PENGAMPUNAN DARI SALIB
Shalom,
apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan
Alkitab Hari Ke-91, Tahun 2026: 1 Tawarikh 11-14
Lukas
23:34 “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka
perbuat.”
Di
tengah penderitaan yang sangat berat di kayu salib, Yesus tidak membalas dengan
kemarahan atau kebencian. Sebaliknya, Ia mengucapkan doa pengampunan bagi
orang-orang yang menyalibkan-Nya.
Di atas
kayu salib, Yesus berkata, “Ya Bapa, ampunilah mereka.” Ini menunjukkan kasih
dan pengampunan yang luar biasa. Tuhan mengajar kita untuk mengampuni, bahkan
kepada orang yang menyakiti kita.
Ini
adalah gambaran kasih yang luar biasa. Yesus tidak hanya mengajarkan tentang
mengampuni, tetapi Ia melakukannya dalam situasi yang paling sulit.
Pengampunan-Nya tidak bersyarat dan tidak menunggu orang lain berubah terlebih
dahulu.
Sering kali kita merasa sulit mengampuni, terutama ketika disakiti. Namun salib mengajarkan bahwa pengampunan adalah jalan menuju pemulihan dan damai sejahtera.
Stefanus
adalah contoh nyata dari pengampunan. Ketika ia dilempari batu hingga mati, ia
berdoa agar Tuhan tidak menanggungkan dosa itu kepada mereka yang melakukannya.
Stefanus juga mengampuni orang-orang yang melemparinya dengan batu. Ia
meneladani sikap Kristus dalam mengampuni.
Mengampuni
seperti melepaskan beban berat dari hati kita, seperti melepaskan batu besar
yang kita pegang. Selama kita memegangnya, kita merasa berat dan lelah. Tetapi
ketika kita melepaskannya, kita menjadi lega. Demikian juga pengampunan
membebaskan hati kita dari beban.
Tuhan
Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami
#RumahDoaKeluarga
Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar
Posting Komentar