Hidup Dalam Nilai-Nilai Kristiani - Bab 9 | PAK Kelas 8 - 2024

 


Hidup Dalam Nilai-Nilai Kristiani

Bacaan Alkitab : Galatia 5:22-23

Nilai-nilai Kristiani

Nilai-nilai Kristiani tidak terlepas dari sifat-sifat Allah, Manusia diciptakan menurut rupa dan gambar Allah, namun ketika manusia jatuh dalam dosa, gambar itu rusak. Tetapi di dalam Kristus kita adalah ciptaan yang baru.

Sebagai ciptaan baru manusia dimampukan untuk mencerminkan Kristus melalui kehidupan kita. Iman di dalam memuliakan Allah merupakan iman yang hidup, yang diwujukan melalui sikap dan tindakan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Sikap dan tindakan tersebut dapat disebut sebagai nilai-nilai yang ditetapkan Allah dalam firman-Nya. 

Berikut beberapa nilai Kristiani diantaranya ialah

1. Kebenaran – Mengajar dan memegang kebenaran berdasarkan Alkitab seperti integritas dan kejujuran (Matius 5:37).

2. Kesalehan – Hidup yang berfokus pada Allah dan memiliki relasi antara manusia dengan Allah serta memiliki kesederhanaan hidup (Ayub 29: 4).

3. Kekudusan – Kehidupan yang telah dipisahkan dari kegelapan menuju terang tujuan yaitu sebagai garam dan terang yang mencakup pikiran, perkataan, maupun perbuatan.

4. Kesetiaan – Memiliki kesetiaan yang didasarkan kepada kesetiaan Allah sendiri dengan senantiasa menyertai kita. Wahyu 2:10b). 

5. Keutamaan – Menyadari bahwa Allah telah memberikan yang terbaik kepada kita, maka kita perlu meresponi pemberian Allah dengan memberikan yang terbaik kepada Tuhan dan sesama (Yakobus 1:17).

6. Kasih – Mengasihi sesama dengan menerima orang lain, mengampuni yang bersalah, dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan (Matius 22: 37-39).

Buah Roh sebagai Wujud Nilai-nilai Kristiani

Implementasi nilai-nilai Kristiani dapat dilihat dari buah-buah kehidupan seseorang. Galatia 5:22-23 merupakan sebuah fondasi yang penting mencerminkan beberapa aspek dari sifat Allah. Ada sembilan sifat yang diharapkan dapat bertumbuh, berkembang dan menghasilkan buah yang nyata dalam kehidupan bersama. Adapun kesembilan buah roh tersebut, adalah:

1. Kasih

Dalam kehidupan sehari-hari kasih dapat dipahami sebagai suatu perbuatan yang tidak mengharapkan imbalan atau balasan. Melalui kasih, berarti kita juga peduli dengan sesama manusia bahkan dengan seluruh isi dunia

2. Sukacita

Pada saat kapankah kalian bersukacita? Apakah saat mendapatkan nilai yang bagus? Atau saat mendapatkan hadiah? Jika hal-hal yang disebutkan sebelumnya tidak memihak kepada kalian, apakah kalian tetap bersukacita? Dalam kitab Filipi lebih kurang 16 kali kata sukacita ditulis, hal ini menekankan bahwa sukacita itu sangat penting dalam kehidupan manusia.

3. Damai sejahtera

Kata Damai berarti aman, tidak ada kebencian, tidak ada perselisihan, sedangkan kata sejahtera dalam bahasa Ibrani ialah “syalom” yang digunakan untuk menyapa, menanyakan kabar dan salam perpisahan. Tuhan Yesus menginginkan agar manusia tetap hidup damai dengan semua orang, tanpa ada perselisihan, pertengkaran yang memicu perkelahian.

4. Kesabaran

Dalam KBBI Sabar berarti tahan menghadapi cobaan. Tidak lekas marah dan tidak lekas putus asa merupakan bagian dari tindakan sabar. Dalam arti lain, sabar juga dapat diartikan sebagai tenang, tidak tergesa-gesa dan tidak terburu-buru. Salah satu bentuk wujud nilai kesabaran ialah bersyukur dan tidak bersungut-sungut serta tidak pesimis dan putus asa atas kehidupan yang sedang dijalaninya.

