KETAATAN ADALAH BENTUK KASIH
Shalom,
apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan
Alkitab Hari Ke-115, Tahun 2026: Ayub 9-12
Yohanes
14:15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku.”
Banyak
orang berpikir bahwa kasih kepada Tuhan cukup diungkapkan melalui kata-kata
atau perasaan. Namun Yesus menegaskan bahwa kasih sejati kepada-Nya dinyatakan
melalui ketaatan.
Ketaatan
bukanlah beban, melainkan respons dari hati yang mengasihi Tuhan. Ketika kita
benar-benar mengasihi Tuhan, kita akan rindu melakukan apa yang menyenangkan
hati-Nya.
Sering
kali kita berkata bahwa kita mengasihi Tuhan, tetapi dalam praktiknya kita
masih memilih jalan sendiri. Firman Tuhan mengingatkan bahwa kasih yang sejati
selalu disertai dengan tindakan.
Abraham
menunjukkan kasihnya kepada Tuhan melalui ketaatan. Ia rela mempersembahkan
Ishak karena percaya kepada Tuhan. Kasih kepada Tuhan terlihat melalui tindakan
nyata.
Seperti
seorang anak yang mengasihi orang tuanya. Ia tidak hanya mengatakan “aku
sayang”, tetapi juga mendengarkan dan melakukan apa yang diminta orang tuanya. Demikian
juga kasih kita kepada Tuhan dibuktikan melalui ketaatan.
Kasih
kepada Tuhan harus diwujudkan dalam tindakan. Ketaatan adalah bukti kasih yang
nyata. Tuhan menginginkan hati yang taat, bukan hanya kata-kata. Ketaatan lahir
dari hubungan yang dekat dengan Tuhan.
Kasih
kepada Tuhan bukan hanya tentang perasaan atau kata-kata, tetapi tentang
tindakan nyata. Yesus menegaskan bahwa ketaatan adalah bukti sejati dari kasih
kita kepada-Nya.
Sering
kali kita berkata bahwa kita mengasihi Tuhan, tetapi dalam kehidupan
sehari-hari kita masih memilih jalan sendiri. Ketaatan menuntut kita untuk
menyangkal keinginan pribadi dan mengikuti kehendak Tuhan.
Ketika
kita mengasihi Tuhan, kita tidak merasa terpaksa untuk taat, kita melakukannya
dengan sukacita.
Tuhan
Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami
#RumahDoaKeluarga
Bagi
yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa
Keluarga (0852-5629-3956)
.jpeg)
Ketaatan bukanlah beban, melainkan respons dari hati yang mengasihi Tuhan. Ketika kita benar-benar mengasihi Tuhan, kita akan rindu melakukan apa yang menyenangkan hati-Nya.
BalasHapusKunci keberhasilan adalah taat dengan aturan
HapusYohanes 14:15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku.”
BalasHapusBanyak orang berpikir bahwa kasih kepada Tuhan cukup diungkapkan melalui kata-kata atau perasaan. Namun Yesus menegaskan bahwa kasih sejati kepada-Nya dinyatakan melalui ketaatan.
BalasHapusYohanes 14:15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku.”
BalasHapusYohanes 14:15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku.”
BalasHapusYohanes 14:15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku.” Rachel Tiara Boru sijabat
BalasHapusYohanes 14:15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku.” Yohanes 14:15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku.”
BalasHapusYohanes 14:15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku.” Yohanes 14:15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku.”
BalasHapusYesus menegaskan bahwa ketaatan adalah bukti sejati dari kasih kita kepada-Nya.
BalasHapusKetika kita mengasihi Tuhan, kita tidak merasa terpaksa untuk taat, kita melakukannya dengan sukacita.
BalasHapusamenn
BalasHapusKetaatan bukanlah beban, melainkan respons dari hati yang mengasihi Tuhan. Ketika kita benar-benar mengasihi Tuhan, kita akan rindu melakukan apa yang menyenangkan hati-Nya.
BalasHapusYesus menegaskan bahwa ketaatan adalah bukti sejati dari kasih kita kepada-Nya.
BalasHapus