MENGENAL KRISTUS LEBIH DALAM | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 MENGENAL KRISTUS LEBIH DALAM

 

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alktab hari ke-64 Tahun 2026: 1 Samuel 9-12

Filipi 3:7–10 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan. Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya.

Dalam bagian ini, Rasul Paulus mengatakan bahwa segala sesuatu yang dahulu dianggapnya keuntungan kini dianggap rugi karena pengenalan akan Kristus. Statusnya sebagai orang Farisi, pengetahuannya tentang hukum Taurat, bahkan reputasinya, semuanya tidak sebanding dengan mengenal Yesus.

Bagi Paulus, mengenal Kristus bukan sekadar tahu tentang Dia, tetapi mengalami kuasa kebangkitan-Nya dan hidup dalam persekutuan dengan-Nya.

Mengenal Kristus lebih dalam berarti: Mengutamakan hubungan dengan-Nya di atas prestasi pribadi. Rela melepaskan hal-hal yang menghalangi pertumbuhan rohani. Rindu mengalami perubahan hidup setiap hari.

Kita melihat kerinduan yang sama dalam kehidupan Musa. Musa pernah hidup sebagai pangeran Mesir dengan segala kemewahan. Namun ia memilih meninggalkan kenyamanan istana demi panggilan Tuhan. Dalam Keluaran 33, Musa bahkan berdoa, “Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku.” Itu adalah doa seorang yang rindu mengenal Tuhan lebih dalam, bukan hanya mengalami mujizat-Nya.

Musa tidak puas hanya menjadi pemimpin besar; ia ingin mengenal hati Tuhan. Kerinduan itulah yang membuat hidupnya dipakai luar biasa.

Banyak orang mengenal Kristus sebatas tradisi atau kebiasaan ibadah. Namun Tuhan rindu kita mengenal-Nya secara pribadi, melalui doa, firman, ketaatan, dan pengalaman hidup bersama-Nya.

Prestasi, jabatan, dan harta tidak salah. Tetapi jika semua itu menjadi pusat hidup, kita akan kehilangan yang paling utama: Kristus sendiri.

Pertanyaannya bukan seberapa banyak kita tahu tentang Tuhan, tetapi seberapa dalam kita berjalan bersama-Nya.

Paulus menganggap segala sesuatu sebagai sampah dibandingkan pengenalan akan Kristus. Hubungan dengan Tuhan jauh lebih berharga daripada prestasi dunia.

Kita sering mengejar pencapaian, tetapi melupakan kedalaman relasi dengan Tuhan. Tahun demi tahun berlalu, tetapi pertanyaannya: apakah kita makin mengenal Dia?

Renungan Keluarga :
1. Apa yang paling aku kejar dalam hidup ini?

2. Apa yang paling aku kejar dalam hidupku saat ini?

3. Apakah aku sungguh rindu mengenal Kristus lebih dalam setiap hari?

Bagian Atas Formulir

Bagian Bawah Formulir

 

Bagian Bawah Formulir

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Irianne Junika Putri SiahaanKamis, Maret 05, 2026 5:28:00 AM

    Prestasi, jabatan, dan harta tidak salah. Tetapi jika semua itu menjadi pusat hidup, kita akan kehilangan yang paling utama: Kristus sendiri.

    BalasHapus
  2. Mengutamakan hubungan dengan Tuhan di atas prestasi pribadi. Rela melepaskan hal-hal yang menghalangi pertumbuhan rohani. Rindu mengalami perubahan hidup setiap hari

    BalasHapus
  3. Dea yosifa artasasta sagalaKamis, Maret 05, 2026 5:48:00 AM

    Mengenal Kristus lebih dalam berarti: Mengutamakan hubungan dengan-Nya di atas prestasi pribadi. Rela melepaskan hal-hal yang menghalangi pertumbuhan rohani. Rindu mengalami perubahan hidup setiap hari.

    BalasHapus
  4. Amen, pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya

    BalasHapus
  5. Rela melepaskan hal-hal yang menghalangi pertumbuhan rohani. 

    BalasHapus
  6. Bagi Paulus, mengenal Kristus bukan sekadar tahu tentang Dia, tetapi mengalami kuasa kebangkitan-Nya dan hidup dalam persekutuan dengan-Nya

    BalasHapus
  7. Mampu melepaskan hak kita🔥❤️❤️

    BalasHapus
  8. Mengenal Kristus bukan sekadar tahu tentang Dia, tetapi mengalami kuasa kebangkitan-Nya dan hidup dalam persekutuan dengan-Nya..

