BERSYUKUR ATAS DAMAI SEJAHTERA | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 BERSYUKUR ATAS DAMAI SEJAHTERA


Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Yohanes 14:27 “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”

Setiap manusia mendambakan kedamaian. Namun damai sejati bukan berarti hidup tanpa masalah, melainkan hati yang tenang di tengah badai karena tahu bahwa Allah memegang kendali.
Yesus menjanjikan damai yang berbeda dari dunia, bukan damai karena keadaan baik, tetapi karena kehadiran-Nya dalam hidup kita.

Di tengah kesibukan dan tekanan, Natal mengingatkan kita untuk berhenti sejenak dan merasakan damai yang Yesus berikan.
Damai itu hadir ketika kita mengampuni, ketika kita memilih percaya daripada khawatir, dan ketika kita menaruh harapan penuh kepada-Nya.

Bersyukur atas damai sejahtera berarti bersyukur karena Yesus sendiri hadir dan menenangkan hati kita.

Bayangkan salju yang turun perlahan, menutupi bumi dengan keheningan dan keindahan. Begitu juga damai Kristus: ia datang lembut, menenangkan hati yang gelisah, dan menyelimuti kita dengan kasih yang hangat.
Ketenangan itu tidak bergantung pada keadaan luar, melainkan pada siapa yang tinggal di dalam hati kita.

Renungan Keluarga:

  • Apa yang membuat hati kami sering kehilangan damai?
  • Bagaimana kami bisa membiarkan damai Kristus memerintah di rumah kami?
  • Apa langkah kecil yang bisa kami lakukan agar keluarga kami menjadi pembawa damai bagi sesama?

Yesus membawa damai yang tidak bergantung pada keadaan. Natal adalah saat terbaik untuk menikmati ketenangan yang berasal dari percaya kepada-Nya.

Salju yang turun perlahan menutupi bumi, seperti damai Kristus yang menenangkan hati yang gelisah.

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Olivia Rostiona Exklesya TanjungJumat, Desember 26, 2025 7:15:00 AM

    Yesus itu pembawa damai yang tidak pernah bergantung pada keadaan.

    BalasHapus
  2. Yohanes 14:27 “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”

    BalasHapus
  3. damai sejati bukan berarti hidup tanpa masalah, melainkan hati yang tenang di tengah badai karena tahu bahwa Allah memegang kendali.

    BalasHapus
  4. Yesus membawa damai yang tidak bergantung pada keadaan. Natal adalah saat terbaik untuk menikmati ketenangan yang berasal dari percaya kepada-Nya.

    BalasHapus
  5. Yesus membawa damai yang tidak bergantung pada keadaan.

    BalasHapus
  6. Yesus membawa damai bagi kita semuašŸ”„❤️❤️

    BalasHapus
  7. Yesus membawa damai yang tidak bergantung pada keadaan. Natal adalah saat terbaik untuk menikmati ketenangan yang berasal dari percaya kepada-Nya

    BalasHapus
  8. Salju yang turun perlahan menutupi bumi, seperti damai Kristus yang menenangkan hati yang gelisah.
    (GRACE NABABAN)

    BalasHapus
  9. Yesus menjanjikan damai yang berbeda dari dunia, bukan damai karena keadaan baik, tetapi karena kehadiran-Nya dalam hidup kita.

    BalasHapus
  10. Ayat Hari Ini:
    Yohanes 14:27 “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”

    BalasHapus
  11. Yesus membawa damai yang tidak bergantung pada keadaan

    BalasHapus
  12. Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.

    BalasHapus
  13. Damai Sejahtera dari Kristus melingkupi kita sekalian. Amin

    BalasHapus
  14. Tuhan Yesus memberkati...damai sejahtera Tuhan memerintahkan dalam hati dan pikiran kita

    BalasHapus
  15. Bersyukur atas damai sejahtera berarti bersyukur karena Yesus sendiri hadir dan menenangkan hati kita.

    BalasHapus

Posting Komentar