MENJADI SERUPA DENGAN KRISTUS | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 

MENJADI SERUPA DENGAN KRISTUS

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-217, Tahun 2026: Daniel 1-4

Efesus 4:22–24 "Yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya." Salah satu bukti nyata keselamatan bukan hanya perubahan status di hadapan Allah, tetapi juga perubahan karakter. Allah tidak sekadar mengampuni dosa, tetapi mengubah kehidupan orang percaya agar semakin menyerupai Kristus.

Dalam Efesus 4:22–24, Rasul Paulus menggambarkan proses pertumbuhan rohani melalui tiga tindakan: menanggalkan manusia lama, diperbarui dalam pikiran, dan mengenakan manusia baru. Inilah proses transformasi menuju keserupaan dengan Kristus.

Surat Efesus ditulis oleh Rasul Paulus ketika berada dalam penjara di Roma sekitar tahun 60–62 M. Pasal 1–3 menekankan identitas dan berkat rohani orang percaya di dalam Kristus. Pasal 4–6 berfokus pada bagaimana identitas itu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada pasal 4, Paulus menasihati jemaat agar tidak lagi hidup seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah (Efesus 4:17–21), melainkan hidup sesuai dengan identitas baru mereka di dalam Kristus.

1. "Menanggalkan" (apotithēmi – ἀποτίθημι)

Kata ini berarti melepaskan atau menanggalkan pakaian.

Paulus memakai gambaran seseorang yang melepas pakaian lama yang kotor untuk mengenakan pakaian baru yang bersih.

Manusia lama melambangkan kehidupan yang dikuasai dosa.

2. "Dibaharui" (ananeoō – į¼€Ī½Ī±Ī½ĪµĻŒĻ‰)

Berarti terus-menerus diperbaruiKata ini berbentuk proses yang berkelanjutan. Pembaruan terjadi setiap hari melalui karya Roh Kudus dan Firman Tuhan.

3. "Mengenakan" (endyō – į¼Ī½Ī“ĻĻ‰)

Berarti memakai pakaian baruManusia baru adalah identitas yang telah diperbarui di dalam Kristus.

I. Menanggalkan Manusia Lama

"Harus menanggalkan manusia lama." Manusia lama menunjuk kepada pola hidup sebelum mengenal Kristus.

Ciri-cirinya antara lain: hidup dalam dosa, kebohongan, amarah yang tidak terkendali, percabulan, keserakahan, kepahitan, egoisme.

Paulus menegaskan bahwa orang percaya tidak boleh terus hidup menurut pola lama.

II. Diperbarui dalam Roh dan Pikiran

"Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu."

Transformasi Kristen dimulai dari pembaruan pikiran.

Allah mengubah cara kita: berpikir, memandang hidup, mengambil keputusan, memperlakukan orang lain.

Pembaruan ini berlangsung melalui: Firman Tuhan, doa, karya Roh Kudus, persekutuan dengan tubuh Kristus.

III. Mengenakan Manusia Baru

"Mengenakan manusia baru." Manusia baru adalah kehidupan yang telah dipulihkan menurut gambar Allah.

Karakter manusia baru mencerminkan karakter Kristus: kasih, kerendahan hati, kesabaran, kekudusan, kejujuran, pengampunan, kemurahan hati. Inilah kehidupan yang semakin menyerupai Yesus.

Hubungan dengan Menjadi Serupa dengan Kristus

Efesus 4:22–24 menunjukkan bahwa keserupaan dengan Kristus bukan sekadar perubahan perilaku, tetapi perubahan identitas dan karakter.

Prosesnya meliputi:

1.   Meninggalkan manusia lama.

2.   Membiarkan Roh Kudus memperbarui pikiran.

3.   Mengenakan karakter Kristus.

Semakin kita berjalan bersama Kristus, semakin nyata gambar Kristus dalam kehidupan kita.

Bayangkan seseorang bekerja di tempat yang penuh lumpur. Setelah selesai bekerja, ia tidak mungkin mengenakan pakaian baru tanpa terlebih dahulu melepaskan pakaian lamanya yang kotor.

Demikian juga kehidupan rohani. Kita tidak dapat hidup seperti Kristus sambil terus mempertahankan kebiasaan lama yang berdosa. Allah memanggil kita untuk menanggalkan manusia lama, menerima pembaruan dari Roh Kudus, dan mengenakan kehidupan baru di dalam Kristus.

Efesus 4:22–24 mengajarkan bahwa menjadi serupa dengan Kristus adalah proses yang melibatkan pertobatan, pembaruan pikiran, dan kehidupan baru. Orang percaya dipanggil bukan hanya meninggalkan dosa, tetapi juga mengenakan karakter Kristus setiap hari.

Transformasi ini terjadi oleh anugerah Allah melalui karya Roh Kudus, dan terlihat dalam kehidupan yang semakin mencerminkan kasih, kebenaran, dan kekudusan Kristus.

"Keserupaan dengan Kristus bukan terjadi ketika kita sekadar mengetahui firman Tuhan, tetapi ketika firman itu membentuk cara berpikir, karakter, dan seluruh kehidupan kita." 

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Semakin kita berjalan bersama Kristus, semakin nyata gambar Kristus dalam kehidupan kita. God bless šŸ˜‡šŸ™

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Ruth Kezia Christa Bela SitinjakKamis, Agustus 06, 2026 4:16:00 AM

    Semakin kita berjalan bersama Kristus, semakin nyata gambar Kristus dalam kehidupan kita.

