BAB 5
PELAYANAN YESUS MENJANGKAU SELURUH
ASPEK HIDUP MANUSIA
Bacaan Alkitab:
Matius 10:5–15; Matius 25:14–30; Matius 7:15–23; Matius 10:16–32; Matius
7:24–27
Matius
25:21 “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia.”
Pelayanan sering kali dipahami hanya sebagai kegiatan yang dilakukan di
gereja, misalnya menjadi pemain musik, pemimpin pujian, guru sekolah minggu,
atau anggota paduan suara.
Namun pelayanan Yesus menunjukkan bahwa pelayanan memiliki cakupan yang
jauh lebih luas.
Yesus hadir untuk manusia secara utuh. Ia mengajar, memberitakan Kerajaan
Allah, menyembuhkan, menguatkan, menolong, menerima orang yang tersisih, dan
mengajarkan kebenaran.
Karena itu, pelayanan Kristen bukan hanya tentang apa yang kita
lakukan di gereja, tetapi tentang bagaimana hidup kita menjadi berkat
bagi sesama.
PELAYANAN
YESUS MENJANGKAU MANUSIA
Yesus menunjukkan kasih Allah melalui pelayanan-Nya.
Pelayanan Yesus mencakup:
1.
Pelayanan melalui pengajaran
Yesus mengajar orang banyak tentang Kerajaan Allah dan kehidupan yang
benar.
2.
Pelayanan melalui kepedulian
Yesus memperhatikan kebutuhan manusia.
3.
Pelayanan melalui penyembuhan
Yesus menunjukkan belas kasih kepada mereka yang menderita.
4.
Pelayanan melalui penerimaan
Yesus tidak memandang seseorang hanya berdasarkan status sosialnya.
5.
Pelayanan melalui teladan hidup
Yesus bukan hanya mengajarkan kasih, tetapi menjalankan kasih tersebut.
Prinsip
utama: Yesus melayani manusia dengan kasih dan membawa manusia semakin dekat
kepada Allah.
BERBAGI
KETERAMPILAN DAN PENGETAHUAN
Setiap manusia memiliki sesuatu yang dapat dibagikan. Seorang remaja
mungkin memiliki kemampuan:
- mengajar;
- bermain
musik;
- bernyanyi;
- menggambar;
- olahraga;
- komputer;
- membuat
video;
- berbicara
di depan umum;
- memasak;
- menulis;
- mengorganisasi
kegiatan;
- membantu
teman belajar.
Kemampuan tersebut dapat menjadi sarana pelayanan.
Contoh:
Jika kamu pandai matematika, kamu dapat membantu teman yang kesulitan
belajar.
Jika kamu pandai membuat desain, kamu dapat membantu membuat poster
kegiatan sekolah atau gereja.
Jika kamu pandai bermain musik, kamu dapat menggunakannya untuk
pelayanan.
Talenta
menjadi bermakna ketika digunakan untuk memberkati orang lain.
MENGEMBANGKAN
TALENTA YANG TUHAN BERIKAN
Perumpamaan
tentang Talenta
Matius
25:14–30.
Yesus menceritakan tentang seorang tuan yang memberikan talenta kepada
hamba-hambanya.
Jumlah yang diberikan berbeda-beda, tetapi masing-masing menerima
tanggung jawab.
Hal penting dalam perumpamaan ini bukan sekadar berapa banyak talenta
yang diterima, tetapi bagaimana talenta tersebut digunakan dan dikembangkan.
Pelajaran penting:
1. Setiap
orang memiliki kemampuan yang berbeda.
Kita tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain.
2.
Talenta adalah pemberian Tuhan.
Karena itu, kita perlu bersyukur.
3.
Talenta harus dikembangkan.
Kemampuan tidak akan berkembang tanpa latihan dan usaha.
4.
Talenta harus digunakan secara bertanggung jawab.
Talenta bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri.
5.
Talenta dapat menjadi berkat.
Tuhan memberikan kemampuan agar kehidupan kita dapat memberi manfaat bagi
orang lain.
TALENTA
BUKAN HANYA BAKAT SENI
Talenta dapat berupa kemampuan yang beragam.
Talenta
intelektual
- berpikir
kritis;
- memecahkan
masalah;
- belajar
dengan baik.
Talenta
sosial
- berkomunikasi;
- bekerja
sama;
- memimpin;
- mendengarkan
orang lain.
Talenta
kreatif
- menggambar;
- musik;
- menulis;
- desain;
- membuat
video.
Talenta
praktis
- memasak;
- memperbaiki
sesuatu;
- mengelola
kegiatan;
- menggunakan
teknologi.
