma 8:29 “Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya.”

Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

Setiap keluarga membutuhkan visi. Tanpa visi, keluarga hanya menjalani rutinitas: bekerja, sekolah, mencari nafkah, memenuhi kebutuhan, dan menyelesaikan persoalan sehari-hari.

Namun keluarga Kristen dipanggil untuk memiliki tujuan yang lebih tinggi. Visi keluarga bukan sekadar menjadi keluarga yang sukses, kaya, atau terkenal, tetapi menjadi keluarga yang semakin serupa dengan Kristus.

Dan ketika keluarga hidup serupa dengan Kristus, keluarga tersebut dipanggil untuk menjalankan misi Kerajaan Allah—menjadi tempat di mana kasih, kebenaran, pengampunan, pelayanan, dan iman dinyatakan.

1. Visi keluarga bukan sekadar memiliki, tetapi menjadi

Roma 8:29 menunjukkan bahwa tujuan Allah bagi orang percaya adalah menjadi serupa dengan Kristus.

Karena itu, pertanyaan penting bagi keluarga bukan hanya: “Apa yang ingin kita miliki?” Tetapi: “Keluarga seperti apa yang Tuhan ingin kita menjadi?”

Kita boleh mempunyai rumah yang baik, pendidikan yang baik, pekerjaan yang baik, dan masa depan yang baik. Tetapi semuanya itu tidak boleh menjadi tujuan utama.

Tujuan utama keluarga adalah pertumbuhan karakter yang semakin menyerupai Kristus.

Keluarga yang serupa Kristus adalah keluarga yang belajar:

  • mengasihi ketika sulit,
  • mengampuni ketika terluka,
  • berkata benar ketika ada tekanan,
  • merendahkan hati ketika berhasil,
  • tetap setia ketika menghadapi masalah,
  • dan tetap mengandalkan Tuhan dalam setiap keadaan.

2. Rumah adalah tempat pertama untuk belajar menjadi serupa Kristus

Keluarga adalah tempat karakter dibentuk. Anak-anak tidak hanya belajar dari apa yang dikatakan orang tua, tetapi juga dari apa yang mereka lihat setiap hari.

Jika orang tua menunjukkan kasih, anak belajar mengasihi. Jika orang tua belajar mengampuni, anak belajar mengampuni. Jika orang tua menghormati Tuhan, anak belajar menghormati Tuhan.

Karena itu, keluarga adalah sekolah pertama untuk menjadi serupa dengan Kristus. Jangan sampai kita rajin berbicara tentang Kristus di gereja, tetapi kehidupan di rumah tidak mencerminkan Kristus. Keserupaan dengan Kristus harus dimulai dari ruang keluarga sebelum terlihat di ruang publik.

3. Misi keluarga adalah menghadirkan Kerajaan Allah

Yesus berkata: “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya...” (Matius 6:33). Kerajaan Allah bukan hanya sesuatu yang kita bicarakan di gereja. Kerajaan Allah harus terlihat melalui kehidupan kita.

Ketika keluarga menghidupi kasih, Kerajaan Allah dinyatakan. Ketika keluarga mengampuni, Kerajaan Allah dinyatakan. Ketika keluarga hidup dalam kejujuran, Kerajaan Allah dinyatakan. Ketika keluarga menolong orang lain, Kerajaan Allah dinyatakan. Ketika keluarga berdoa dan membawa orang kepada Kristus, Kerajaan Allah diberitakan.

Dengan demikian, keluarga bukan hanya menjadi penerima berkat, tetapi juga saluran berkat Tuhan.

4. Keluarga adalah rumah misi Tuhan

Misi Kerajaan Allah tidak selalu dimulai dari mimbar. Misi dapat dimulai dari meja makan, ruang keluarga, kamar anak, lingkungan tempat tinggal, sekolah, tempat kerja, dan masyarakat.

Keluarga dapat menjadi kesaksian melalui kehidupan sehari-hari. Ayah menjadi teladan kepemimpinan yang melayani. Ibu menjadi teladan kasih dan ketekunan. Anak-anak belajar menjadi terang di lingkungan mereka. Seluruh anggota keluarga bersama-sama menjadi saksi Kristus.

Maka rumah kita bukan hanya tempat untuk tinggal. Rumah kita adalah tempat Tuhan membentuk kita dan mengutus kita.

5. Visi dan misi harus menjadi gaya hidup

Visi “menjadi serupa dengan Kristus” tidak cukup ditulis di dinding rumah.

Visi itu harus terlihat dalam cara kita berbicara, mengambil keputusan, menggunakan uang, menyelesaikan konflik, mendidik anak, memperlakukan pasangan, dan melayani orang lain.

Demikian juga misi “Kerajaan Allah” bukan hanya sebuah program keluarga. Misi adalah cara keluarga menjalani kehidupan setiap hari.

Keluarga yang kuat bukan keluarga yang tidak pernah mengalami masalah. Keluarga yang kuat adalah keluarga yang ketika menghadapi masalah, tetap memilih berjalan bersama Tuhan.

“Bukan sekadar keluarga yang hidup bersama, tetapi keluarga yang berjalan bersama Tuhan.

“Ketika keluarga menjadi serupa dengan Kristus, rumah menjadi tempat Kerajaan Allah dinyatakan.”

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Roma 8:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya

    BalasHapus
  2. Dea yosifa artasasta sagalaSenin, Agustus 31, 2026 4:32:00 AM

    Namun keluarga Kristen dipanggil untuk memiliki tujuan yang lebih tinggi. Visi keluarga bukan sekadar menjadi keluarga yang sukses, kaya, atau terkenal, tetapi menjadi keluarga yang semakin serupa dengan Kristus.

    BalasHapus
  3. calistajennifet@gmail.comSenin, Agustus 31, 2026 4:35:00 AM

    Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

    BalasHapus
  4. Matius 6:33 : Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

    BalasHapus
  5. Namun keluarga Kristen dipanggil untuk memiliki tujuan yang lebih tinggi. Visi keluarga bukan sekadar menjadi keluarga yang sukses, kaya, atau terkenal, tetapi menjadi keluarga yang semakin serupa dengan Kristus.

    BalasHapus
  6. Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

    BalasHapus
  7. Keluarga yang kuat bukan keluarga yang tidak pernah mengalami masalah. Keluarga yang kuat adalah keluarga yang ketika menghadapi masalah, tetap memilih berjalan bersama Tuhan.

    BalasHapus
  8. Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

    BalasHapus
  9. Jika orang tua menunjukkan kasih, maka sang anak belajar mengasihi. Jika orang tua belajar mengampuni, anak belajar mengampuni. Jika orang tua menghormati Tuhan, anak belajar menghormati Tuhan.

    BalasHapus
  10. “Ketika keluarga menjadi serupa dengan Kristus, rumah menjadi tempat Kerajaan Allah dinyatakan.”

    BalasHapus
  11. Misi adalah cara keluarga menjalani kehidupan setiap hari.

    BalasHapus
  12. Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

    BalasHapus
  13. Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

    BalasHapus
  14. Ketika keluarga menjadi serupa dengan Kristus, rumah menjadi tempat Kerajaan Allah dinyatakan.”

    BalasHapus
  15. keluarga adalah sekolah pertama untuk menjadi serupa dengan Kristus

    BalasHapus
  16. Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

    BalasHapus
  17. Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

    BalasHapus
  18. Roma 8:29 “Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya.”

    BalasHapus
  19. Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

    BalasHapus
  20. Roma 8:29 menunjukkan bahwa tujuan Allah bagi orang percaya adalah menjadi serupa dengan Kristus.

    BalasHapus

Posting Komentar