    BalasHapus
  4. Dea yosifa artasasta sagalaKamis, Agustus 06, 2026 4:32:00 AM

    Dalam Efesus 4:22–24, Rasul Paulus menggambarkan proses pertumbuhan rohani melalui tiga tindakan: menanggalkan manusia lama, diperbarui dalam pikiran, dan mengenakan manusia baru. Inilah proses transformasi menuju keserupaan dengan Kristus.

    BalasHapus
  5. Allah memanggil kita untuk menanggalkan manusia lama, menerima pembaruan dari Roh Kudus, dan mengenakan kehidupan baru di dalam Kristus.

    BalasHapus
  6. Dalam Efesus 4:22–24, Rasul Paulus menggambarkan proses pertumbuhan rohani melalui tiga tindakan: menanggalkan manusia lama, diperbarui dalam pikiran, dan mengenakan manusia baru. Inilah proses transformasi menuju keserupaan dengan Kristus.

    BalasHapus
  7. Dalam Efesus 4:22–24, Rasul Paulus menggambarkan proses pertumbuhan rohani melalui tiga tindakan: menanggalkan manusia lama, diperbarui dalam pikiran, dan mengenakan manusia baru. Inilah proses transformasi menuju keserupaan dengan Kristus.

    BalasHapus
  8. Paulus memakai gambaran seseorang yang melepas pakaian lama yang kotor untuk mengenakan pakaian baru yang bersih.

    BalasHapus
  9. Irianne.junika Putri SiahaanKamis, Agustus 06, 2026 5:07:00 AM

    Karakter manusia baru mencerminkan karakter Kristus: kasih, kerendahan hati, kesabaran, kekudusan, kejujuran, pengampunan, kemurahan hati. Inilah kehidupan yang semakin menyerupai Yesus.

    BalasHapus
  10. Semakin kita berjalan bersama Kristus, semakin nyata gambar Kristus di dalam kehidupan kita.

    BalasHapus
  11. Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga by Neta

    BalasHapus
  12. Manusia lama melambangkan kehidupan yang dikuasai dosa.

    BalasHapus
  13. Karakter manusia baru mencerminkan karakter Kristus: kasih, kerendahan hati, kesabaran, kekudusan, kejujuran, pengampunan, kemurahan hati. Inilah kehidupan yang semakin menyerupai Yesus.

    BalasHapus
  14. Karakter manusia baru mencerminkan karakter Kristus: kasih, kerendahan hati, kesabaran, kekudusan, kejujuran, pengampunan, kemurahan hati. Inilah kehidupan yang semakin menyerupai Yesus.

    BalasHapus
  15. Karakter manusia baru mencerminkan karakter Kristus: kasih, kerendahan hati, kesabaran, kekudusan, kejujuran, pengampunan, kemurahan hati. Inilah kehidupan yang semakin menyerupai Yesus.

    BalasHapus
  16. Efesus 4:22–24 menunjukkan bahwa keserupaan dengan Kristus bukan sekadar perubahan perilaku, tetapi perubahan identitas dan karakter.

    BalasHapus
  17. YOSUA CHRISTOPHER SITINJAKKamis, Agustus 06, 2026 5:35:00 AM

    Dalam Efesus 4:22–24, Rasul Paulus menggambarkan proses pertumbuhan rohani melalui tiga tindakan: menanggalkan manusia lama, diperbarui dalam pikiran, dan mengenakan manusia baru. Inilah proses transformasi menuju keserupaan dengan

    BalasHapus
  18. Menanggalkan manusia lama memang tidak selalu mudah, tetapi Tuhan tidak pernah berhenti memperbarui setiap orang yang mau hidup dekat dengan-Nya. Kiranya kita terus bertumbuh menjadi semakin serupa dengan Kristus

    BalasHapus
  19. Dalam Efesus 4:22–24, Rasul Paulus menggambarkan proses pertumbuhan rohani melalui tiga tindakan: menanggalkan manusia lama, diperbarui dalam pikiran, dan mengenakan manusia baru. Inilah proses transformasi menuju keserupaan dengan Kristus.

    BalasHapus
  20. Allah mengubah cara kita: berpikir, memandang hidup, mengambil keputusan, memperlakukan orang lain.

    BalasHapus
  21. Karakter manusia baru mencerminkan karakter Kristus: kasih, kerendahan hati, kesabaran, kekudusan,

    BalasHapus
  22. Kristus adalah cerminan hidup kita untuk tetap berkarakteršŸ”„

    BalasHapus
  23. Dalam Efesus 4:22–24, Rasul Paulus menggambarkan proses pertumbuhan rohani melalui tiga tindakan: menanggalkan manusia lama, diperbarui dalam pikiran, dan mengenakan manusia baru. Inilah proses transformasi menuju keserupaan dengan Kristus.

    BalasHapus
  24. Keserupaan dengan Kristus bukan terjadi ketika kita sekadar mengetahui firman Tuhan, tetapi ketika firman itu membentuk cara berpikir, karakter, dan seluruh kehidupan kita

    BalasHapus
  25. Menjadi serupa dengan Kristus adalah proses pertumbuhan yang berlangsung seumur hidup. Setiap orang percaya dipanggil untuk terus berubah agar memiliki karakter seperti Yesus.

    BalasHapus
  26. Ayat Hari Ini
    Efesus 4:22–24 mengajarkan bahwa menjadi serupa dengan Kristus adalah proses yang melibatkan pertobatan, pembaruan pikiran, dan kehidupan baru. Orang percaya dipanggil bukan hanya meninggalkan dosa, tetapi juga mengenakan karakter Kristus setiap hari.

    BalasHapus

Posting Komentar