Talenta
pelayanan
- mengajar;
- mendoakan;
- menghibur;
- menolong;
- melayani.
Setiap talenta dapat dipakai untuk kemuliaan Tuhan.
MENGAPA
TALENTA HARUS DIKEMBANGKAN?
Talenta yang tidak dikembangkan tidak akan memberikan hasil yang
maksimal.
Untuk mengembangkan talenta diperlukan: Kenali → Latih → Kembangkan →
Gunakan → Bagikan
Contoh:
Talenta: berbicara
Latihan: mengikuti
diskusi dan belajar berbicara di depan umum.
Pengembangan: mengikuti
kegiatan presentasi atau pelayanan.
Penggunaan: menjadi
pembawa acara, pemimpin diskusi, atau menyampaikan renungan.
Dampak: membantu
dan memberkati orang lain.
PELAYANAN
YANG BERDAMPAK
Pelayanan yang berdampak adalah pelayanan yang membawa kebaikan dan
perubahan bagi kehidupan orang lain.
Remaja Kristen dapat melakukan pelayanan sederhana.
Di rumah
- membantu
orang tua;
- memperhatikan
saudara;
- menciptakan
suasana damai.
Di
sekolah
- membantu
teman belajar;
- menjadi
teman yang baik;
- tidak
melakukan bullying;
- bekerja
sama dalam kebaikan.
Di gereja
- membantu
pelayanan remaja;
- menggunakan
talenta;
- mengikuti
kegiatan sosial.
Di
masyarakat
- menjaga
kebersihan;
- membantu
kegiatan sosial;
- peduli
kepada orang yang membutuhkan.
Di dunia
digital
- membuat
konten yang membangun;
- membagikan
informasi positif;
- menggunakan
kemampuan digital untuk membantu orang lain.
MELAYANI
TANPA MEMANDANG PERBEDAAN
Yesus menunjukkan kasih kepada berbagai macam orang.
Sebagai murid Kristus, kita dipanggil untuk melayani tanpa
membeda-bedakan berdasarkan:
- suku;
- latar
belakang;
- kemampuan;
- status
sosial;
- perbedaan
budaya.
Pelayanan Kristen harus menjadi wujud kasih Allah kepada sesama.
Prinsip: “Saya
diberkati untuk menjadi berkat.”
KOMITMEN
“Saya menyadari bahwa setiap kemampuan yang saya miliki adalah pemberian
Tuhan. Saya mau mengembangkan talenta saya dengan sungguh-sungguh dan
menggunakannya untuk melayani, menolong, dan menjadi berkat bagi sesama.”
RANGKUMAN
1. Yesus
memberikan teladan pelayanan kepada manusia.
2. Pelayanan
Yesus menjangkau berbagai aspek kehidupan manusia.
3. Setiap
orang memiliki talenta yang berbeda.
4. Talenta
merupakan pemberian Tuhan yang perlu disyukuri.
5. Talenta
harus dikembangkan dengan bertanggung jawab.
6. Talenta
bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri.
7. Talenta
dapat digunakan untuk melayani dan memberkati sesama.
8. Remaja
Kristen dipanggil menjadi berkat di rumah, sekolah, gereja, masyarakat, dan
dunia digital.
TUGAS
HARI INI:
1.
Daniel pandai membuat video. Ia sering membuat video
untuk hiburan pribadi dan mendapatkan banyak perhatian dari teman-temannya. Suatu
hari, gereja membutuhkan seseorang yang dapat membantu membuat video kegiatan
sosial. Daniel sebenarnya mampu melakukannya, tetapi ia merasa tidak mendapat
keuntungan pribadi. Apa masalah yang dihadapi Daniel? Bagaimana Daniel dapat
menggunakan talentanya untuk melayani? Mengapa talenta tidak seharusnya hanya
digunakan untuk kepentingan pribadi? Apa yang dapat dilakukan Daniel agar
talentanya semakin berkembang? Bagaimana pelayanan Daniel dapat berdampak bagi
orang lain?
2.
“Apakah seseorang harus memiliki talenta yang luar
biasa untuk dapat melayani Tuhan dan sesama?” Berikan jawaban berdasarkan Matius
25:14–30.

1.Daniel memiliki talenta membuat video yang sangat baik, namun ia memandang kemampuannya hanya untuk kepentingan diri sendiri dan keuntungan pribadi. Ia ragu membantu gereja karena tidak mendapatkan keuntungan pribadi.
BalasHapus2.Dalam Matius 25:14–30, tuan memberikan talenta berbeda-beda jumlahnya:
- Kepada yang satu 5 talenta
- Kepada yang lain 2 talenta
- Kepada yang lain 1 talenta
Yang penting bukan seberapa besar atau luar biasa talentanya, melainkan bagaimana ia menggunakannya dengan setia dan bertanggung jawab.
