%20(1).png)
BUKAN SIAPA SAYA, TETAPI SAYA BERSAMA SIAPA
Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan,
disayang Tuhan
Bacaan Alkitab Hari Ke-213, Tahun 2026: Yehezkiel 34-36
Mazmur
139:14 "Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib;
ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya."
Mazmur 139 adalah mazmur Daud yang memuji
kemahatahuan, kemahahadiran, dan kemahakuasaan Allah. Daud menyadari bahwa
hidupnya tidak terjadi secara kebetulan. Sejak dalam kandungan, Allah telah
membentuk, mengenal, dan menetapkan tujuan bagi hidupnya.
Di tengah dunia yang sering menilai seseorang
berdasarkan penampilan, jabatan, kekayaan, atau prestasi, Mazmur 139:14 mengajarkan
bahwa nilai hidup kita berasal dari Allah. Namun, lebih dari sekadar mengetahui
siapa diri kita, ayat ini mengarahkan kita kepada hubungan yang intim dengan
Sang Pencipta. Karena itu, yang terutama bukan siapa saya, tetapi saya
bersama siapa.
1. Nilai
hidup kita berasal dari Allah, bukan dari dunia
Daud berkata, "Aku bersyukur
kepada-Mu..."
Ucapan syukur ini lahir karena Daud memahami bahwa
dirinya adalah karya Allah.
Dunia sering mengukur nilai seseorang dari
keberhasilan dan pengakuan. Namun, Firman Tuhan menyatakan bahwa kita berharga
karena Allah sendiri yang menciptakan kita menurut rancangan-Nya.
Ketika kita memahami hal ini, kita tidak lagi hidup
untuk mencari penerimaan manusia, tetapi untuk menyenangkan hati Tuhan.
2. Kita
diciptakan dengan tujuan yang mulia
Daud melanjutkan, "...kejadianku dahsyat
dan ajaib."
Setiap orang memiliki keunikan dan panggilan yang
diberikan Tuhan. Tidak ada ciptaan-Nya yang sia-sia.
Mungkin kita merasa memiliki banyak kekurangan,
tetapi Tuhan tidak pernah salah dalam menciptakan kita. Dia dapat memakai orang
yang sederhana untuk mengerjakan perkara-perkara besar bagi kemuliaan-Nya.
Karena itu, fokus kita bukan pada keterbatasan
diri, tetapi pada Tuhan yang memanggil dan menyertai kita.
3.
Kesadaran akan Allah membawa kita hidup bersama-Nya
Daud berkata, "...jiwaku benar-benar
menyadarinya."
Pengenalan akan Allah bukan hanya pengetahuan di
pikiran, tetapi pengalaman pribadi bersama Tuhan.
Daud mampu menghadapi Goliat, melewati masa
pelarian, dan memimpin Israel karena ia hidup dalam penyertaan Tuhan.
Inilah inti tema hari ini: Bukan siapa saya yang
membuat saya kuat, tetapi saya bersama Allah yang Mahakuasa.
4.
Penyertaan Tuhan memberi makna bagi hidup
Mazmur 139 bukan hanya berbicara tentang
penciptaan, tetapi juga tentang penyertaan Allah yang tidak pernah meninggalkan
umat-Nya.
Orang percaya memiliki identitas yang kokoh karena
hidupnya berada di dalam tangan Tuhan. Ketika kita berjalan bersama-Nya, kita
memiliki damai, pengharapan, dan keberanian menghadapi masa depan.
Daud adalah contoh yang tepat dari Mazmur ini.
Sebelum menjadi raja, ia hanyalah seorang gembala. Namun, Daud tidak
mengandalkan status atau kekuatannya. Ia percaya kepada Tuhan yang
menyertainya.
Saat menghadapi Goliat, Daud berkata: "Engkau
mendatangi aku dengan pedang, tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau
dengan nama TUHAN semesta alam." (1 Samuel 17:45)
Kemenangan Daud bukan karena siapa dirinya, tetapi
karena ia berjalan bersama Allah.
Sebagai orang percaya, marilah kita:
- Mensyukuri diri
sebagai ciptaan Allah yang berharga.
- Berhenti
membandingkan diri dengan orang lain.
- Membangun hubungan
yang intim dengan Tuhan melalui doa dan Firman.
- Mengandalkan
penyertaan Tuhan lebih daripada kemampuan diri sendiri.
- Menggunakan hidup
kita untuk memuliakan Allah.
Mazmur 139:14 mengajarkan bahwa kita adalah ciptaan
Allah yang ajaib dan penuh tujuan. Namun, identitas itu akan menemukan makna yang
utuh ketika kita hidup dekat dengan Sang Pencipta.
Jangan biarkan dunia menentukan siapa Anda. Biarlah
Allah yang membentuk identitas Anda.
Bukan
siapa saya yang menentukan masa depan saya, tetapi saya bersama siapa. Ketika kita berjalan bersama Tuhan, hidup
kita dipenuhi damai, arah yang jelas, dan keyakinan bahwa Dia akan
menyelesaikan setiap rencana-Nya dalam hidup kita.
"Kita
berharga bukan karena apa yang dunia katakan tentang kita, tetapi karena Allah
yang menciptakan dan menyertai kita. Bersama-Nya, hidup yang sederhana menjadi
luar biasa bagi kemuliaan-Nya."
Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati,
diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga
Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat
menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)
Komentar
Posting Komentar