STAPIN 2026 | KONSELING PASTORAL

 


KONSELING PASTORAL 

Apa itu konseling Kristen?

Kegiatan yang dilakukan oleh orang-orang  yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus untuk menolong orang lain agar hidupnya sesuai dengan maksud-maksud Tuhan. 

Siapa yang melakukan:

Orang-orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus dan mengerti firman Tuhan (konselor Kristen). Ini syarat utama. Syarat-syarat lain seperti keterampilan dalam teknik konseling dan pengetahuan pengetahuan pendukung dapat dipenuhi kemudian 

Kepada Siapa?

Kepada orang lain (klien, konseli) 

Di mana dan kapan?

Pada intinya kegiatan konseling bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, nantu kita harus memperhatikan norma-norma susila masyarakat supaya tidak menimbulkan syak (pra sangka buruk) 

Apa rambu-rambunya?

  • Firman Tuhan dan minuman Roh Tuhan sebagai rambu utama
  • Perhatikan norma masyarakat dan budaya setempat.
  • Hindari konseling pribadi dengan lawan jenis, jika keadaan memaksa, bawa orang lain supaya Saudara tidak hanya berdua.
  • Hindari kontak fisik yang berlebihan 

Bagaimana prosesnya?

  • Proses yang utama adalah mendengarkan, sedikit berbicara, dan banyak berdoa, berdoa.
  • Jangan merasa untuk bisa melakukan konseling,  saya harus memiliki keterampilan ini dan itu baru melangkah melakukan konseling. Pokoknya Saudara bisa mendengarkan, sedikit bicara, dan banyak berdoa itu cukup.

  

TEKNIK DALAM KONSELING KRISTEN 

Dalam melaksanakan konseling Kristen dapat menggunakan beberapa teknik. Teknik tersebut berupa tindakan yang sehari-hari sudah kita lakukan. Teknik itu antara lain: 

1. Mendengarkan

Teknik ini diperlukan untuk memperoleh informasi dari klien. Pekerjaan seorang bukanlah menasihati, menasihati, lalu menasihati. Tapi, pekerjaannya yang lebih banyak adalah mendengarkan, lalu mendengarkan, dan mendengarkan lagi. Banyaklah mendengarkan

Teknik mendengarkan: perhatikan secara seksama; perhatikan nada bicara, perubahan tekanan dan volume suara; mendengarkan sambil melihat air muka, matanya (memerah, mengucurkan air mata), dan gerak tubuhnya (tanda-tanda kemarahan, kebencian, kegelisahan, ketakutan, kecemasan, ketidaknyamanan, dll).

Contoh dalam Alkitab, Elihu sabar mendengarkan (Ayub 32:11). 

2. Memberi tanggapan

Kalau seseorang sudah bercerita panjang lebar tentang dirinya, lalu Saudara berdiam saja, kira-kira bagaimana perasaan orang itu? Kecewa? Mungkin. Berikan tanggapan terhadapnya.

Teknik memberi tanggapan: padat, jelas, tidak bertele-tele, mengarah kepada pokok persoalan yang diutarakan; tunjukkan bahwa Saudara memberi perhatian dan menghargainya, menyimpulkan; ungkapan yang biasa seseorang memberi tanggapan

Contoh memberi tanggapan:

"Oya, ya, saya jadi mengerti sekarang... Anda kecewa sekali dengan Saudara Anda itu."

"Ya, ya." (sambil menganggukkan kepada dan pandangan ditujukan kepada klien).

3. Bertanya

Untuk memperoleh informasi yang kita butuhkan, kita perlu bertanya. Ini bukan bertanya secara basa-basi, tapi bertanya dengan suatu tujuan. Prinsipnya: gali informasi, gali informasi, gali informasi. 

Teknik bertanya: hindari pertanyaan yang membutuhkan jawaban "ya" atau "tidak", tapi pertanyaan yang membutuhkan jawaban yang lebih panjang, tentang isi bertanyalah mengenai perasaannya, pikiran dan pendapatnya, penilaiannya, sejarah atau pengalaman hidupnya.

