KEHADIRAN-NYA MENGUBAHKANKU DAN SEISI RUMAHKU
Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan Alktab hari ke-10 Tahun 2026: Kejadian 37-40
Yosua 24:14–15 “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah
kepada TUHAN.” (Yosua 24:15)
Tuhan memanggil Gereja untuk menjadi keluarga yang menegakkan
penyembahan sejati di tengah zaman yang berubah.
Banyak keluarga hari ini kehilangan arah karena kehadiran Tuhan tidak lagi
menjadi pusat kehidupan rumah tangga. Mereka menggantikan mezbah keluarga
dengan kesibukan, menggantikan doa dengan hiburan, dan menggantikan firman
dengan opini dunia.
Namun Tuhan sedang mencari keluarga seperti Yosua yang tidak hanya
percaya secara pribadi, tetapi membawa seluruh rumahnya hidup dalam ketaatan
dan penyembahan.
Kehadiran Tuhan mengubah rumah biasa menjadi mezbah penyembahan, tempat
kasih, kesetiaan, dan iman tumbuh bersama.
Menjelang akhir hidupnya, Yosua berdiri di hadapan bangsa Israel dan
menantang mereka untuk memilih siapa yang akan mereka sembah. Di tengah
bangsa yang mudah terpengaruh oleh ilah-ilah asing, Yosua menegaskan sikapnya:
“Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.”
Pernyataan ini bukan sekadar komitmen pribadi, tetapi deklarasi iman
keluarga.
Kehadiran Tuhan di rumah Yosua membawa dampak besar:
- Ia memimpin dengan teladan, bukan hanya dengan
kata-kata.
- Ia menjadikan rumahnya tempat di mana
penyembahan kepada Allah hidup setiap hari.
- Ia meneguhkan generasi berikutnya untuk berpegang
pada Tuhan di tengah arus penyembahan duniawi.
Rumah Yosua menjadi simbol keluarga yang menegakkan kehadiran Allah
secara nyata.
Ketika Tuhan hadir, seluruh rumah tangga hidup dalam arah yang sama, setia
kepada-Nya.
Renungan Keluarga
1.
Apakah Tuhan sungguh menjadi pusat dalam keputusan dan arah hidup
keluarga kita?
2.
Apakah rumah kita menjadi tempat di mana doa, pujian, dan kasih karunia
Allah mengalir setiap hari?
3.
Apakah generasi muda dalam keluarga kita belajar dari teladan iman yang
hidup, bukan hanya dari kata-kata?
Ketika kehadiran Tuhan menjadi pusat rumah tangga, arah hidup menjadi
jelas, hati menjadi tenang, dan generasi berikutnya menjadi kuat dalam iman. Kehadiran-Nya mengubahku dan seisi rumahku dari rumah biasa menjadi rumah
penyembahan.
“Tuhan menyertai kami dan karena itu, rumah kami diberkati.”
Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan
doa kami #RumahDoaKeluarga
Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa
Keluarga (0852-5629-3956)

Kehadiran-Nya mengubahku dan seisi rumahku dari rumah biasa menjadi rumah penyembahan.
BalasHapusKetika kehadiran Tuhan menjadi pusat rumah tangga, arah hidup menjadi jelas, hati menjadi tenang, dan generasi berikutnya menjadi kuat dalam iman.
BalasHapusTuhan menyertai kami dan karena itu, rumah kami diberkati.”
BalasHapusTuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga By Neta
Kehadiran Tuhan membawa Damai dan suka cita bagi keluarga kami...
BalasHapusKalu Yesus hadir jangan menghindar dari Yesus karena yesus mau tetap tinggal dalam hidup kita🔥❤️❤️
BalasHapusYosua 24:14–15 “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.”
BalasHapusGod is so good all the time🥰
BalasHapusKehadiran-Nya mengubahku dan seisi rumahku dari rumah biasa menjadi rumah penyembahan
BalasHapusAmin... 🙏🙏🙏😇
BalasHapusTuhan memanggil Gereja untuk menjadi keluarga yang menegakkan penyembahan sejati di tengah zaman yang berubah.
BalasHapusBanyak keluarga hari ini kehilangan arah karena kehadiran Tuhan tidak lagi menjadi pusat kehidupan rumah tangga. Mereka menggantikan mezbah keluarga dengan kesibukan, menggantikan doa dengan hiburan, dan menggantikan firman dengan opini dunia.
“Tuhan menyertai kami dan karena itu, rumah kami diberkati.”
BalasHapusYosua 24:14–15 “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.” (Yosua 24:15)
BalasHapusYes. Amin. God bless
BalasHapusTetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.”
BalasHapusAmin
BalasHapusAmen 🙏
BalasHapusHidup harus berkomitmen. Sekali Yesus selamanya Yesus. Sangat terberkati dan meneguhkan. 🙏
BalasHapus“Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.”
BalasHapus(GRACE NABABAN)
Tuhan memanggil Gereja untuk menjadi keluarga yang menegakkan penyembahan sejati di tengah zaman yang berubah.
BalasHapus-YOPI
Tetapi aku dan seisi rumahku akan beribadah kepada Tuhan
BalasHapusAmenn
BalasHapusAyat Hari Ini:
BalasHapusYosua 24:14–15 “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.”
Tuhan memanggil Gereja untuk menjadi keluarga yang menegakkan penyembahan sejati di tengah zaman yang berubah
BalasHapusHaleluyah, Keluarga wadah Allah untuk mencurahkan setiap berkat, termasuk prosesNya agar kita semakin mdnjadi anak2 yang luar biasa
BalasHapusTetapi aku dan seisi rumahku kami akan beribadah kepada Tuhan
BalasHapusYosua 24:14–15 “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.” (Yosua 24:15)
BalasHapus> “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.”
BalasHapusBanyak keluarga hari ini kehilangan arah karena kehadiran Tuhan tidak lagi menjadi pusat kehidupan rumah tangga. Mereka menggantikan mezbah keluarga dengan kesibukan, menggantikan doa dengan hiburan, dan menggantikan firman dengan opini dunia.
BalasHapusPernyataan ini bukan sekadar komitmen pribadi, tetapi deklarasi iman keluarga.
BalasHapusKetika kehadiran Tuhan menjadi pusat rumah tangga, arah hidup menjadi jelas, hati menjadi tenang, dan generasi berikutnya menjadi kuat dalam iman. Kehadiran-Nya mengubahku dan seisi rumahku dari rumah biasa menjadi rumah penyembahan.
BalasHapusYosua 24:14–15 “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.” (Yosua 24:15)
BalasHapusYosua berdiri di hadapan bangsa Israel dan menantang mereka untuk memilih siapa yang akan mereka sembah
BalasHapus“Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.”
BalasHapusAmin, Yosua 24:14–15 “Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.” (Yosua 24:15)
BalasHapusKehadiran-Nya mengubahku dan seisi rumahku dari rumah biasa menjadi rumah penyembahan.
BalasHapus