DIPILIH OLEH TUHAN - NEHEMIA PASARIBU | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

DIPILIH OLEH TUHAN


Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-67, Tahun 2026: 1 Samuel 21-24

Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”


Berkat Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa hidup orang percaya dimulai dari kasih dan pilihan Tuhan. Bahkan sebelum dunia diciptakan, Tuhan sudah merencanakan keselamatan bagi manusia. Ia memilih kita untuk hidup dekat dengan-Nya dan menjadi umat yang hidup dalam kekudusan.

Sering kali manusia merasa dirinya tidak berharga atau tidak cukup baik. Namun firman Tuhan menegaskan bahwa kita dipilih oleh Tuhan sendiri. Pilihan Tuhan bukan berdasarkan kehebatan, kekayaan, atau kepandaian manusia, tetapi karena kasih-Nya yang besar.

Ketika kita menyadari bahwa kita dipilih oleh Tuhan, hidup kita seharusnya berubah. Kita dipanggil untuk hidup baru: meninggalkan dosa, hidup dalam kebenaran, dan memuliakan Tuhan melalui sikap dan perbuatan kita setiap hari.

Salah satu contoh adalah Daud. Ketika nabi Samuel datang untuk mengurapi raja baru bagi Israel, keluarga Isai menampilkan anak-anak yang terlihat kuat dan gagah. Namun Tuhan justru memilih Daud, seorang gembala muda yang dianggap paling kecil di antara saudara-saudaranya.

Daud dipilih Tuhan menjadi raja ketika ia masih seorang gembala muda. Bahkan ayahnya sendiri tidak mengira ia akan dipilih. Tetapi Tuhan melihat hati Daud, bukan penampilannya. Tuhan memilih kita bukan karena kelebihan kita, tetapi karena kasih-Nya. 

Tuhan tidak melihat penampilan luar, tetapi hati seseorang. Daud dipilih bukan karena kekuatannya, tetapi karena hatinya yang mengasihi Tuhan. Demikian juga Tuhan memilih kita untuk menjadi milik-Nya dan hidup dalam kehendak-Nya.

Paulus mengingatkan jemaat bahwa mereka dipilih oleh Tuhan bahkan sebelum dunia dijadikan. Ini menunjukkan betapa besar kasih Tuhan kepada manusia. Kita tidak menjadi anak Tuhan karena kehebatan kita, tetapi karena kasih karunia-Nya.

Kesadaran bahwa kita dipilih oleh Tuhan seharusnya membuat kita hidup dengan penuh syukur dan berusaha hidup menyenangkan hati-Nya.

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Pilihan Tuhan bukan berdasarkan kehebatan, kekayaan, atau kepandaian manusia, tetapi karena kasih-Nya yang besar

    BalasHapus
  2. Dea yosifa artasasta sagalaMinggu, Maret 08, 2026 5:08:00 AM

    Tuhan tidak melihat penampilan luar, tetapi hati seseorang. Daud dipilih bukan karena kekuatannya, tetapi karena hatinya yang mengasihi Tuhan. Demikian juga Tuhan memilih kita untuk menjadi milik-Nya dan hidup dalam kehendak-Nya.

    BalasHapus
  3. Kita tidak menjadi anak Tuhan karena kehebatan kita, tetapi karena kasih karunia-Nya.

    BalasHapus
  4. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  5. Tuhan memilih kita bukan karena kelebihan kita, tetapi karena kasih-Nya.

    BalasHapus
  6. Kesadaran bahwa kita dipilih oleh Tuhan seharusnya membuat kita hidup dengan penuh syukur dan berusaha hidup menyenangkan hati-Nya.

    BalasHapus
  7. Yang Tuhan suda pilih tak ada satu manusia pun yang dapat menjatuhkan lagi karena semakin di jatukan semakan Tuhan bawa naik dan bukan turun itu lah orang2 yang Tuhan pilih🔥❤️❤️

    BalasHapus
  8. Kita tidak menjadi anak Tuhan karena kehebatan kita, tetapi karena kasih karunia-Nya.

    BalasHapus
  9. Sering kali manusia merasa dirinya tidak berharga atau tidak cukup baik. Namun firman Tuhan menegaskan bahwa kita dipilih oleh Tuhan sendiri. Pilihan Tuhan bukan berdasarkan kehebatan, kekayaan, atau kepandaian manusia, tetapi karena kasih-Nya yang besar.

