MENABUR DAN MENUAI | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 

MENABUR DAN MENUAI

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-87, Tahun 2026: 2 Raja-raja 20-23

Galatia 6:7 “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”

Firman Tuhan mengajarkan sebuah prinsip penting dalam kehidupan: apa yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai. Setiap tindakan, perkataan, dan keputusan yang kita lakukan akan membawa akibat dalam hidup kita.

Jika seseorang menabur kebaikan, kasih, dan kebenaran, ia akan menuai berkat dan damai sejahtera. Sebaliknya, jika seseorang menabur dosa dan kejahatan, ia akan menuai akibat yang tidak baik.

Karena itu Tuhan mengingatkan kita untuk hidup dengan bijaksana dan memilih melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Nya. Hidup yang menabur kebaikan akan membawa berkat bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain.

Kehidupan Yusuf menunjukkan prinsip ini. Meskipun ia mengalami banyak penderitaan karena dijual oleh saudara-saudaranya, Yusuf tetap hidup benar dan setia kepada Tuhan. Ia menabur kesetiaan dan kebaikan dalam hidupnya.

Pada akhirnya, Tuhan mengangkat Yusuf menjadi penguasa di Mesir dan melalui dirinya banyak orang diselamatkan dari kelaparan. Apa yang ia tabur dalam kesetiaan kepada Tuhan akhirnya menghasilkan berkat yang besar.

Seorang petani yang menanam padi tidak mungkin menuai jagung. Ia akan menuai sesuai dengan benih yang ia tanam. Demikian juga dalam kehidupan manusia, hasil yang kita terima sering kali merupakan buah dari apa yang kita lakukan sebelumnya.

Setiap tindakan dalam hidup memiliki akibat. Jika kita menabur kebaikan, kita akan menuai berkat. Tetapi jika kita menabur kejahatan, kita akan menuai akibatnya.

Yusuf menabur kebaikan dan kesetiaan kepada Tuhan, sehingga akhirnya ia menuai berkat dan dipakai Tuhan untuk menyelamatkan banyak orang.

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956) 

Komentar

  1. jika seseorang menabur kebaikan, kasih, dan kebenaran, ia akan menuai berkat dan damai sejahtera

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin Tuhan Yesus selalu melihat kita dan melindungi kita tetaplah kita selalu memberikan yang terbaik Tuhan melihat kita

      Hapus
    2. Amin tetap teguh di jalan Tuhan kita meneladani Tuhan

      Hapus
  2. Setiap tindakan dalam hidup memiliki akibat. Jika kita menabur kebaikan, kita akan menuai berkat. Tetapi jika kita menabur kejahatan, kita akan menuai akibatnya.

    BalasHapus
  3. Galatia 6:7 “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”

    BalasHapus
  4. Jika seseorang menabur kebaikan, kasih, dan kebenaran, ia akan menuai berkat dan damai sejahtera. Sebaliknya, jika seseorang menabur dosa dan kejahatan, ia akan menuai akibat yang tidak baik.

    BalasHapus
  5. Tuhan mengingatkan kita untuk hidup dengan bijaksana dan memilih melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Nya.

    BalasHapus
  6. apa yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai. Setiap tindakan, perkataan, dan keputusan yang kita lakukan akan membawa akibat dalam hidup kita.

    BalasHapus
  7. Hidup yang menabur kebaikan akan membawa berkat bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain.

    BalasHapus
  8. Hidup ini penuh dengan prinsip menabur dan menuai. Apa yang kita lakukan, baik atau buruk, pasti akan kembali kepada kita. Karena itu, penting bagi kita untuk menjaga sikap, perkataan, dan tindakan setiap hari.
    Jangan lelah menabur kebaikan, meskipun kadang tidak langsung terlihat hasilnya. tetap percaya bahwa pada waktu Tuhan, setiap kebaikan yang ditabur akan menghasilkan berkat, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.

    BalasHapus
  9. Firman Tuhan mengajarkan sebuah prinsip penting dalam kehidupan: apa yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai. Setiap tindakan, perkataan, dan keputusan yang kita lakukan akan membawa akibat dalam hidup kita.

    BalasHapus
  10. Setiap tindakan, perkataan, dan keputusan yang kita lakukan akan membawa akibat dalam hidup kita.

    BalasHapus
  11. Yusuf menabur kebaikan dan kesetiaan kepada Tuhan, sehingga akhirnya ia menuai berkat dan dipakai Tuhan untuk menyelamatkan banyak orang.

    BalasHapus
  12. “Kalau kita tanam kebaikan, kita akan menuai kebaikan juga Sebaliknya, kalau kita tanam kejahatan, kita akan menuai kehancuran juga.”

    BalasHapus
  13. jika seseorang menabur kebaikan, kasih, dan kebenaran, ia akan menuai berkat dan damai sejahtera Rachel Tiara Boru sijabat

    BalasHapus
  14. Seorang petani yang menanam padi tidak mungkin menuai jagung. Ia akan menuai sesuai dengan benih yang ia tanam. Demikian juga dalam kehidupan manusia, hasil yang kita terima sering kali merupakan buah dari apa yang kita lakukan sebelumnya.

    BalasHapus
  15. Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”


    BalasHapus
  16. Ayat Hari Ini
    Galatia 6:7 “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”

    BalasHapus
  17. Karena itu Tuhan mengingatkan kita untuk hidup dengan bijaksana dan memilih melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Nya.

    BalasHapus
  18. Yusuf menabur kebaikan dan kesetiaan kepada Tuhan, sehingga akhirnya ia menuai berkat dan dipakai Tuhan untuk menyelamatkan banyak orang.
    ..

    BalasHapus
  19. Marilahhh menabur dengna mencucurkan air mata pasti engkau akan menuai dengan sorak-sorai

    BalasHapus
  20. Jika kita menabur kebaikan, kita akan menuai berkat. Tetapi jika kita menabur kejahatan, kita akan menuai akibatnya.
    (GRACE NABABAN)

    BalasHapus
  21. Hidup yang menabur kebaikan akan membawa berkat bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain

    BalasHapus
  22. zefanya robintang LumbantoruanSelasa, Maret 31, 2026 10:07:00 AM

    Jika seseorang menabur kebaikan, kasih, dan kebenaran, ia akan menuai berkat dan damai sejahtera.

    BalasHapus
  23. Amen, Galatia 6:7 “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”

    BalasHapus
  24. Galatia 6:7 “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya

    BalasHapus
  25. untuk hidup bijaksana dengan terus menabur hal-hal baik yang berkenan di hadapan Tuhan agar menghasilkan buah yang memberkati diri sendiri maupun sesama.

    BalasHapus
  26. >> Galatia 6:7 “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”

    BalasHapus
  27. > Firman Tuhan mengajarkan sebuah prinsip penting dalam kehidupan: apa yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai. Setiap tindakan, perkataan, dan keputusan yang kita lakukan akan membawa akibat dalam hidup kita.

    BalasHapus
  28. > Kehidupan Yusuf menunjukkan prinsip ini. Meskipun ia mengalami banyak penderitaan karena dijual oleh saudara-saudaranya, Yusuf tetap hidup benar dan setia kepada Tuhan. Ia menabur kesetiaan dan kebaikan dalam hidupnya.

    BalasHapus
  29. Karena itu Tuhan mengingatkan kita untuk hidup dengan bijaksana dan memilih melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Nya. Hidup yang menabur kebaikan akan membawa berkat bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain.

    BalasHapus
  30. Tetapi jika kita menabur kejahatan, kita akan menuai akibatnya.

    BalasHapus

Posting Komentar