KETAATAN DALAM PENDERITAAN | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 

KETAATAN DALAM PENDERITAAN

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-90, Tahun 2026: 1 Tawarikh 7-10

Lukas 22:42 “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.”

Di taman Getsemani, Yesus menghadapi pergumulan yang sangat berat. Ia tahu penderitaan yang akan datang: pengkhianatan, penghinaan, dan kematian di kayu salib. Secara manusia, Ia merasakan ketakutan dan tekanan yang luar biasa.

Menjelang penyaliban, Yesus berdoa di taman Getsemani. Ia taat kepada kehendak Bapa, walaupun harus melalui penderitaan.

Namun di tengah pergumulan itu, Yesus memilih untuk taat. Ia berkata, “bukan kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” Ketaatan Yesus bukan ketaatan yang mudah, tetapi ketaatan yang lahir dari kasih dan penyerahan total kepada Bapa.

Ketaatan dalam penderitaan adalah bukti iman yang sejati. Tidak sulit untuk taat saat keadaan baik, tetapi ketaatan yang sesungguhnya terlihat ketika kita tetap setia di tengah kesulitan.

Kisah Ayub menunjukkan ketaatan dalam penderitaan. Ia kehilangan harta, keluarga, dan kesehatannya, tetapi tetap setia kepada Tuhan. Ayub tidak memahami semua yang terjadi, tetapi ia tetap percaya bahwa Tuhan berdaulat atas hidupnya.

Demikian juga kita belajar percaya bahwa rencana Tuhan tetap baik, meskipun kita harus melalui proses yang sulit. Ketaatan kepada Tuhan kadang tidak mudah, tetapi selalu membawa rencana yang indah.

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Ketaatan dalam penderitaan adalah bukti iman yang sejati.

    BalasHapus
    Balasan
    1. AMIN bila di jalan Nya walaupun kita dalam pergumulan yang berat kita tetap dalam perlindungan Nya mari kita tetap taat kepada Nya

      Hapus
  2. demikian juga kita belajar percaya bahwa rencana Tuhan tetap baik, meskipun kita harus melalui proses yang sulit

    BalasHapus
  3. Lukas 22:42 “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.”

    BalasHapus
  4. Tidak sulit untuk taat saat keadaan baik, tetapi ketaatan yang sesungguhnya terlihat ketika kita tetap setia di tengah kesulitan.

    BalasHapus
  5. Kisah Ayub menunjukkan ketaatan dalam penderitaan. Ia kehilangan harta, keluarga, dan kesehatannya, tetapi tetap setia kepada Tuhan

    BalasHapus
  6. Ketaatan kepada Tuhan kadang tidak mudah, tetapi selalu membawa rencana yang indah.

    BalasHapus
  7. Demikian juga kita belajar percaya bahwa rencana Tuhan tetap baik, meskipun kita harus melalui proses yang sulit. Ketaatan kepada Tuhan kadang tidak mudah, tetapi selalu membawa rencana yang indah.

    BalasHapus
  8. Lukas 22:42 “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” Rachel Tiara Boru sijabat

    BalasHapus
  9. belajar menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan, dan tetap taat walaupun sedang berada dalam proses yang tidak mudah, karena saya percaya Tuhan punya rencana yang baik di balik semuanya.

    BalasHapus
  10. Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga By N

    BalasHapus
  11. saya percaya bahwa rencana Tuhan tetap baik

    BalasHapus
  12. Lukas 22:42 “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi

    BalasHapus
  13. Ayub tidak memahami semua yang terjadi, tetapi ia tetap percaya bahwa Tuhan berdaulat atas hidupnya.

    BalasHapus
  14. kita belajar percaya bahwa rencana Tuhan tetap baik, meskipun kita harus melalui proses yang sulit. Ketaatan kepada Tuhan kadang tidak mudah, tetapi selalu membawa rencana yang indah.A min

    BalasHapus
  15. Ketaatan dalam penderitaan adalah bukti iman yang sejati. Tidak sulit untuk taat saat keadaan baik, tetapi ketaatan yang sesungguhnya terlihat ketika kita tetap setia di tengah kesulitan.

    BalasHapus
  16. Amin, Lukas 22:42 “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.”

    BalasHapus
  17. Di taman Getsemani, Yesus menghadapi pergumulan yang sangat berat

    BalasHapus
  18. Taat adalah karakter Kristus yang kekal tetaplah taat sekalipun semua yang di hadapi belum selesai tetapi taat akan membuktikan semua bahwa Tuhan pasti menolong๐Ÿ”ฅ๐Ÿ’—๐Ÿ’—

    BalasHapus
  19. Merdeka bukan berarti bebas dari perjuangan oleh sebab itu tetaplah taat sekalipun hidup Masi berjuang๐Ÿ”ฅ๐Ÿ’—๐Ÿ’—

    BalasHapus
  20. “ketaatan yang sesungguhnya terlihat ketika kita tetap setia di tengah kesulitan.”.

    BalasHapus
  21. Tuhan tetap baik, meskipun kita harus melalui proses yang sulit.

    BalasHapus
  22. Ayat Hari Ini:
    Lukas 22:42 “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.”

    BalasHapus
  23. Namun di tengah pergumulan itu, Yesus memilih untuk taat. Ia berkata, “bukan kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” Ketaatan Yesus bukan ketaatan yang mudah, tetapi ketaatan yang lahir dari kasih dan penyerahan total kepada Bapa.

    BalasHapus
  24. ketaatan yang sesungguhnya terlihat ketika kita tetap setia di tengah kesulitan.

    BalasHapus
  25. Ayub: Menjadi contoh manusia yang tetap setia dan percaya pada kedaulatan Tuhan meskipun kehilangan segala miliknya (harta, keluarga, dan kesehatan).

    BalasHapus
  26. Amen, Lukas 22:42 “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.”

    BalasHapus
  27. > Di taman Getsemani, Yesus menghadapi pergumulan yang sangat berat. Ia tahu penderitaan yang akan datang: pengkhianatan, penghinaan, dan kematian di kayu salib. Secara manusia, Ia merasakan ketakutan dan tekanan yang luar biasa.

    BalasHapus
  28. Amien, Lukas 22:42 “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.”

    BalasHapus
  29. Ketaatan kepada Tuhan kadang tidak mudah, tetapi selalu membawa rencana yang indah.
    (GRACE NABABAN)

    BalasHapus
  30. il 02, 2026 6:27:00 PM

    Amien, Lukas 22:42 “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.”

    BalasHapus
  31. Kolose 3:23 “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia Rachel Tiara Boru sijabat

    BalasHapus

Posting Komentar