%20(1).png)
BUKAN SIAPA SAYA, TETAPI SAYA BERSAMA SIAPA
Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan,
disayang Tuhan
Bacaan Alkitab Hari Ke-209, Tahun 2026: Yehezkiel 19-22
Galatia
2:20 "Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan
Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam
daging adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan
menyerahkan diri-Nya untuk aku."
Surat Galatia ditulis oleh Rasul Paulus untuk
menegaskan bahwa keselamatan diperoleh karena kasih karunia melalui iman kepada
Yesus Kristus, bukan karena usaha manusia menaati hukum Taurat.
Dalam Galatia 2:20, Paulus memberikan kesaksian
pribadinya tentang perubahan hidup yang radikal setelah bertemu dengan Kristus.
Dahulu Paulus dikenal sebagai penganiaya jemaat.
Namun setelah mengalami perjumpaan dengan Yesus, hidupnya berubah sepenuhnya.
Ia menyadari bahwa kekuatan hidupnya bukan lagi berasal dari dirinya sendiri,
melainkan dari Kristus yang hidup di dalamnya.
Tema ini mengajarkan bahwa kehidupan orang
percaya tidak ditentukan oleh siapa dirinya, tetapi oleh bersama siapa ia
hidup.
1.
Identitas lama telah disalibkan bersama Kristus
Paulus berkata, "Aku telah disalibkan
dengan Kristus."
Kalimat ini tidak berarti Paulus mati secara fisik,
tetapi menunjukkan bahwa manusia lama dengan segala dosa, kesombongan, dan
ambisi pribadinya telah diserahkan kepada Kristus.
Orang percaya dipanggil meninggalkan cara hidup
lama dan menerima identitas baru sebagai milik Kristus.
2.
Kristus menjadi pusat kehidupan
Paulus melanjutkan, "Bukan lagi aku sendiri
yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku."
Inilah inti kehidupan Kristen.
Hidup tidak lagi berpusat pada keinginan pribadi,
melainkan pada kehendak Kristus. Setiap keputusan, perkataan, pelayanan, dan
tujuan hidup diarahkan untuk memuliakan Tuhan.
Karena itu, bukan siapa saya yang menjadi
kekuatan hidup saya, tetapi Kristus yang hidup di dalam saya.
3. Hidup
dijalani oleh iman kepada Kristus
Paulus berkata, "Hidupku... adalah hidup
oleh iman dalam Anak Allah."
Iman bukan hanya percaya bahwa Yesus ada, tetapi
mempercayakan seluruh hidup kepada-Nya.
Ketika Kristus menjadi pusat hidup, kita
memperoleh:
- Kekuatan ketika
lemah.
- Pengharapan ketika
menghadapi kesulitan.
- Hikmat dalam
mengambil keputusan.
- Damai sejahtera di
tengah badai kehidupan.
4. Kasih
Kristus menjadi dasar kehidupan
Paulus menutup ayat ini dengan berkata, "...yang
telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku."
Ketaatan kita kepada Tuhan bukan didasarkan pada
rasa takut, tetapi sebagai respons terhadap kasih Kristus yang telah lebih
dahulu mengasihi kita melalui pengorbanan-Nya di kayu salib.
Semakin kita menyadari kasih-Nya, semakin kita
rindu hidup bersama Dia setiap hari.
Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk:
- Menjadikan Kristus
sebagai pusat kehidupan.
- Tidak lagi hidup
untuk kepentingan diri sendiri.
- Mengandalkan
penyertaan Kristus dalam setiap keputusan.
- Menjalani hidup
dengan iman kepada Tuhan setiap hari.
Ketika Kristus hidup di dalam kita, keterbatasan
kita tidak lagi menjadi penghalang bagi pekerjaan Tuhan.
Galatia 2:20 mengajarkan bahwa identitas orang
percaya telah berubah. Kita bukan lagi hidup untuk diri sendiri, tetapi hidup
bersama Kristus dan bagi Kristus.
