Menjaga Kata-Kata yang Membangun, Bukan Menjatuhkan
Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan Alktab hari ke-15 Tahun 2026: Keluaran 7-10
Efesus 4:29 “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya beroleh kasih karunia.”
Tuhan mengingatkan gereja bahwa kata-kata memiliki kuasa kehidupan
dan kematian. Dalam setiap kalimat yang kita ucapkan, kita bisa menjadi
alat penyembuhan atau sumber luka bagi orang lain.
Kata yang diucapkan tanpa hikmat bisa menghancurkan persaudaraan,
menimbulkan kepahitan, bahkan merobohkan semangat seseorang. Namun kata yang
diucapkan dengan kasih dapat menguatkan, menghibur, dan meneguhkan iman.
“Kata-kata yang keluar dari mulut kita adalah cermin dari isi hati
kita.” Oleh karena itu, Tuhan memanggil umat-Nya untuk berbicara dengan kasih,
bukan dengan kemarahan; untuk menegur dengan lembut, bukan dengan menjatuhkan.
Lidah sebagai Api (Yakobus 3:5–10)
“Lidah itu pun api! Suatu dunia kejahatan yang ditempatkan di antara
anggota-anggota tubuh kita... Dengan lidah kita memuji Tuhan dan Bapa kita, dan
dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah.”
Yakobus menggambarkan lidah seperti api kecil yang dapat membakar
seluruh hutan. Begitu pula kata-kata — kecil tapi berdampak besar. Sekali
diucapkan, ia bisa membawa kehidupan atau kehancuran.
Tuhan memanggil kita untuk menjadi penjaga lidah, bukan korban emosi.
Yesus dan Perempuan yang Kedapatan Berzinah (Yohanes 8:3–11)
“Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama
melemparkan batu kepada perempuan itu.”
Saat orang lain mengeluarkan kata-kata penghakiman dan tuduhan, Yesus
memilih untuk berbicara dengan kasih yang memulihkan.
Perkataan-Nya bukan hanya menghentikan kekerasan, tetapi membangkitkan nilai
diri perempuan itu.
Kata-kata yang lahir dari kasih Kristus mampu membebaskan orang dari rasa
malu dan membuka jalan bagi pertobatan.
Pesan Tuhan
“Anakku, jagalah bibirmu seperti engkau menjaga hatimu. Jangan biarkan
kepahitan menguasai lidahmu, sebab dari mulut yang sama tidak seharusnya keluar
pujian dan kutukan. Biarlah setiap kata yang engkau ucapkan menjadi benih kasih
yang menumbuhkan damai di sekitarmu. Aku ingin dunia melihat kasih-Ku lewat
cara engkau berbicara.”
Kata-kata yang membangun bukanlah yang paling indah, tetapi yang paling
jujur dan penuh kasih. Tuhan ingin setiap perkataan dari umat-Nya menjadi
jembatan kasih, bukan tembok perpecahan.
Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan
doa kami #RumahDoaKeluarga
Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa
Keluarga (0852-5629-3956)
Klik Video berikut ini:

“Kata-kata yang keluar dari mulut kita adalah cermin dari isi hati kita.”
BalasHapusEfesus 4:29 “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya beroleh kasih karunia.”
BalasHapus"Kata kata yang keluar dari mulut kita adalah cerminan hati kita" oleh sebab itu kita harus menjaga perkataan kita dan hati kita, kita harus mengucapkan apapun dengan kasih supaya tidak melukai orang yang mendengar ucapan kita
BalasHapusKata kata yang keluar dari mulut kita adalah cerminan hati kita" oleh sebab itu kita harus menjaga perkataan kita dan hati kita, kita harus mengucapkan apapun dengan kasih supaya tidak melukai orang yang mendengar ucapan kita
BalasHapusAmin
BalasHapusKata-kata yang membangun bukanlah yang paling indah, tetapi yang paling jujur dan penuh kasih. Tuhan Yesus Memberkati 😇
BalasHapusMenjaga perkataan kita supaya membawa kehidupan bukan kematian 🙏
BalasHapusTuhan ingin setiap perkataan dari umat-Nya menjadi jembatan kasih, bukan tembok perpecahan.
