HIDUP DALAM KETAATAN KEPADA TUHAN = NEHEMIA PASARIBU \ RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 

HIDUP DALAM KETAATAN KEPADA TUHAN

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-109, Tahun 2026: Nehemia 8-11

Yohanes 14:15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku.”

Hidup dalam ketaatan kepada Tuhan bukanlah sekadar kewajiban, tetapi respons kasih kita kepada-Nya. Yesus menegaskan bahwa ketaatan adalah bukti nyata dari kasih kita.

Sering kali ketaatan terasa sulit, terutama ketika firman Tuhan bertentangan dengan keinginan kita. Namun ketaatan sejati bukan tentang kenyamanan, melainkan tentang kepercayaan bahwa jalan Tuhan adalah yang terbaik.

Ketaatan juga bukan hanya dalam hal besar, tetapi justru dimulai dari hal-hal kecil: berkata jujur, mengampuni, mengasihi, dan hidup benar setiap hari.

Abraham adalah contoh ketaatan. Ia taat ketika dipanggil Tuhan untuk pergi ke tempat yang belum ia ketahui. Ia tidak tahu tujuan akhirnya, tetapi ia percaya kepada Tuhan yang memimpin.

Seperti seorang anak yang memegang tangan ayahnya saat berjalan di tempat gelap. Ia mungkin tidak tahu jalan, tetapi ia percaya bahwa ayahnya akan menuntunnya dengan aman.

Demikian juga ketaatan kepada Tuhan adalah berjalan dalam iman, bukan dalam pengertian sendiri.

Ketaatan adalah bukti kasih kepada Tuhan. Ketaatan membutuhkan iman dan kepercayaan. Tuhan memimpin hidup orang yang taat. Ketaatan dimulai dari hal kecil setiap hari.

Yesus berkata, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-Ku.” Ketaatan bukan beban, tetapi bukti kasih kita kepada Tuhan.

Abraham taat ketika dipanggil Tuhan, bahkan saat ia belum tahu ke mana ia akan pergi. Ketaatan lahir dari kepercayaan. Taatilah Tuhan karena kita mengasihi-Nya.

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Ketaatan adalah bukti kasih kepada Tuhan. Ketaatan membutuhkan iman dan kepercayaan. Tuhan memimpin hidup orang yang taat. Ketaatan dimulai dari hal kecil setiap hari.

    BalasHapus
  2. Yohanes 14:15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku.”

    BalasHapus
  3. Dea yosifa artasasta sagalaMinggu, April 19, 2026 5:12:00 AM

    Ketaatan adalah bukti kasih kepada Tuhan. Ketaatan membutuhkan iman dan kepercayaan. Tuhan memimpin hidup orang yang taat. Ketaatan dimulai dari hal kecil setiap hari.

    BalasHapus
  4. Tuhan memimpin hidup orang yang taat.

    BalasHapus
  5. Amin... Bagi orang yang percaya pada Tuhan Yesus harus harus taat fan dengar - dengaran akan firman Tuhan.

    BalasHapus
  6. Aminn, Demikian juga ketaatan kepada Tuhan adalah berjalan dalam iman, bukan dalam pengertian sendiri.

    BalasHapus
  7. Ketaatan lahir dari kepercayaan. Taatilah Tuhan karena kita mengasihi-Nya.

    BalasHapus
  8. Ketaatan juga bukan hanya dalam hal besar, tetapi justru dimulai dari hal-hal kecil: berkata jujur, mengampuni, mengasihi, dan hidup benar setiap hari.

    BalasHapus
  9. Ketaatan adalah bukti kasih kepada Tuhan. Ketaatan membutuhkan iman dan kepercayaan. Tuhan memimpin hidup orang yang taat. Ketaatan dimulai dari hal kecil setiap hari.Amen

    BalasHapus
  10. Hidup dalam ketaatan kepada Tuhan bukanlah sekadar kewajiban, tetapi respons kasih kita kepada-Nya. Yesus menegaskan bahwa ketaatan adalah bukti nyata dari kasih kita.

    BalasHapus
  11. Ketaatan adalah bukti kasih kepada Tuhan. Ketaatan membutuhkan iman dan kepercayaan. Tuhan memimpin hidup orang yang taat

    BalasHapus
  12. Yohanes 14:15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku.

    BalasHapus
  13. Ketaatan adalah bukti kasih kepada Tuhan. Ketaatan membutuhkan iman dan kepercayaan. Tuhan memimpin hidup orang yang taat. Ketaatan dimulai dari hal kecil setiap hari.

    BalasHapus
  14. Ketaatan adalah bukti kasih kepada Tuhan. Ketaatan membutuhkan iman dan kepercayaan. Tuhan memimpin hidup orang yang taat Rachel Tiara Boru sijabat

    BalasHapus

Posting Komentar