KELUARGA YANG TETAP BERSUKACITA | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 


KELUARGA YANG TETAP BERSUKACITA

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-286, Tahun 2026: 2 Tesalonika 3, 1 Timotius 1-3

Filipi 4:4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!"

Sukacita keluarga sering kali dipengaruhi oleh keadaan. Ketika keuangan baik, pekerjaan lancar, dan semua anggota keluarga sehat, kita mudah bersukacita. Namun, ketika masalah datang, sukacita dapat memudar.

Paulus mengajarkan sukacita yang berakar di dalam Tuhan. Sukacita ini tidak berarti kita harus berpura-pura bahagia ketika mengalami kesulitan. Sebaliknya, kita tetap memiliki pengharapan karena Tuhan menyertai kita.

Ilustrasi tokoh Alkitab: Dalam Kisah Para Rasul 16:22–34, Paulus dan Silas berdoa serta menyanyikan puji-pujian ketika berada di penjara. Keadaan mereka sulit, tetapi mereka tetap mengarahkan hati kepada Tuhan.

Penerapan keluarga:

  • Mengucap syukur atas berkat sederhana setiap hari.
  • Tidak membiarkan masalah menghilangkan kasih dalam keluarga.
  • Membiasakan pujian dan doa bersama.

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Filipi 4:4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!"

    BalasHapus
  2. Sukacita ini tidak berarti kita harus berpura-pura bahagia ketika mengalami kesulitan, tapi kita tetap memiliki pengharapan karena Tuhan menyertai kita.

    BalasHapus
  3. Bersukacita bukan berarti karena kita dalam keadaan baik" saja tetapi dalam keadaan apapun kita mampu bersukacita karena sumber sukacita ada di dalam kita❤️

    BalasHapus
  4. Kisah Para Rasul 16:22–34, Paulus dan Silas berdoa serta menyanyikan puji-pujian ketika berada di penjara. Keadaan mereka sulit, tetapi mereka tetap mengarahkan hati kepada Tuhan.

    BalasHapus
  5. Kisah Para Rasul 16:22–34, Paulus dan Silas berdoa serta menyanyikan puji-pujian ketika berada di penjara. Keadaan mereka sulit, tetapi mereka tetap mengarahkan hati kepada Tuhan.

    BalasHapus
  6. Sukacita tidak berarti kita harus berpura-pura bahagia ketika mengalami kesulitan. Namun bagaimna kita tetap memiliki pengharapan kepada Tuhan..
    God bless

    BalasHapus
  7. Paulus mengajarkan sukacita yang berakar di dalam Tuhan. Sukacita ini tidak berarti kita harus berpura-pura bahagia ketika mengalami kesulitan. Sebaliknya, kita tetap memiliki pengharapan karena Tuhan menyertai kita.

    BalasHapus
  8. Raja::Paulus mengajarkan sukacita yang berakar di dalam Tuhan. Sukacita ini tidak berarti kita harus berpura-pura bahagia ketika mengalami kesulitan. Sebaliknya, kita tetap memiliki pengharapan karena Tuhan menyertai kita.

    BalasHapus
  9. Paulus mengajarkan sukacita yang berakar di dalam Tuhan. Sukacita ini tidak berarti kita harus berpura-pura bahagia ketika mengalami kesulitan. Sebaliknya, kita tetap memiliki pengharapan karena Tuhan menyertai kita.

    BalasHapus
  10. Paulus mengajarkan sukacita yang berakar di dalam Tuhan. Sukacita ini tidak berarti kita harus berpura-pura bahagia ketika mengalami kesulitan. Sebaliknya, kita tetap memiliki pengharapan karena Tuhan menyertai kita.

    BalasHapus
  11. Filipi 4:4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!"

    BalasHapus
  12. Poltak:
    Yakobus 1:17
    Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang

    BalasHapus
  13. Haleluya terpujilah Tuhan.

    Kiranya sukacita melimpah bagi keluargaku dan juga bagi kita semuanya hari ini

    BalasHapus
  14. Filipi 4:4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!"

    Sukacita keluarga sering kali dipengaruhi oleh keadaan. Ketika keuangan baik, pekerjaan lancar, serta semua anggota keluarga sehat, kita mudah bersukacita. Namun, ketika masalah datang, sukacita dapat memudar.

    BalasHapus
  15. Sukacita keluarga sering kali dipengaruhi oleh keadaan. Ketika keuangan baik, pekerjaan lancar, dan semua anggota keluarga sehat, kita mudah bersukacita. Namun, ketika masalah datang, sukacita dapat memudar.

    BalasHapus
  16. bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan terkadang datangnya sukacita bisa jadi keluarga, teman, ketika pekerjaan diberi kelancaran.. sukacita didalam Tuhan akan membuat semuanya terasa indah namun jika ada masalah pelan pelan muncul maka rasa sukacita pun dapat memudar pelan pelan

    BalasHapus
  17. Paulus mengajarkan sukacita yang berakar di dalam Tuhan. Sukacita ini tidak berarti kita harus berpura-pura bahagia ketika mengalami kesulitan. Sebaliknya, kita tetap memiliki pengharapan karena Tuhan menyertai kita

    BalasHapus
  18. Galang Lubis

    Sukacita keluarga sering kali dipengaruhi oleh keadaan. Ketika keuangan baik, pekerjaan lancar, dan semua anggota keluarga sehat, kita mudah bersukacita. Namun, ketika masalah datang, sukacita dapat memudar.

    BalasHapus

Posting Komentar