JANGAN MALU MENCERITAKAN KESETIAAN TUHAN KEPADA ORANG LAIN | RUMAH DOA KELUARGA - RDK


JANGAN MALU MENCERITAKAN KESETIAAN TUHAN KEPADA ORANG LAIN

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-160, Tahun 2026: Mazmur 147-150

Mazmur 66:16 “Mari, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku.”

Pemazmur dengan penuh sukacita mengajak orang lain untuk mendengarkan kesaksiannya tentang apa yang telah Tuhan lakukan dalam hidupnya. Ia tidak menyimpan pengalaman bersama Tuhan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi membagikannya agar orang lain juga dikuatkan dan diberkati.

Sering kali kita berpikir bahwa kesaksian harus berupa mujizat besar atau peristiwa yang luar biasa. Padahal, kesetiaan Tuhan juga nyata dalam hal-hal sederhana: kekuatan saat menghadapi masalah, damai sejahtera di tengah pergumulan, pemeliharaan setiap hari, atau jawaban doa yang datang tepat pada waktunya.

Ketika kita menceritakan kesetiaan Tuhan, kita sedang memuliakan nama-Nya. Kesaksian kita dapat menjadi sumber pengharapan bagi mereka yang sedang lemah, menguatkan mereka yang hampir menyerah, dan mengingatkan bahwa Tuhan masih bekerja sampai hari ini.

Daud sering menceritakan pertolongan Tuhan dalam hidupnya melalui mazmur-mazmurnya. Pengalamannya menghadapi singa, beruang, bahkan raksasa Goliat menjadi kesaksian tentang kesetiaan Tuhan yang menyertai dan menolongnya.

Kesaksian tentang kesetiaan Tuhan dapat membangkitkan iman orang lain. Kesaksian adalah cara memuliakan Tuhan. Tuhan bekerja dalam hal-hal besar maupun kecil. Pengalaman bersama Tuhan dapat menguatkan iman orang lain. Kesetiaan Tuhan layak diceritakan kepada banyak orang.

Bayangkan seseorang yang menemukan sumber air di tengah musim kemarau. Tentu ia tidak akan menyimpannya hanya untuk dirinya sendiri, tetapi akan memberitahukannya kepada orang lain yang sedang kehausan.

Demikian juga ketika kita mengalami kebaikan Tuhan, kita dipanggil untuk membagikannya agar orang lain turut dikuatkan.

Aplikasi Hari Ini

  • Ingat dan syukuri setiap pertolongan Tuhan dalam hidup Anda.
  • Ceritakan kesetiaan Tuhan kepada keluarga, sahabat, atau jemaat.
  • Jangan merasa bahwa kesaksian Anda terlalu kecil.
  • Gunakan setiap kesempatan untuk memuliakan Tuhan melalui cerita hidup Anda.

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Iriannejunika Putri SiahaanSelasa, Juni 09, 2026 6:50:00 AM

    Demikian juga ketika kita mengalami kebaikan Tuhan, kita dipanggil untuk membagikannya agar orang lain turut dikuatkan.

    BalasHapus
  2. Kesetiaan Tuhan layak diceritakan kepada banyak orang.

    BalasHapus
  3. Mazmur 66:16 “Mari, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku

    BalasHapus
  4. Dea yosifa artasasta sagalaSelasa, Juni 09, 2026 7:18:00 AM

    Mazmur 66:16 “Mari, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku.”

    BalasHapus
  5. Mazmur 66:16 “Mari, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku.”

    BalasHapus
  6. Mazmur 66:16 “Mari, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku

    BalasHapus
  7. Selasa, Juni 09, 2026 7:21:00 AM
    Mazmur 66:16 “Mari, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku

    BalasHapus
  8. Mazmur 66:16 “Mari, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku.”

    BalasHapus
  9. Pemazmur dengan penuh sukacita mengajak orang lain untuk mendengarkan kesaksiannya tentang apa yang telah Tuhan lakukan dalam hidupnya

    BalasHapus
  10. Kesetiaan Tuhan layak diceritakan kepada banyak orang.

    BalasHapus
  11. Pengalaman bersama Tuhan dapat menguatkan iman orang lain.

    BalasHapus
  12. Mazmur 66:16 “Mari, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku.”

    BalasHapus
  13. Ketika kita menceritakan kesetiaan Tuhan, kita sedang memuliakan nama-Nya.

    BalasHapus
  14. Mazmur 66:16 “Mari, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku”

    BalasHapus
  15. Kesetiaan Tuhan layak diceritakan kepada banyak orang.

    BalasHapus
  16. Mazmur 66:16 “Mari, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku.”

    BalasHapus
  17. Mazmur 66:16 “Mari, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku

    BalasHapus
  18. Ketika kita menceritakan kesetiaan Tuhan, kita sedang memuliakan nama-Nya.

    BalasHapus
  19. Gunakan setiap kesempatan untuk memuliahkan tuhan memulai cerita anda amin ๐Ÿ™๐Ÿ™diaon

    BalasHapus
  20. Ayat hari ini
    Mazmur 66:16 “Mari, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku.”

    BalasHapus
  21. “”Kesaksian kita dapat menjadi sumber pengharapan bagi mereka yang sedang lemah, menguatkan mereka yang hampir menyerah, dan mengingatkan bahwa Tuhan masih bekerja sampai hari ini.”

    BalasHapus
  22. Mazmur 66:16 “Mari, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku.”

    BalasHapus

Posting Komentar