
Mengenal
Hati Bapa: Bapa yang Membentuk Karakter Anak-Nya
Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan,
disayang Tuhan
Bacaan Alkitab Hari Ke-198, Tahun 2026: Yeremia 32-35
Ibrani
12:10–11 “Sebab
mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka
anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh
bagian dalam kekudusan-Nya. Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan
tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Namun kemudian ia menghasilkan
buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.”
Kasih Bapa tidak hanya menghibur, tetapi juga
membentuk. Disiplin yang Tuhan berikan bertujuan menghasilkan kehidupan yang
benar dan semakin serupa dengan Kristus.
Setiap orang percaya tentu menginginkan hidup yang
penuh sukacita dan berkat. Namun, Allah juga memakai tantangan, teguran, dan
proses kehidupan untuk membentuk karakter kita.
Ibrani 12:10–11 mengajarkan bahwa disiplin Tuhan
bukanlah tanda penolakan, melainkan bukti kasih seorang Bapa kepada
anak-anak-Nya.
Seorang ayah yang mengasihi anaknya tidak akan
membiarkan anak itu bertumbuh tanpa arahan. Demikian pula Bapa di surga. Dia
membentuk kita agar semakin serupa dengan Kristus. Proses itu terkadang tidak
mudah.
Ada saat-saat kita harus belajar sabar, rendah
hati, mengampuni, dan tetap setia di tengah kesulitan. Namun, melalui setiap
proses itu, Tuhan sedang menghasilkan buah kebenaran dalam hidup kita.
Mengenal hati Bapa berarti percaya bahwa setiap
proses yang Dia izinkan memiliki tujuan yang baik.
Dia tidak pernah membentuk kita untuk menghancurkan
kita, tetapi untuk memurnikan iman, memperkuat karakter, dan mempersiapkan kita
bagi rencana-Nya yang lebih besar.
Ketika menghadapi masa-masa sulit, jangan hanya
bertanya, "Mengapa ini terjadi?" Cobalah bertanya, "Tuhan,
karakter apa yang sedang Engkau bentuk dalam hidupku?" Pertanyaan ini
akan menolong kita melihat setiap proses dari sudut pandang iman.
Hari ini, percayalah bahwa tangan Bapa sedang
bekerja. Dia adalah Pembentuk Agung yang tidak pernah gagal menghasilkan karya
yang indah dalam hidup setiap anak yang berserah kepada-Nya.
Kasih
Bapa tidak hanya menghibur kita dalam proses, tetapi juga membentuk kita
menjadi pribadi yang semakin serupa dengan Kristus.
Setiap
proses di tangan Bapa adalah bagian dari pembentukan karakter menuju kedewasaan
rohani.
Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati,
diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga
Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat
menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)
Komentar
Posting Komentar