BalasHapusKata-kata yang membangun bukanlah yang paling indah, tetapi yang paling jujur dan penuh kasih. Tuhan ingin setiap perkataan dari umat-Nya menjadi jembatan kasih, bukan tembok perpecahan.
BalasHapusEfesus 4:29 “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya beroleh kasih karunia.”
BalasHapusEci
Jadilah hamba Tuhan yang berbicara dengan kasih yang memulihkan.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTuhan ingin setiapp perkataan dari umat-Nya menjadi jembatan kasih, bukan tembok perpecahan.
BalasHapusTuhan memanggil umat-Nya untuk berbicara dengan kasih, bukan dengan kemarahan; untuk menegur dengan lembut, bukan dengan menjatuhkan.
BalasHapuskata yang diucapkan dengan kasih dapat menguatkan, menghibur, dan meneguhkan iman.
BalasHapusPerkataan yang baik akan membawa akan menghasilkan baik juga🔥❤️❤️
BalasHapusKata-kata yang membangun bukanlah yang paling indah, tetapi yang paling jujur dan penuh kasih. Amin
BalasHapusjagalah bibirmu seperti engkau menjaga hatimu. Jangan biarkan kepahitan menguasai lidahmu, sebab dari mulut yang sama tidak seharusnya keluar pujian dan kutukan.
BalasHapusYes...setuju sekali..harus menjaga perkataan .
BalasHapusPerkataan merupakan cerminan identitas kita sebagai Anak Allah🤓
BalasHapuskata kata yang di keluarkan dari mulut kita adalah dari isi hati kita sendiri
BalasHapusTuhan memanggil kita untuk berbicara dengan kasih
Perkataan kita mengandung kuasa, maka dari itu perkataanlh yg baik agar kita tetap menjadi berkat buat bnyk orng❤️
BalasHapusDalam setiap kalimat yang kita ucapkan, kita bisa menjadi alat penyembuhan atau sumber luka bagi orang lain.
BalasHapusKata yang diucapkan tanpa hikmat bisa menghancurkan persaudaraan, menimbulkan kepahitan, bahkan merobohkan semangat seseorang. Namun kata yang diucapkan dengan kasih dapat menguatkan, menghibur, dan meneguhkan iman.
Efesus 4:29 “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya beroleh kasih karunia.”
BalasHapus(GRACE NABABAN)
Ayat Hari Ini:
BalasHapusEfesus 4:29 “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya beroleh kasih karunia.”
Kata-kata yang lahir dari kasih Kristus mampu membebaskan orang dari rasa malu dan membuka jalan bagi pertobatan.
BalasHapusperkataan kita itu mencerminkan hati kita jadi gunakan kata kata yang baik dan penuh kasih agar menjadi berkat bagi sesama
BalasHapusAnakku, jagalah bibirmu seperti engkau menjaga hatimu. Jangan biarkan kepahitan menguasai lidahmu, sebab dari mulut yang sama tidak seharusnya keluar pujian dan kutukan. Biarlah setiap kata yang engkau ucapkan menjadi benih kasih yang menumbuhkan damai di sekitarmu.
BalasHapusTuhan ingin setiap perkataan dari umat-Nya menjadi jembatan kasih,
BalasHapusEfesus 4:29 “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya beroleh kasih karunia.”
BalasHapus“Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”
BalasHapusTuhan ingin setiap perkataan dari umat-Nya menjadi jembatan kasih, bukan tembok perpecahan
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusEfesus 4:29 “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya beroleh kasih karunia.”...
BalasHapusketahuilah bahwa setiap kata yang kita ucapkan bukanlah kata yang dapat menghancurkan atau menyakiti orang lain tetapi jadikanlah kata tersebut sebagai penguat dan penghibur bagi orang lain
BalasHapusSaat orang lain mengeluarkan kata-kata penghakiman dan tuduhan, Yesus memilih untuk berbicara dengan kasih yang memulihkan.
BalasHapuslidah seperti api kecil yang dapat membakar seluruh hutan. Begitu pula kata-kata — kecil tapi berdampak besar.
BalasHapus