.jpeg)
KERENDAHAN HATI
Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan,
disayang Tuhan
Hari Ke-128, Tahun 2026: Mazmur 19-22
Yohanes 13:14 “Jadi jikalau Aku, Tuhan dan Gurumu,
membasuh kakimu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu.”
Dalam Yohanes 13, tindakan Yesus membasuh kaki
murid bukan sekadar simbol, tetapi tindakan radikal yang membalik nilai
dunia. Pada zaman itu, membasuh kaki adalah pekerjaan hamba paling rendah.
Namun Yesus, Tuhan dan Guru, melakukannya sendiri
Bukan hanya contoh moral, tetapi model hidup
murid Kristus: kerendahan hati yang diwujudkan dalam pelayanan nyata
1.
Kerendahan Hati Dimulai dari Identitas yang Benar
Yesus tahu siapa diri-Nya: Dia Tuhan, Dia Guru, Dia
berkuasa Namun, Dia tetap merendahkan
diri. Tindakan Yesus bukan karena rendah diri, tetapi karena identitas yang
kuat sehingga tidak perlu meninggikan diri
Artinya: Kerendahan hati bukan berarti merasa tidak
berharga,
tetapi tidak perlu meninggikan diri.
2.
Kerendahan Hati Terlihat dalam Tindakan
Yesus tidak hanya berkata: “Jadilah rendah hati”. Tetapi
Dia: Mengambil air, berlutut, membasuh kaki murid. Yohanes 13 menekankan orthopraxis,
kasih dan kerendahan hati harus dilakukan, bukan hanya diajarkan. Kerendahan
hati itu: Terlihat, terasa, nyata
3.
Kerendahan Hati adalah Perintah untuk Dilakukan
Yesus berkata: “Kamu pun wajib…”. Ini bukan
pilihan.
Perintah ini adalah panggilan untuk meniru pola
hidup Kristus dalam komunitas. Jadi: Kerendahan hati bukan hanya sikap
pribadi, tetapi gaya hidup sehari-hari. Itulah hati seorang pemimpin sejati. Dan
itulah hati Kristus.
Renungan:
1. Apakah saya masih suka merasa lebih dari orang
lain?
2. Apakah saya mau melayani hal-hal kecil?
3. Apakah saya hanya mau dilayani, atau juga
melayani?
Hari ini, latih kerendahan hati: Lakukan pekerjaan
kecil tanpa mengeluh, layani tanpa ingin dipuji, hargai setiap orang tanpa
memandang status. Mulailah dari hal sederhana.
Yesus tidak hanya mati bagi kita. Dia juga memberi
teladan bagaimana hidup. Kerendahan hati bukan kelemahan,
tetapi kekuatan sejati dalam Kerajaan Allah.
Yesus, Tuhan, justru melayani. Pengikut Kristus: Tidak
mencari dilayani, tetapi melayani. Lakukan satu tindakan pelayanan sederhana.
Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati,
diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga
Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat
menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)
Kami sekeluarga mau melayani Tuhan Yesus dan Umat~Nya yg di Kasihi dan Jiwa~Jiwa, amien 🙏❤🇮🇱.
BalasHapusAmin 🙏
BalasHapusAminnn
BalasHapusKerendahan hati bukan kelemahan,
tetapi kekuatan sejati dalam Kerajaan Allah.
Amin.. Belajar kerendahan hati seperti Yesus yang mau melayani. Lakukan hal-hal kecil dengan bersyukur dan tanpa mengeluh, lakukan untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
BalasHapusPesan keteladanan
BalasHapusKerendahan hati bukan kelemahan,
BalasHapustetapi kekuatan sejati dalam Kerajaan Allah.
kerendahan hati, adalah dasar dari jati diri sejati, kerendahan hati menunjukkan sikap yang penuh kasih, yang menganggap dia harus melayani, karna dia tidak menganggap di alebih dari orang lain.
BalasHapusYesus tidak hanya mati bagi kita. Dia juga memberi teladan bagaimana hidup. Kerendahan hati bukan kelemahan,
BalasHapustetapi kekuatan sejati dalam Kerajaan Allah.
Kerendahan hati membuat hati lega, damai krn tak ada sesuatu apapun yang perlu dipertahankan
BalasHapusAmin Amin
BalasHapusYohanes 13:14 “Jadi jikalau Aku, Tuhan dan Gurumu, membasuh kakimu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu.”
BalasHapusDalam Yohanes 13, tindakan Yesus membasuh kaki murid bukan sekadar simbol, tetapi tindakan radikal yang membalik nilai dunia. Pada zaman itu, membasuh kaki adalah pekerjaan hamba paling rendah. Namun Yesus, Tuhan dan Guru, melakukannya sendiri
BalasHapusTindakan Yesus bukan karena rendah diri, tetapi karena identitas yang kuat sehingga tidak perlu meninggikan diri
BalasHapusKerendahan hati bukan hanya sikap pribadi, tetapi gaya hidup sehari-hari.
BalasHapusYesus tahu siapa diri-Nya: Dia Tuhan, Dia Guru, Dia berkuasa Namun, Dia tetap merendahkan diri
BalasHapusAyat Hari Ini
BalasHapusYohanes 13:14 “Jadi jikalau Aku, Tuhan dan Gurumu, membasuh kakimu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu.”
Gbu by N
BalasHapusArtinya: Kerendahan hati bukan berarti merasa tidak berharga,
BalasHapustetapi tidak perlu meninggikan diri.
(GRACE NABABAN)
Amen, kekuatan sejati dalam Kerajaan Allah.
BalasHapusKerendahan hati bukan berarti merasa tidak berharga,
BalasHapustetapi tidak perlu meninggikan diri.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusYesus tahu siapa diri-Nya: Dia Tuhan, Dia Guru, Dia berkuasa Namun, Dia tetap merendahkan diri.
BalasHapus