PANGGILAN UNTUK MENJADI BERKAT | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 


PANGGILAN UNTUK MENJADI BERKAT

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-268, Tahun 2026: Roma 1-4

Matius 5:16 “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Panggilan Allah tidak berhenti pada diri kita sendiri. Allah memanggil kita supaya kehidupan kita menjadi berkat bagi orang lain.

Yesus menggambarkan orang percaya sebagai terang. Terang tidak ada untuk dirinya sendiri. Terang hadir supaya orang lain dapat melihat, menemukan arah, dan mengalami manfaatnya.

Demikian juga hidup kita. Ketika Allah memberikan kesempatan, talenta, pekerjaan, keluarga, pelayanan, pendidikan, dan berbagai pengalaman, semuanya dapat menjadi sarana untuk menghadirkan kebaikan Allah kepada orang lain.

1. Hidup Kita Dipanggil untuk Menjadi Terang

Yesus berkata: “Hendaklah terangmu bercahaya di depan orang.”

Artinya, iman tidak hanya terlihat ketika kita berada di gereja. Iman juga harus terlihat dalam kehidupan sehari-hari.

Di rumah, kita menjadi terang melalui kasih.

Di tempat kerja, kita menjadi terang melalui kejujuran.

Di sekolah atau kampus, kita menjadi terang melalui tanggung jawab.

Dalam pelayanan, kita menjadi terang melalui kerendahan hati.

Di masyarakat, kita menjadi terang melalui kepedulian.

Panggilan Allah terlihat melalui cara kita menjalani kehidupan.

2. Menjadi Berkat Dimulai dari Hal Sederhana

Menjadi berkat tidak selalu berarti melakukan sesuatu yang besar. Terkadang menjadi berkat berarti:

  • memberikan pertolongan ketika seseorang membutuhkan;
  • mendengarkan orang yang sedang membutuhkan teman;
  • berkata baik ketika orang lain sedang mengalami kesulitan;
  • mengampuni;
  • menghargai orang lain;
  • berbagi pengetahuan;
  • menggunakan talenta untuk membantu sesama;
  • memberikan semangat kepada orang yang sedang berjuang.

Hal-hal sederhana dapat menjadi kesaksian tentang kasih Kristus.

3. Perbuatan Baik Menunjukkan Iman

Yesus berkata: “Supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik...”

Ini bukan berarti kita melakukan kebaikan supaya mendapatkan pujian.

Sebaliknya, kehidupan yang baik menjadi kesempatan untuk menunjukkan karakter Kristus.

Karena itu, panggilan kita bukan hanya berbicara tentang Tuhan, tetapi juga memperlihatkan kasih Tuhan melalui kehidupan kita.

Perkataan kita penting. Tetapi kehidupan kita juga berbicara.

4. Tujuan Akhirnya adalah Memuliakan Allah

Bagian terakhir ayat ini sangat penting: “...dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Ketika orang melihat kebaikan dalam kehidupan kita, tujuan akhirnya bukan supaya kita menjadi terkenal, melainkan supaya Allah dimuliakan.

Talenta kita bukan untuk kesombongan.

Pelayanan kita bukan untuk popularitas.

Keberhasilan kita bukan hanya untuk kebanggaan pribadi.

Semua yang Tuhan percayakan dapat dikembalikan kepada Tuhan dalam bentuk kehidupan yang menjadi berkat.

5. Jadilah Berkat di Mana Tuhan Menempatkan Kita

Kita tidak perlu menunggu berada di tempat yang sempurna untuk menjadi berkat.

Tempat kita berada hari ini adalah ladang pelayanan kita.

Keluarga adalah tempat pelayanan.

Tempat kerja adalah tempat kesaksian.

Gereja adalah tempat melayani.

Masyarakat adalah tempat menjadi terang.

Bahkan dalam percakapan sehari-hari, kita dapat membawa kasih, pengharapan, dan kebaikan Kristus.

 

 Saya mau menjadi terang di mana pun Tuhan menempatkan saya. Saya akan menggunakan perkataan, perbuatan, waktu, talenta, dan kesempatan yang Tuhan berikan untuk menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan nama Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

 

Komentar

  1. Matius 5:16 “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

    BalasHapus
  2. CHRISTIAN RICARDO LUBIS


    . Jadilah Berkat di Mana Tuhan Menempatkan Kita

    Kita tidak perlu menunggu berada di tempat yang sempurna untuk menjadi berkat.

    BalasHapus
  3. Matius 5:16 “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

    BalasHapus
  4. Panggilan Allah tidak berhenti pada diri kita sendiri. Allah memanggil kita supaya kehidupan kita menjadi berkat bagi orang lain.

    BalasHapus
  5. kesempatan yang Tuhan berikan untuk menjadi berkat bagi sesama

    BalasHapus
  6. Matius 5:16 “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

    BalasHapus
  7. Galang Lubis

    Matius 5:16 “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

    BalasHapus
  8. Tempat kita berada hari ini adalah ladang pelayanan kita.

    Keluarga adalah tempat pelayanan.

    Tempat kerja adalah tempat kesaksian.

    Gereja adalah tempat melayani.

    Masyarakat adalah tempat menjadi terang.

    Bahkan dalam percakapan sehari-hari, kita dapat membawa kasih, pengharapan, dan kebaikan Kristus.

    BalasHapus

Posting Komentar