Contoh teknik bertanya:

"Coba anda ceritakan apa yang terjadi sebelum ayahmu memukulmu"

“Saya ingin mengetahui lebih jauh tentang kedekatan hubunganmu dengan istrimu bagaimana perasaanmu ketika anda jauh dengan istrimu seperti sekarang ini”

Contoh dalam Alkitab, antara lain: Tuhan Yesus bertanya kepada perempuan Samaria tentang suami perempuan itu (Yohanes 4) 

4. Mengerti

Mencoba memahami dari sudut pandang merupakan teknik yang diperlukan bagi orang konselor. Mungkin bagi Saudara tidak masuk akal atau hal itu merupakan persoalan yang terlalu kecil tapi mengertilah dari sudut perasaannya

Tekniknya: tempatkan diri Saudara sebagai dia, terima apa adanya lebih dulu (ada waktunya Saudara mengoreksi) sampaikan dengan kata kata Saudara

Contoh ungkapan yang menunjukkan pengertian

“Iya,saya mengerti perasaan Anda yang sedang marah kepadanya…”

 5. Memberi penguatan

Teknik memberi penguatan dimaksudkan agar klien tetap tabah mengalami penderitaan dan tetap berpengharapan didalam Tuhan Yesus Kristus.

Teknik memberikan penguatan: penguatan dengan kata-kata, penguatan dengan gerak tubuh, gunakan gambaran, contoh ,pengalaman orang lain atau pengalaman klien sendiri sebelumnya; gunakan firman Tuhan; doa.

Contoh memberi penguatan:

"Bapak, memang ini tidak mudah, tapi Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan Bapak." (diungkap sambil menjabat tangan klien dengan erat).

"Kita tahu bahwa pohon itu tahan terhadap badai ketika dia menghadapi badai, begitu juga kita...

Anda sedang dihadapkan dengan badai, agar orang-orang tahu bahwa anak Tuhan tahan terhadap badai."

"Ibu pernah bercerita bahwa ibu pernah menghadapi pengalaman yang sulit, tapi Tuhan menolong tepat pada waktunya. Tuhan yang aulu menolong ibu itu, juga akan menolong ibu sekarang ini!

(disampaikan dengan menepuk bahu klien - jika saudara dan klien sejenis kelamin).

Catatan:

Hindari sentuhan-sentuhan fisik sebanyak mungkin bila Saudara dan klien saudara tidak sejenis kelamin! 

6. Konfrontasi

Konfrontasi berarti menentang pernyataan-pernyataan klien karena tidak sesuai dengan kenyataan, pernyataan-pernyataan sebelumnya, atau pun firman Tuhan.

Klien bisa saja bermaksud untuk mendapat belas kasihan, pembelaan, bahkan demi menutupi dosa-dosanya sendiri dengan pernyataan-pernyataan tersebut. Saudara perlu belajar peka terhadap hal-hal seperti ini ingat apa yang disampaikan klien belum tentu benar. Jika saudara simpulkan bahwa apa yang dikatakan tersebut tidak benar, Saudara diperbolehkan melakukan konfrontasi.

Teknik konfrontasi: sampaikan kebenaran dengan lemah lembut, ajak klien untuk memikirkan kembali kesimpulannya dengan kenyataan-kenyataan yang sebenarnya, arahkan klien untuk mengakui sendiri bahwa kesimpulannya salah kalau memang hal itu salah, konselor tidak perlu bersitegang dengan klien kalau terjadi perbedaan pendapat 

Contoh ungkapan yang menunjukkan teknik konfrontasi:

"Anda tadi mengatakan bahwa Anda mengasihi istri Anda, tapi minggu lalu Anda berkencan dengan seorang wanita?"

"Coba renungkan kembali pernyataan Anda tadi, bahwa Anda mau bergantung kepada Tuhan, tapi Anda masih mabuk-mabukan kalau menghadapi masalah!"

"Anda katanya sudah tahu bahwa judi itu berdosa, tetapi mengapa Anda masih ingin berjudi selama sutu setengah tahun lagi?" 

7. Mengajar

    Dalam konseling ada unsur mengajar sebagai salah satu kegiatan konselor. Isi pengajarannya tidak lain adalah firman Tuhan. Puncak dari kegiatan konseling sebenarnya adalah ketaatan kepada Firman Tuhan dan mempercayakan hidupnya kepada Tuhan Yesus Kristus.

