Mengenal Hati Bapa: Bapa yang Mengampuni | Rumah Doa Keluarga - RDK

 

Mengenal Hati Bapa: Bapa yang Mengampuni

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-196, Tahun 2026: Yeremia 24-27

Bacaan: Lukas 15:20 “Maka bangkitlah ia dan pergi kepada ayahnya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayah itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.”

Perumpamaan anak yang hilang menunjukkan hati Bapa yang selalu terbuka bagi anak yang bertobat. Dia tidak menunggu dengan kemarahan, tetapi menyambut dengan kasih dan pengampunan.

Perumpamaan tentang anak yang hilang menggambarkan salah satu potret paling indah tentang hati Allah Bapa. Ketika anak bungsu meninggalkan rumah dan menghabiskan seluruh warisannya, ia akhirnya menyadari kesalahannya dan memutuskan untuk pulang. Ia datang dengan hati yang hancur, berharap hanya diterima sebagai seorang hamba.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Sang ayah melihat anaknya dari kejauhan, berlari menyambutnya, merangkulnya, dan menciumnya. Sang ayah tidak memulai dengan hukuman atau celaan, melainkan dengan kasih, pengampunan, dan pemulihan.

Demikianlah hati Bapa di surga. Dia tidak bersukacita ketika kita jatuh dalam dosa, tetapi Dia bersukacita ketika kita bertobat dan kembali kepada-Nya. Pengampunan Allah tidak menghapuskan pentingnya pertobatan, tetapi menunjukkan bahwa kasih karunia-Nya selalu terbuka bagi setiap orang yang datang dengan hati yang menyesal.

Mengenal hati Bapa berarti percaya bahwa tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni ketika kita sungguh-sungguh bertobat kepada-Nya.

Dia tidak hanya mengampuni, tetapi juga memulihkan martabat kita sebagai anak-anak-Nya dan memberi kesempatan untuk memulai hidup yang baru.

Hari ini, jika ada beban kesalahan yang masih Anda pikul, datanglah kepada Bapa. Dia menanti bukan untuk menghukum, tetapi untuk memeluk, mengampuni, dan memulihkan hidup Anda.

Hati Bapa tidak mencari alasan untuk menolak anak yang bertobat, tetapi selalu membuka tangan-Nya untuk mengampuni dan memulihkan.

Setiap langkah pertobatan akan disambut oleh pelukan kasih Bapa yang tidak pernah berhenti mengampuni.

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar