DARI KERAGUAN MENJADI IMAN | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 

DARI KERAGUAN MENJADI IMAN

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-97, Tahun 2026: 2 Tawarikh 6-9

Yohanes 20:24–29 Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ. Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya." Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!" Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah." Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya." 

Tidak semua orang langsung percaya ketika mendengar kabar kebangkitan. Tomas adalah salah satu murid yang meragukan. Ia berkata bahwa ia tidak akan percaya sebelum melihat dan menyentuh sendiri bekas luka Yesus.

Keraguan Tomas bukan karena ia tidak mengasihi Tuhan, tetapi karena ia belum memahami sepenuhnya. Namun Yesus tidak menolak Tomas. Ia justru datang dan menunjukkan diri-Nya.

Ketika Tomas melihat Yesus yang bangkit, ia berkata, “Ya Tuhanku dan Allahku!” Keraguan berubah menjadi iman yang teguh.

Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak menjauh dari orang yang ragu. Ia justru mendekat dan menolong kita untuk percaya.

Kisah Tomas mengajarkan bahwa iman bukan berarti tidak pernah ragu, tetapi membawa keraguan kita kepada Tuhan sampai kita menemukan kebenaran. Tuhan sabar menghadapi proses iman kita.

Seperti seseorang yang ragu menyeberangi jembatan karena takut roboh. Namun setelah ia melihat orang lain menyeberang dengan aman, ia mulai percaya dan berani melangkah.

Demikian juga iman bertumbuh ketika kita mengalami sendiri kebaikan Tuhan.

Keraguan adalah bagian dari proses iman. Tuhan tidak menolak orang yang ragu, tetapi menolongnya.

Iman bertumbuh melalui pengalaman pribadi dengan Tuhan. Percaya kepada Tuhan membawa berkat.

Tomas meragukan, tetapi akhirnya percaya. Bawa keraguan kita kepada Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Iman bertumbuh melalui pengalaman pribadi dengan Tuhan. Percaya kepada Tuhan membawa berkat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin iman bertumbuh bila kita bisa melewati permasalahan pergumulan yang kita hadapi dan tetap berpengharapan kita baru merasakan kehadiran Tuhan dalam hidup kita

      Hapus
  2. Keraguan adalah bagian dari proses iman. Tuhan tidak menolak orang yang ragu, tetapi menolongnya..

    BalasHapus
  3. Iman bertumbuh melalui pengalaman pribadi dengan Tuhan. Percaya kepada Tuhan membawa berkat.

    BalasHapus
  4. Iman bertumbuh melalui pengalaman pribadi dengan Tuhan. Percaya kepada Tuhan membawa berkat.

    BalasHapus
  5. Kisah Tomas mengajarkan bahwa iman bukan berarti tidak pernah ragu, tetapi membawa keraguan kita kepada Tuhan sampai kita menemukan kebenaran. Tuhan sabar menghadapi proses iman kita.

    BalasHapus
  6. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak menjauh dari orang yang ragu. Ia justru mendekat dan menolong kita untuk percaya.

    BalasHapus
  7. Ingat kesempitan bagi manusia, adalah kesempatan Tuhan untuk bekerja

    BalasHapus
  8. Iman bertumbuh melalui pengalaman pribadi dengan Tuhan. Percaya kepada Tuhan membawa berkat. Rachel mutiara sijabat

    BalasHapus
  9. Dea yosifa artasasta sagalaSelasa, April 07, 2026 8:20:00 AM

    Seperti seseorang yang ragu menyeberangi jembatan karena takut roboh. Namun setelah ia melihat orang lain menyeberang dengan aman, ia mulai percaya dan berani melangkah.

    BalasHapus
  10. Keraguan bukan akhir dari iman, tetapi bisa menjadi awal pertumbuhan iman. Berbahagialah kita yang belajar percaya, bahkan tanpa melihat, karena di situlah iman kita dikuatkan.

    BalasHapus
  11. Keraguan adalah bagian dari proses iman. Tuhan tidak menolak orang yang ragu, tetapi menolongnya.

    BalasHapus
  12. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak menjauh dari orang yang ragu. Ia justru mendekat dan menolong kita untuk percaya.

    BalasHapus
  13. Tuhan tidak menolak orang yang ragu, tetapi menolongnya.

    BalasHapus
  14. Kisah Tomas mengajarkan bahwa iman bukan berarti tidak pernah ragu, tetapi membawa keraguan kita kepada Tuhan sampai kita menemukan kebenaran. Tuhan sabar menghadapi proses iman kita..Amen๐Ÿ™๐Ÿ™

    BalasHapus
  15. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak menjauh dari orang yang ragu. Ia justru mendekat dan menolong kita untuk percaya.

    BalasHapus
  16. Kisah Tomas mengajarkan bahwa iman bukan berarti tidak pernah ragu, tetapi membawa keraguan kita kepada Tuhan sampai kita menemukan kebenaran. Tuhan sabar menghadapi proses iman kita.

    BalasHapus
  17. Iman bertumbuh melalui pengalaman pribadi dengan Tuhan. Percaya kepada Tuhan membawa berkat.

    BalasHapus
  18. Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."

    BalasHapus
  19. Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."

    BalasHapus
  20. Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."

    BalasHapus
  21. Iman bertumbuh melalui pengalaman pribadi dengan Tuhan. Percaya kepada Tuhan membawa berkat.

    BalasHapus
  22. Seperti seseorang yang ragu menyeberangi jembatan karena takut roboh. Namun setelah ia melihat orang lain menyeberang dengan aman, ia mulai percaya dan berani melangkah.

    BalasHapus

  23. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak menjauh dari orang yang ragu. Ia justru mendekat dan menolong kita untuk percaya.

    BalasHapus
  24. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak menjauh dari orang yang ragu. Ia justru mendekat dan menolong kita untuk percaya.

    BalasHapus
  25. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak menjauh dari orang yang ragu. Ia justru mendekat dan menolong kita untuk percaya.

    BalasHapus
  26. Tomas meragukan, tetapi akhirnya percaya. Bawa keraguan kita kepada Tuhan.

    BalasHapus
  27. Demikian juga iman bertumbuh ketika kita mengalami sendiri kebaikan Tuhan.
    (GRACE NABABAN)

    BalasHapus
  28. Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah

    BalasHapus
  29. Iman bertumbuh melalui pengalaman pribadi dengan Tuhan. Percaya kepada Tuhan membawa berkat.

    BalasHapus
  30. Iman bertumbuh melalui pengalaman pribadi dengan Tuhan. Percaya kepada Tuhan membawa berkat.

    BalasHapus
  31. “Tuhan tidak menolak keraguan, tapi menolong kita percaya dan bertumbuh dalam iman.”

    BalasHapus
  32. Keraguan adalah bagian dari proses iman. Tuhan tidak menolak orang yang ragu, tetapi menolongnya.

    BalasHapus

Posting Komentar