Dalam 2 Timotius 3:16 menyatakan: "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajaruntuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran." Jadi Saudara harus belajar tahu Firman Allah

Teknik mengajar: sampaikan firman Tuhan yang memang cocok dengan masalahnya; jangan terlalu panjang sebab Saudara memang bukan sedang berkhotbah.

Contoh:

"Ingat Bro, seperti dalam Roma 8:28, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia. .. Di situ dinyatakan

"dalam segala sesuatu"..bukan hal-hal tertentu saja. Dan tujuannya, "untuk mendatangkan kebaikan" bukan mendatangkan keburukan! Harap ini menguatkan kita, Bro!" 

 8. Menerima

Teknik ini menekankan bahwa konselor harus menerima klien itu seperti apa adanya, tapi tidak berarti membenarkannya dalam segala hal. Saudara menghadapi klien yang cerewet dan kata katanya pedas, keras kepala dan menang sendiri, tidak mau diatur, bebal, dll, terimalah dia apa adanya. Perhatikan prinsip  ini justru untuk orang seperti itulah saya diutus Tuhan pada waktu ini; saya tidak sedang mencari orang yang tidak berdosa, tapi untuk orang itulah saya mau dipakai Tuhan demi menolong orang itu.

Teknik menerima: terima klien apa adanya, berilah belas kasihan kepadanya, terima dengan tulus.

Contoh pernyataan menerima klien:

"lya,. bagi saya perkataan Bapak yang seperti itu, saya bisa memaklumi. Saya senang kok, Tuhan jumpakan saya dengan Bapak." 

9. Membawa kepada Tuhan Yesus

Teknik konseling yang amat penting adalah membawa klien datang kepada Tunan Yesus Kristus. Ini merupakan puncak kegiatan konseling lainnya di samping menaati firman-Nya. Segala persoalan tidak mungkin diatasi sampai akar-akarnya kalau tidak datang kepada Tuhan Yesus Kristus. Oleh karena itu nanti kita akan belajar bagaimana kita melakukan konseling dengan berfokus kepada Tuhan Yesus Kristus.

Teknik: ajak klien melihat segala sesuatu dari sudut pandang Tuhan Yesus Kristus (ilustrasi termometer), melihat agenda dan maksud-Nya.

Contoh dalam percakapan:

Anda diperlakukan tidak adil oleh pimpinan,.. mari kita pikirkan dan tanyakan kepada Tuhan, apa yang sedang diagendakan Tuhan kepada Anda, sehingga Tuhan izinkan hal itu terjadi. Mungkinkah Tuhan sedang membentuk karakter Anda?"

10. Datang dan bersama.

Datangi dan bersama klien menjadi teknik yang penting dalam konseling Konselor "menjemput bola atau aktif mencari orang yang perlu ditolong kehadiran konselor bersama klien meneguhkan klien bahwa klien yang sedang bermasalah itu tidak sendirian.

Teknik datangi, sapa, terlibat bersama mereka

Kesepuluh teknik dalam konseling, tersebut perlu dilatih dan dikembangkan. Saudara akan semakin menyadari pentingnya teknik-teknik itu dan mengembangkan teknik-ichak yang ain yang Saudara temukan sendiri, kalau Saudara belajar terus melakukan konseling. Mulailah dengan hal-hal sederhana dengan "mengkonseling" teman sendiri dan hal itu menjadi ajang mengasah ketrampilan Saudara. 

1Teknik dalam konseling Kristen yang tertulis di sini saya lah kembali dan kembangkan dari buku Gary Collins, Konseling Kristen yang Efektif (Malang : Seminari Alkitab Asia Tenggara, 1990), hlm. 24-35

 

   KONSELING PRAKTIS 

MENGATASI BERBAGAI MASALAH

(Oleh: Drs. Elisa B. Surbakti, M.A.) Penerbit: Yayasan Kalam Hidup

 

1. Stres dan Penanggulangannya:

2. Penanggulangan Depresi:

 

3. Solusi Atas Kekhawatiran

 

 

4. Solusi Atas Akar Pahit:

 

 

5. Iman, Akal, Percaya dan Kesembuhan

6. Memelihara Kesehatan Rohani dan Jasmani

Memelihara Kesehatan Rohani dan Jasmani

7. Teladan Dalam Hal Pengampunan:

 Memelihara Kesehatan Rohani dan Jasmani

8. Masalah Etika dan Moral:

 