    BalasHapus
  9. mengenal Kristus bukan sekadar tahu tentang Dia, tetapi mengalami kuasa kebangkitan-Nya dan hidup dalam persekutuan dengan-Nya

    BalasHapus
  10. Mengingatkan kita semua, membangun hubungan lebih dalam lagi, kita dengan Tuhan.Tks

    BalasHapus
  11. Seringkali kita sibuk mengejar target, prestasi, bahkan pengakuan, tapi lupa bertanya: “Tuhan, apakah aku makin mengenal Engkau hari demi hari?” Hubungan dengan Tuhan bukan tentang rutinitas, melainkan tentang kerinduan yang tulus.

    BalasHapus
  12. Banyak orang mengenal Kristus sebatas tradisi atau kebiasaan ibadah. Namun Tuhan rindu kita mengenal-Nya secara pribadi, melalui doa, firman, ketaatan, dan pengalaman hidup bersama-Nya.

    BalasHapus
  13. zefanya robintang LumbantoruanKamis, Maret 05, 2026 6:49:00 AM

    mengenal Kristus bukan sekadar tahu tentang Dia, tetapi mengalami kuasa kebangkitan-Nya dan hidup dalam persekutuan dengan-Nya.

    BalasHapus
  14. Pertanyaannya bukan seberapa banyak kita tahu tentang Tuhan, tetapi seberapa dalam kita berjalan bersama-Nya.

    BalasHapus
  15. Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus

    BalasHapus
  16. Musa tidak puas hanya menjadi pemimpin besar; ia ingin mengenal hati Tuhan. Kerinduan itulah yang membuat hidupnya dipakai luar biasa.

    BalasHapus
  17. Hubungan dengan Tuhan jauh lebih berharga daripada prestasi dunia.

    BalasHapus
  18. Kerinduan itulah yang membuat hidupnya dipakai luar biasa.

    BalasHapus
  19. Bagi Paulus, mengenal Kristus bukan sekadar tahu tentang Dia, tetapi mengalami kuasa kebangkitan-Nya dan hidup dalam persekutuan dengan-Nya.

    BalasHapus
  20. Bagi Paulus, mengenal Kristus bukan sekadar tahu tentang Dia, tetapi mengalami kuasa kebangkitan-Nya dan hidup dalam persekutuan dengan-Nya.
    Eci

    BalasHapus
  21. Mengenal Kristus lebih dalam berarti: Mengutamakan hubungan dengan-Nya di atas prestasi pribadi.

    BalasHapus
  22. Kutipan hari ini:
    Banyak orang mengenal Kristus sebatas tradisi atau kebiasaan ibadah. Namun Tuhan rindu kita mengenal-Nya secara pribadi, melalui doa, firman, ketaatan, dan pengalaman hidup bersama-Nya.

    BalasHapus
  23. Catatan:
    Banyak orang mengenal Kristus sebatas tradisi atau kebiasaan ibadah. Namun Tuhan rindu kita mengenal-Nya secara pribadi, melalui doa, firman, ketaatan, dan pengalaman hidup bersama-Nya.

    BalasHapus
  24. mengenal Kristus bukan sekadar tahu tentang Dia, tetapi mengalami kuasa kebangkitanya dan hidup dalam persekutuan denganya..

    BalasHapus
  25. Mengutamakan hubungan dengan Tuhan di atas prestasi pribadi. Rela melepaskan hal-hal yang menghalangi pertumbuhan rohani. Rindu mengalami perubahan hidup setiap hari.........

    BalasHapus
  26. Pertanyaannya bukan seberapa banyak kita tahu tentang Tuhan,, tetapi seberapa dalam kita berjalan bersama-Nya.

    BalasHapus
  27. Bagi Paulus, mengenal Kristus bukan sekadar tahu tentang Dia, tetapi mengalami kuasa kebangkitan-Nya dan hidup dalam persekutuan dengan-Nya.
    (GRACE NABABAN)

    BalasHapus
  28. Filipi 3:7–10 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. 

    BalasHapus
  29. Tuhan rindu kita mengenal-Nya secara pribadi, melalui doa, firman, ketaatan, dan pengalaman hidup bersama-Nya.

    BalasHapus
  30. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan

    BalasHapus
  31. Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya

    BalasHapus
  32. Dalam bagian ini, Rasul Paulus mengatakan bahwa segala sesuatu yang dahulu dianggapnya keuntungan kini dianggap rugi karena pengenalan akan Kristus. Statusnya sebagai orang Farisi, pengetahuannya tentang hukum Taurat, bahkan reputasinya, semuanya tidak sebanding dengan mengenal Yesus.

    BalasHapus
  33. Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya.

    BalasHapus

Posting Komentar