5. Kemurahan dan Kebaikan

Kemurahan dan kebaikan hampir memiliki arti yang sama, dalam bahasa aslinya kemurahan dapat juga diartikan sebagai kebaikan. Kemurahan dan kebaikan adalah suatu sikap hidup yang dengan rela hati memberikan pertolongan kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan. Berdasarkan Yohanes 3:16, kemurahan dan kebaikan merupakan respon manusia terhadap kemurahan dan kebaikan Allah, sebab Allah telah terlebih dulu mengasihi manusia.

6. Kesetiaan

“Kesetiaan” berasal dari kata “Pistis” (bahasa Yunani) yang berarti dapat dipercaya atau menunjuk pada ciri khas seseorang yang dapat diandalkan. Begitu juga dengan istilah “setia” dapat berarti melakukan segala sesuatu dengan tekun. Tuhan Yesus mengatakan setiap orang yang setia dalam perkara yang kecil akan Ia percayakan perkara-perkara yang besar (Matius 25:14-30). 

7. Kelemahlembutan

Matius 5:5 mengatakan bahwa “berbahagialah orang yang lemah lembut karena mereka akan memiliki bumi”. Ditengah kehidupan manusia yang penuh dengan kekerasan, kekasaran, dan penuh emosional, nilai kelemahlembutan begitu sulit untuk ditemukan saat ini. Oleh sebab itu, kita sebagai anak Tuhan dituntut untuk memiliki sikap lemah lembut yang dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari- hari baik terhadap teman, keluarga, dan lingkungan.

8. Penguasan Diri

Mampu mengontrol diri secara baik dan benar merupakan suatu sikap dari penguasaan diri. Tidak dapat dipungkiri seringkali keinginan manusia dikuasai oleh emosi yang tidak terjaga, sehingga manusia menjadi korban dari keinginannnya sendiri.

Prinsip Hidup Berbuah

1. Seorang Kristen dikenali dari buah-Nya: 

“Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik“ (Matius 7:17-18)

2. Buah hanya dapat dihasilkan bila tetap tinggal di dalam Kristus:

“Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.” (Yohanes 15:4)

3. Buah yang baik dihasilkan dari pohon yang berakar: 

“Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.” (Kolose 2:7) 

4. Seorang Kristen yang sejati harus berbuah: 

“Setiap ranting pada- Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan- Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.” (Yohanes 15:2)

Pertanyaan:

1. Jelaskan secara umum, pengertian dari “nilai”, dan secara khusus pengertian nilai Kristiani?

2. Bagaimana nilai Kristiani dapat mempengaruhi seseorang dalam bertindak/berperilaku, dan berikan contohnya!

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. 1. Nilai merupakan sebuah ide atau konsep tentang sesuatu yang penting dalam kehidupan seseorang dan menjadi perhatiannya.
    Nilai kristiani merupakan Iman di dalam memuliakan Allah merupakan iman yang hidup, yang diwujukan melalui sikap dan tindakan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

    2. Karna hidup kita tidak dimimpin oleh roh, dan tidak hidup didalam firmanNya.
    sering marah-marah, tidak bersukacita, iri hati

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. 1. nilai-nilai yang diterapkan oleh gereja kepada setiap warga jemaat, dengan harapan bahwa jemaat hidup sesuai dan seturut dengan kehendak Allah.

    2.Penguasan Diri
    Mampu mengontrol diri secara baik dan benar merupakan suatu sikap dari penguasaan diri. Tidak dapat dipungkiri seringkali keinginan manusia dikuasai oleh emosi yang tidak terjaga, sehingga manusia menjadi korban dari keinginannnya sendiri.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  9. 1. nilai-nilai yang diterapkan oleh gereja kepada setiap warga jemaat, dengan harapan bahwa jemaat hidup sesuai dan seturut dengan kehendak Allah.

    2. Karna hidup kita tidak dimimpin oleh roh, dan tidak hidup didalam firmanNya.
    sering marah-marah, tidak bersukacita, iri hati

    BalasHapus
  10. 1.Kasih

    Dalam kehidupan sehari-hari kasih dapat dipahami sebagai suatu perbuatan yang tidak mengharapkan imbalan atau balasan. Melalui kasih, berarti kita juga peduli dengan sesama manusia bahkan dengan seluruh isi dunia

    2.Nilai Kristiani memiliki pengaruh besar dalam membentuk cara seseorang bertindak dan berperilaku. Nilai-nilai ini berasal dari ajaran Yesus Kristus yang menekankan kasih, pengampunan, keadilan, dan kepedulian terhadap sesama. Berikut adalah beberapa contoh bagaimana nilai Kristiani dapat mempengaruhi seseorang:

    BalasHapus
  11. 1. Iman di dalam memuliakan Allah merupakan iman yang hidup, yang diwujukan melalui sikap dan tindakan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.
    Sikap dan tindakan tersebut dapat disebut sebagai nilai-nilai yang ditetapkan Allah dalam firman-Nya.