 

9. Pola Dalam Memilih Pasangan:

 

 

 

10. Pembangunan dan Perkembangan Sebuah Keluarga:

 

 

11. Membina Keluarga:

 

 

12. Kesalahan Orang Tua dalam Mendidik Anak:

 

 

13. Bimbingan Pastoral Terhadap Anak dan Hambatannya:

 

 

14. Perlakuan Terhadap Remaja:

  

15. Remaja dan Ciri-Cirinya:

 

 16. Pengawasan Terhadap Remaja:

 

 

 

17. Krisis Laki-Laki Tengah Baya dan Peran Isteri:

 

 

 

18. Krisis Perempuan Tengah Baya dan Peran Suami:

 

 

19. Krisis dalam Pernikahan Tengah Baya, Penyebab dan Penyelesaiannya:

20. Proses Penuan Manusia:

 

21. Reaksi Manusia Terhadap Perubahan:

22. Kematian Orang Percaya, dan Orang Tidak Percaya:

 

 

 

23. Akibat Kematian, Tahapan dan Respon:

 


Komentar

  1. yang saya dapat matkul teologi konseling dari hari senin adalah saya belajar bagaimana menjadi org yg pintar dan bijaksana dan contoh orang yg harus mendapat konseling bagaimana yang kita butuhkan hanya kasih karunia di hidup ini

    BalasHapus
  2. 1.apa tantangan terbesar konseling anak muda?
    2.apa rahasia praktis dalam teologi konseling?
    3.bagaimana cara konseling orang yang terkena okultisme?
    4:bagaimana kita dapat dipercaya org untuk konseling?
    5.apa kunci untuk bisa konseling anak muda yang banyak terluka dgn gereja?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1.jangan gaya nya itu itu aja dan kita tidak bisa menjadi teman
      2.mendengar
      3.percaya Roh Tuhan lebih besar,jangan ragu ragu
      4.jaga rahasia
      5.harus punya mentor

      Hapus
  3. Yang saya dapat dari MatKul Konseling Pastoral senin kemarin ialah kita harus menjadi contoh and bijaksana dan Mendengarkan bukanlah hal yg mudah dilakukan dalam melakukan konseling namun itu hal yg sangat penting.

    BalasHapus
  4. 1.Apa perbedaan utama antara konseling pastoral dan konseling sekuler?
    2.apa tantangan yang dialami ketika melakukan konseling pastoral
    3.Apa tujuan akhir dari pendampingan pastoral?
    4.Bagaimana peran iman dalam sesi konseling pastoral?
    5.apa saja tahap tahap untuk melakukan konseling

    BalasHapus
  5. Yang saya dapatkan dari Matkul Konseling pastoral ialah dapat membantu pelayanan gereja lebih maju dan lebih tepat sasaran agar dapat menjangkau semua orang agar bisa lebih dekat lagi dengan Tuhan Yesus

    BalasHapus
  6. 1. Apa yang menjadi kendala tatkala sedang melakukan konseling ?
    2. Apa yang menjadi tujuan ketika sedang melakukan konseling?
    3. Bagaimana konseling dapat efektif terlaksana tatkala sedang mengalami masalah?
    4. Dapatkan konseling di lakukan secara pribadi?
    5. Konseling bisa menjangkau untuk orang Kristen saja, apakah kaum awam dapat bisa mendapatkan konseling pastoral?

    BalasHapus
  7. yang saya dapat dari matkul konseling pastoral ialah:dapat membantu orang orang yang banyak masalah dalam pribadinya maka konseling itu di perlukan untuk mengubah secara mental,cara berpikir,dan karakter.

    BalasHapus
  8. 1.Sampai sejauh mana seorang konselor pastoral boleh terlibat dalam pengambilan keputusan hidup konseli tanpa mengurangi tanggung jawab pribadi konseli di hadapan Tuhan?
    2.Bagaimana seorang konselor pastoral membedakan antara masalah rohani, masalah psikologis, dan masalah yang merupakan kombinasi keduanya?
    3.Ketika nasihat Alkitab tampak bertentangan dengan keinginan atau perasaan konseli, bagaimana konselor pastoral seharusnya merespons?
    4.Apakah setiap penderitaan harus dipandang sebagai sarana pertumbuhan rohani? Bagaimana konselor pastoral menjelaskan hal ini kepada konseli yang sedang mengalami trauma berat?
    5.Dalam era digital dan kecerdasan buatan, tantangan apa yang paling besar bagi pelayanan pastoral konseling, dan bagaimana gereja harus mempersiapkan diri menghadapinya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1.Kesepaktan,keputusan
      2.Harus punya Roh Yang Membedakan
      3.Doa
      4.
      5.Sentuhan

      Hapus
  9. Apa dasar Alkitab bagi pelayanan pastoral konseling?
    Bagaimana teladan Yesus dalam melakukan konseling kepada orang-orang yang mengalami pergumulan?
    Mengapa kasih menjadi unsur penting dalam pastoral konseling?
    Bagaimana peran Roh Kudus dalam proses pastoral konseling?
    Bagaimana firman Tuhan digunakan dalam pastoral konseling?

    BalasHapus
  10. Apa itu konseling pastoral?
    Apa perbedaan utama antara konseling pastoral dengan konseling psikologi umum?
    Siapa saja yang biasanya membutuhkan atau mencari konseling pastoral?
    Apa peran atau tugas utama seorang konselor pastoral?
    Mengapa Alkitab menjadi dasar yang penting dalam konseling pastoral?
    Bagaimana seorang konselor pastoral menjaga kerahasiaan cerita konseli (orang yang dikonseling)?
    Apa saja contoh masalah yang biasanya ditangani dalam konseling pastoral?
    Apakah seorang pendeta otomatis bisa menjadi konselor pastoral yang baik? Mengapa?
    Kapan seorang konselor pastoral harus merujuk konselinya ke psikolog atau psikiater profesional?
    Bagaimana cara mengakhiri sesi konseling pastoral dengan baik dan penuh berkat?

    BalasHapus
  11. Yang saya dapat dari matkul konseling pastoral Senin adalah mendengarkan mereka yang lelah dan menguatkan mereka yang lemah itulah tugas konselor yang paling berat tapi konseling yang mudah atau sulit membutuhkan hati yang siap mendengarkan dari hati.

    BalasHapus
  12. 1. bagaimana mengkonselingkan orang yang susah berkomunikasi
    2. Cara meminimalisir terjadinya mis komunikasi saat konselor memulai mengkongseling
    3. Prinsip yang harus dilakukan seorang konselor untuk menghasilkan hasil konseling yang terbaik dan berhasil
    4. Apakah seorang konselor memberikan pernyataan dari gambaran kisahnya sendiri atau masalalunya, atau pengalaman pribadi konselor
    5. Apa yang harus diperhatikan konselor hebat untuk mengkonseling orang-orang yang memiliki trauma yang berat sampai dia tidak tau nilai dirinya.

    BalasHapus
  13. 1. Bagaimana cara kita jika tidak bisa memberi Tanggapan atau respon sebagai konselor?
    2. Bagaimana cara membedakan jawaban yg jujur dn tidk jujur?
    3. Bagaimana ketika terjadi kesalahpahaman yg merugikan salah satu pihak?
    4. Apakah penerimaan kepada seseorang sebagai konselor penting??
    5. Bagaimana jika ada keluarga yang dekat dan sering konseling dengan gembala namun ketika dirumah kepribadiannya berbeda??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jawaban:
      1. Kasih 1 ayat
      2. tidak bisa dibedakan,namun berusahlah JUJUR
      3. Minta maaf dan jangan mengulangi
      4. Tentu,krn itu pintu
      5. bukan konseling tapi curhat, bukan mentor; HATI-HATI

      Hapus
  14. 1. Kendala utama dalam konseling adalah tatkala ia curhat, jadi tidak ada konseling
    2. Kelegaan, pelepasan, pengampunan.
    3. Berdoa dan yakin percaya proses Tuhan
    4. Bisa adalah kalo lawan jenis harus di ruang terbuka
    5. Bisa banget karena konseling pastoral ialah harus menjadi garam dan terang dunia

    BalasHapus
  15. Bagaimana mengkonseling seseorang yang masih muda,
    Mengkonseling seseorang yang remaja ialah .. berikan bahasa yang dapat dimengerti remaja , tentukan minat dan kelebihan nya, serta memberi perhatian sesuai dengan masalah yang dihadapi

    BalasHapus

Posting Komentar