Sebab bukan siapa saya yang menentukan masa
depan saya, tetapi bersama siapa saya menjalani hidup. Ketika Kristus hidup
di dalam kita, hidup kita akan menjadi kesaksian yang memuliakan Allah.
"Kehebatan
hidup bukan terletak pada siapa diri kita, tetapi pada Kristus yang hidup di
dalam kita. Bersama-Nya, hidup yang biasa menjadi alat yang luar biasa bagi
kemuliaan Allah."
Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati,
diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga
Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat
menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)
Kehebatan hidup bukan terletak pada siapa diri kita, tetapi pada Kristus yang hidup di dalam kita. Bersama-Nya, hidup yang biasa menjadi alat yang luar biasa bagi kemuliaan Allah.
BalasHapusSebagai orang percaya, kita diajak meninggalkan kehidupan lama yang dikuasai dosa dan hidup sesuai kehendak Tuhan
BalasHapusHidup tidak lagi berpusat pada keinginan pribadi, melainkan pada kehendak Kristus. Setiap keputusan, perkataan, pelayanan, dan tujuan hidup diarahkan untuk memuliakan Tuhan.
BalasHapusIman bukan hanya percaya bahwa Yesus ada, tetapi mempercayakan seluruh hidup kepada-Nya.
BalasHapusSebab bukan siapa saya yang menentukan masa depan saya, tetapi bersama siapa saya menjalani hidup. Ketika Kristus hidup di dalam kita, hidup kita akan menjadi kesaksian yang memuliakan Allah.
BalasHapusTuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga by Neta
BalasHapusKeberhasilan hidup tidak ditentukan oleh kemampuan atau latar belakang kita, tetapi oleh penyertaan Tuhan dalam hidup kita.
BalasHapusAminn
BalasHapusSemakin kita menyadari kasih Kristus, semakin kita rindu hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Biarlah Tuhan terus memimpin setiap langkah kita
BalasHapusAmin Amin
BalasHapus"Kehebatan hidup bukan terletak pada siapa diri kita, tetapi pada Kristus yang hidup di dalam kita. Bersama-Nya, hidup yang biasa menjadi alat yang luar biasa bagi kemuliaan Allah."
BalasHapusTuhan Yesus memberkati amiin
BalasHapusNamun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku."
HapusTuhan Yesus yang memberkati aminn
BalasHapusKehebatan hidup bukan terletak pada siapa diri kita, tetapi pada Kristus yang hidup di dalam kita. Bersama-Nya, hidup yang biasa menjadi alat yang luar biasa bagi kemuliaan Allah
BalasHapusOrang percaya dipanggil meninggalkan cara hidup lama dan menerima identitas baru sebagai milik Kristus.
BalasHapus"Kehebatan hidup bukan terletak pada siapa diri kita, tetapi pada Kristus yang hidup di dalam kita. Bersama-Nya, hidup yang biasa menjadi alat yang luar biasa bagi kemuliaan Allah."Amin 🙏🏻
BalasHapusSebab bukan siapa saya yang menentukan masa depan saya, tetapi bersama siapa saya menjalani hidup. Ketika Kristus hidup di dalam kita, hidup kita akan menjadi kesaksian yang memuliakan Allah.
BalasHapusSebab bukan siapa saya yang menentukan masa depan saya, tetapi bersama siapa saya menjalani hidup. Ketika Kristus hidup di dalam kita, hidup kita akan menjadi kesaksian yang memuliakan Allah.
BalasHapusAyat Hari Ini
BalasHapusGalatia 2:20 "Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku."
Ketika Kristus hidup di dalam kita, hidup kita akan menjadi kesaksian yang memuliakan Allah. Aminn
BalasHapus"Kehebatan hidup bukan terletak pada siapa diri kita, tetapi pada Kristus yang hidup di dalam kita. Bersama-Nya, hidup yang biasa menjadi alat yang luar biasa bagi kemuliaan Allah.".
BalasHapusGalatia 2:20 "Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku."
BalasHapus