MEMILIH DAMAI | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

MEMILIH DAMAI


Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alktab hari ke-16 Tahun 2026: Keluaran 11-14

Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

Tuhan berbicara kepada gereja hari ini: Damai bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya; damai harus dipilih.
Kita hidup di dunia yang mudah tersulut oleh perbedaan, mudah marah, dan cepat menghakimi. Namun, Tuhan memanggil umat-Nya untuk menjadi pembawa damai, bukan pembawa perpecahan.

Damai tidak berarti tanpa masalah, tetapi hati yang tenang di tengah badai, karena yakin Tuhan tetap berdaulat.

Memilih damai berarti menolak untuk membalas kejahatan dengan kejahatan, dan memilih kasih di atas ego. Damai sejati bukan hasil diplomasi manusia, melainkan buah dari hati yang dipenuhi Kristus.

Abraham dan Lot (Kejadian 13:7–9)

“Tidak sepatutnya ada perkelahian antara aku dan engkau... Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu daripadaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan.”

Ketika para gembala Abraham dan Lot berselisih karena tanah, Abraham, meski lebih tua dan berhak memilih terlebih dahulu, memilih damai. Ia rela mengalah demi menjaga hubungan baik.

Damai sering kali menuntut kerendahan hati dan kesediaan untuk melepaskan hak demi keharmonisan. Pilihan Abraham mendatangkan berkat: Tuhan meneguhkan perjanjiannya dengan dia segera setelah itu (Kej. 13:14–17).

Yesus Meredakan Angin Ribut (Markus 4:39–40)

“Maka Yesus bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau: ‘Diam! Tenanglah!’ Lalu angin itu reda dan danau menjadi teduh sekali.”

Badai menggambarkan kekacauan, ketakutan, dan kekhawatiran, namun satu kata dari Yesus membawa ketenangan total.
Kehadiran Yesus adalah sumber damai sejati.
Jika Kristus berdiam dalam hati, badai luar tidak dapat menggoncangkan damai di dalam.

Pesan Tuhan

“Anakku, dunia di sekelilingmu haus akan damai, namun banyak mencari di tempat yang salah. Aku memanggilmu menjadi pembawa damai, bukan hanya dalam perkataan, tetapi dalam sikap dan keputusanmu. Saat engkau memilih damai, engkau sedang memilih untuk menyerupai-Ku. Damai yang engkau tebarkan akan menjadi kesaksian hidup tentang kasih-Ku.”

Damai bukanlah hasil situasi, melainkan keputusan rohani.
Ketika engkau memilih damai, engkau sedang menyalakan terang di tengah dunia yang gelap. Damai yang berasal dari Kristus bukan hanya menenangkan, tetapi juga memulihkan.

Bagian Atas Formulir

Bagian Bawah Formulir

 

Bagian Bawah Formulir

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Klik Video berikut ini:

Komentar

  1. Tuhan memanggil umat-Nya untuk menjadi pembawa damai, bukan pembawa perpecahan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin jadilah kita manusia yang di ingin kan oleh Tuhan mari kita ingat kebaikan Tuhan kepada kita umat Nya manusia

      Hapus
  2. Kehadiran Yesus adalah sumber damai sejati.

    BalasHapus
  3. Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga By N

    BalasHapus
  4. Kehadiran Yesus adalah sumber damai sejati.

    BalasHapus
  5. Yesus adalah sumber damai di dalam hidup kita

    BalasHapus
  6. Damai tidak berarti tanpa masalah, tetapi hati yang tenang di tengah badai, karena yakin Tuhan tetap berdaulat

    BalasHapus
  7. Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

    BalasHapus
  8. Jika Kristus berdiam dalam hati, badai luar tidak dapat menggoncangkan damai di dalam

    BalasHapus
  9. Ferdinan Yosua S LumbantoruanJumat, Januari 16, 2026 8:12:00 AM

    Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

    BalasHapus
  10. Ferdinan Yosua S LumbantoruanJumat, Januari 16, 2026 8:12:00 AM

    Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

    BalasHapus
  11. Matius 5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah

    BalasHapus
  12. Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

    BalasHapus
  13. Damai yang engkau tebarkan akan menjadi kesaksian hidup tentang kasih-Ku.”

    BalasHapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  15. Mat 5:9
    Berbahagialah orang yang membawa damai karena mereka akan di sebut anak-anak Allah🔥❤️❤️

    BalasHapus
  16. Tuhan berbicara kepada gereja hari ini: Damai bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya; damai harus dipilih.

    BalasHapus
  17. “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”
    -YOPI

    BalasHapus
  18. Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”
    (GRACE NABABAN)

    BalasHapus
  19. Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."

    Eci

    BalasHapus
  20. Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

    BalasHapus
  21. Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

    BalasHapus
  22. Hidup yang membawa damai, akan selalu di senangi banyak orang, mengapa harus membawa dan menjadi orang pembawa damai, karena Tuhan Yesus akan ditengah2 org-org tersebut😇

    BalasHapus
  23. Damai yang berasal dari Kristus bukan hanya menenangkan, tetapi juga memulihkan.

    BalasHapus
  24. Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah

    BalasHapus
  25. Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

    BalasHapus
  26. Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

    BalasHapus
  27. Damai tidak berarti tanpa masalah, tetapi hati yang tenang di tengah badai, karena yakin Tuhan tetap berdaulat.

    BalasHapus
  28. Damai akan selalu tinggal dihati yg mau mengucap syukur dlm segala hal karna percaya bahwa Tuhan pegang kendali..

    BalasHapus
  29. Damai yang berasal dari Kristus bukan hanya menenangkan, tetapi juga memulihkan

    BalasHapus
  30. Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

    BalasHapus
  31. Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

    BalasHapus
  32. Memilih damai berarti menolak untuk membalas kejahatan dengan kejahatan, dan memilih kasih di atas ego. Damai sejati bukan hasil diplomasi manusia, melainkan buah dari hati yang dipenuhi Kristus.

    BalasHapus
  33. Dea yosifa artasasta sagalaJumat, Januari 16, 2026 6:57:00 PM

    Kita hidup di dunia yang mudah tersulut oleh perbedaan, mudah marah, dan cepat menghakimi. Namun, Tuhan memanggil umat-Nya untuk menjadi pembawa damai, bukan pembawa perpecahan.

    BalasHapus
  34. Damai tidak berarti tanpa masalah, tetapi hati yang tenang di tengah badai, karena yakin Tuhan tetap berdaulat.

    BalasHapus
  35. Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

    BalasHapus
  36. Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

    BalasHapus
  37. Kehadiran Yesus adalah sumber damai sejati.
    Jika Kristus berdiam dalam hati, badai luar tidak dapat menggoncangkan damai di dalam.

    BalasHapus
  38. Damai yg berasal dari Kristus bukan hanya menenangkan tetapi juga memulihkan

    BalasHapus
  39. Damai yang berasal dari Kristus bukan hanya menenangkan, tetapi juga memulihkan.

    BalasHapus
  40. Yesus adalah sumber damai sejati.
    Jika Kristus berdiam dalam hati, badai luar tidak dapat menggoncangkan damai di dalam.

    BalasHapus
  41. Ayat Hari Ini:
    Matius 5:9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

    BalasHapus

Posting Komentar