    BalasHapus
  10. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  11. Tuhan tidak melihat penampilan seseorang tetapi tuhan melihat hati seseorang

    BalasHapus
  12. Ketika kita menyadari bahwa kita dipilih oleh Tuhan, hidup kita seharusnya berubah.

    BalasHapus
  13. Kesadaran bahwa kita dipilih oleh Tuhan seharusnya membuat kita hidup dengan penuh syukur dan berusaha hidup menyenangkan hati-Nya

    BalasHapus
  14. Manusia hanya melihat apa yang di depan mata tapi Tuhan melihat Hati kita yang Sungguh

    BalasHapus
  15. Tuhan memilih kita bukan karena kelebihan kita, tetapi karena kasih-Nya. 

    BalasHapus
  16. Berkat Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa hidup orang percaya dimulai dari kasih dan pilihan Tuhan. Bahkan sebelum dunia diciptakan, Tuhan sudah merencanakan keselamatan bagi manusia. Ia memilih kita untuk hidup dekat dengan-Nya dan menjadi umat yang hidup dalam kekudusan.
    (GRACE NABABAN)

    BalasHapus
  17. Berkat Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa hidup orang percaya dimulai dari kasih dan pilihan Tuhan. Bahkan sebelum dunia diciptakan, Tuhan sudah merencanakan keselamatan bagi manusia. Ia memilih kita untuk hidup dekat dengan-Nya dan menjadi umat yang hidup dalam kekudusan.

    BalasHapus
  18. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  19. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  20. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  21. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  22. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  23. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  24. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  25. Kesadaran bahwa kita dipilih oleh Tuhan seharusnya membuat kita hidup dengan penuh syukur dan berusaha hidup menyenangkan hati-Nya.

    BalasHapus
  26. Ketika kita menyadari bahwa kita dipilih oleh Tuhan

    BalasHapus
  27. Tuhan memilih kita untuk menjadi milik-Nya dan hidup dalam kehendak-Nya.

    BalasHapus
  28. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  29. Kesadaran bahwa kita dipilih oleh Tuhan seharusnya membuat kita hidup dengan penuh syukur dan berusaha hidup menyenangkan hati-Nya.

    BalasHapus
  30. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  31. Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga By N

    BalasHapus
  32. Kesadaran bahwa kita dipilih oleh Tuhan seharusnya membuat kita hidup dengan penuh syukur dan berusaha hidup menyenangkan hati-Nya.

    BalasHapus
  33. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  34. Kesadaran bahwa kita dipilih oleh Tuhan seharusnya membuat kita hidup dengan penuh syukur dan berusaha hidup menyenangkan hati-Nya.

    BalasHapus
  35. Pilihan Tuhan bukan berdasarkan kehebatan, kekayaan, atau kepandaian manusia, tetapi karena kasih-Nya yang besar

    BalasHapus
  36. kasih-Nya.

    Tuhan tidak melihat penampilan luar, tetapi hati seseorang. Daud dipilih bukan karena kekuatannya, tetapi karena hatinya yang mengasihi Tuhan.

    BalasHapus
  37. Tuhan memilih kita bukan karena kelebihan kita, tetapi karena kasihnya...

    BalasHapus
  38. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  39. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  40. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  41. Ketika kita menyadari bahwa kita dipilih oleh Tuhan, hidup kita seharusnya berubah. Kita dipanggil untuk hidup baru: meninggalkan dosa, hidup dalam kebenaran, dan memuliakan Tuhan melalui sikap dan perbuatan kita setiap hari.

    BalasHapus
  42. Kesadaran bahwa kita dipilih oleh Tuhan seharusnya membuat kita hidup dengan penuh syukur dan berusaha hidup menyenangkan hati-Nya...

    BalasHapus
  43. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  44. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  45. Manusia hanya melihat apa yang di depan mata tapi Tuhan melihat hati kita yang sungguh..

    BalasHapus
  46. Ayat Hari Ini
    Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  47. Ayat Hari Ini
    Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  48. Tuhan memilih kita bukan karena kelebihan kita, tetapi karena kasih-Nya kepada kita

    BalasHapus
  49. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus
  50. Kesadaran bahwa kita dipilih oleh Tuhan seharusnya membuat kita hidup dengan penuh syukur dan berusaha hidup menyenangkan hati-Nya.

    BalasHapus
  51. Efesus 1:4 “Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.”

    BalasHapus

Posting Komentar