    2.Kesetiaan – Memiliki kesetiaan yang didasarkan kepada kesetiaan Allah sendiri dengan senantiasa menyertai kita. Wahyu 2:10b).

    BalasHapus
  12. 1. nilai adalah hal yg berkaitan dengan perilaku manusia, nilai-nilai kristiani tidak terlepas dari sifat-sifat allah, sebagai pencipta baru manusia yg mencerminkan kristus mengenai kehidupan kita

    2. mampu mengontrol diri secara baik dan benar merupakan suatu sikap dari penguasaan diri, menjaga emosi kita, bersikap lemah lembut, bersyukur

    BalasHapus
  13. 1. Nilai merupakan sebuah ide atau konsep tentang sesuatu yang penting dalam kehidupan seseorang dan menjadi perhatiannya.
    Nilai kristiani merupakan Iman di dalam memuliakan Allah merupakan iman yang hidup, yang diwujukan melalui sikap dan tindakan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

    2. Karna hidup kita dimimpin roh, kita hidup dalam firmanNya
    Sabar, penuh kasih, sukacita, murah hati

    BalasHapus
  14. 1.Nilai Kritiani yang telah dipisahkan dari kegelapan menuju terang tujuan yaitu sebagai garam dan terang yang mencakup pikiran, perkataan, maupun perbuatan.

    2.Mampu mengontrol diri secara baik dan benar merupakan suatu sikap dari penguasaan diri.

    BalasHapus
  15. 1. nilai-nilai yang diterapkan oleh gereja kepada setiap warga jemaat, dengan harapan bahwa jemaat hidup sesuai dan seturut dengan kehendak Allah.

    2.Nilai Kristiani memiliki pengaruh besar dalam
    membentuk cara seseorang bertindak dan berperilaku. Nilai-nilai ini berasal dari ajaran Yesus Kristus yang menekankan kasih, pengampunan, keadilan, dan kepedulian terhadap sesama.

    BalasHapus
  16. 1.nilai Kristiani tidak terlepas dari sifat-sifat Allah, Manusia diciptakan menurut rupa dan gambar Allah, namun ketika manusia jatuh dalam dosa, gambar itu rusak.

    2.Kesabaran,dalam Sabar berarti tahan menghadapi cobaan. Tidak lekas marah dan tidak lekas putus asa merupakan bagian dari tindakan sabar.

    BalasHapus
  17. 1.Damai sejahtera

    Kata Damai berarti aman, tidak ada kebencian, tidak ada perselisihan, sedangkan kata sejahtera dalam bahasa Ibrani ialah “syalom” yang digunakan untuk menyapa, menanyakan kabar dan salam perpisahan. Tuhan Yesus menginginkan agar manusia tetap hidup damai dengan semua orang, tanpa ada perselisihan, pertengkaran yang memicu perkelahian.

    2.Nilai Kristiani memiliki pengaruh besar dalam membentuk cara seseorang bertindak dan berperilaku.

    BalasHapus
  18. 1. Nilai-nilai Kristiani tidak terlepas dari sifat-sifat Allah, Manusia diciptakan menurut rupa dan gambar Allah, namun ketika manusia jatuh dalam dosa, gambar itu rusak.
    2. Oleh sebab itu, kita sebagai anak Tuhan dituntut untuk memiliki sikap lemah lembut yang dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari- hari baik terhadap teman, keluarga, dan lingkungan.
    Contoh :
    Mengasihi

    BalasHapus
  19. 1.Kebenaran (Truth)
    Yaitu kita harus memegang kebenaran dan mengajarkannya dalam kebenaran berdasar kepada Alkitab. Kebenaran ini juga terletak integritas dan kejujuran, yaitu ada keselarasan antara apa yang dikatakan dan dilakukan.

    2. Dalam kehidupan sehari-hari kasih dapat dipahami sebagai suatu perbuatan yang tidak mengharapkan imbalan atau balasan.

    BalasHapus

Posting Komentar