1.Daniel menghadapi masalah tentang apakah ini menguntungkan bagi diri nya dan dia merasa tidak menguntungkan, dia bisa menggunakan nya dengan membantu orang orang yang membutuhkan bantuannya, karena Tuhan memberikan itu bukan untuk diri sendiri semata tapi untuk membantu dan menolong orang yang tidak bisa, bisa dengan membantu orang lain dan mempelajari nya lebih giat dari orang yang lebih bisa, membantu orang bisa mempercepat kegiatan orang lain , mempermudah dll
BalasHapus2.tidak perlu karena yang tidak punya talenta bisa membantu yang mempunyai talenta dan sebalik nya agar lebih cepat dan lebih baik pekerjaan nya
1. Daniel Mendapat kan keuntungan.
BalasHapusDengan membantu membuat video kegiatan sosial di gereja. Karena talenta di beri Tuhan untuk membantu orang orang yang kesulitan. Dengan terus Melatih talenta tersebut agar berkembang.
Membawa pengaruh positif bagi orang sekitar.
2. Tidak juga, karena manusia memiliki talenta yang berbeda beda dan tidak semua orang memiliki talenta yang luar biasa untuk dapat melayani Tuhan.
1.masalah daniel adalah dimerasa tidak dapat untung membuat video kegiatan sosial,membuat video tentang kebaikan Tuhan Yesus,karena tuhan menciptakan talenta untuk melayani tuhan,melatih editing videonya dan selalu berdoa kepada Tuhan,daniel bisa membantu temannya untuk membuat tugas video.
BalasHapus2.walaupun kita tidak punya atau punya kita bisa melayani tuhan tatapi dengan hati yang serius
1. Daniel merasa tidak mendapatkan keuntungan pribadi.
BalasHapusDengan mengupload video kegiatan sosial dari gereja.
Karena dapat membantu sesama melalui talenta yg kita punya.
Rajin berlatih/menggunakan talentanya, mencobanya.
Membantu gereja membuat video kegiatan sosial dgn bagus.
2. Tidak juga, karena talenta itu baik, melayani Tuhan dan sesama tidak harus memiliki talenta yg luar biasa.
Jawaban :
BalasHapus1.ia tidak bisa mengambil keputusan, karena merasa tidak di untung kan secara pribadi, tidak mau mengorbankan waktu dan energi nya. menerima ajakan gerejamemubuat video kegiatan sosial. agar dapat berguna bagi orang-orang, dapat berkembang dan mempelajari hal hal baru.berlatih secara konsisten mengasah kemampuan dan terus belajar.
melakukan pelayanan dengan ikhlas dan penuh sukacita, dilakukan dengan senantiasa
2.
Jawaban :
BalasHapus1.ia tidak bisa mengambil keputusan, karena merasa tidak di untung kan secara pribadi, tidak mau mengorbankan waktu dan energi nya. menerima ajakan gerejamemubuat video kegiatan sosial. agar dapat berguna bagi orang-orang, dapat berkembang dan mempelajari hal hal baru.berlatih secara konsisten mengasah kemampuan dan terus belajar.
melakukan pelayanan dengan ikhlas dan penuh sukacita, dilakukan dengan senantiasa
2.tidak , karena Tuhan telah memberikan talenta yang terbaik untuk kita, dan kegagalan bukan akhir dari usaha, dan karena melayani dilihat dari ketulusan hati dan tanggung jawab
1.ia tidak bisa mengambil keputusan, karena merasa tidak di untung kan secara pribadi, tidak mau mengorbankan waktu dan energi nya. menerima ajakan gerejamemubuat video kegiatan sosial. agar dapat berguna bagi orang-orang, dapat berkembang dan mempelajari hal hal baru.berlatih secara konsisten mengasah kemampuan dan terus belajar.
BalasHapusmelakukan pelayanan dengan ikhlas dan penuh sukacita, dilakukan dengan senantiasa
2.
jawabannya
BalasHapus1. daniel bingung karna tidak bisa mengambil keputusan begitu saja karna ia juga merasa tidak diuntungkan dan diapun tidak mau mengorbankan waktu dengan energinya.. mengupload video kegiatan di gereja karna bisa membantu semua lewat talenta yang kita punya rajin menggunakan talentanya untuk membantu membuat video kegiatan di gereja
2. tidak , karna setiap manusianya memiliki talenta yang tentunya berbeda beda tapi kita harus tetap melayani Tuhan dengan hati yang tulus dan serius
*nazwa aulia
Hapus