TAAT MESKI TIDAK MENGERTI SEMUANYA - NEHEMIA PASARIBU | GPI PONDOK DAUD | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

TAAT MESKI TIDAK MENGERTI SEMUANYA


Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alktab hari ke-32 Tahun 2026: Imamat 27, Bilangan 1-3

Amsal 3:5 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”

Sering kali Tuhan tidak memberi kita penjelasan lengkap, tetapi Dia selalu memberi arah yang jelas. Masalahnya, manusia ingin mengerti dulu baru taat, sementara Tuhan berkata: taat dulu, pengertian akan menyusul.

Dalam keluarga, tidak semua hal selalu mudah dimengerti.
Kadang orang tua bingung harus mengambil keputusan apa.


Kadang anak-anak juga tidak mengerti mengapa harus taat, belajar, atau bersabar.

Namun Tuhan mengajarkan satu hal penting: percaya dulu kepada Tuhan, meskipun kita belum mengerti semuanya.

Ketaatan bukan soal logika, tetapi soal iman dan kepercayaan. Abraham adalah contoh nyata orang yang taat tanpa peta lengkap

Kejadian 12:1 “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.”

Perhatikan: Tuhan tidak menyebutkan Alamat, tidak ada estimasi waktu, tidak ada jaminan kenyamanan. Namun Abraham pergi juga.

Dan justru lewat ketaatan itu: Abraham menjadi bapa bangsa-bangsa. Namanya dikenang sepanjang sejarah iman. Janji Tuhan digenapi bukan karena Abraham sempurna, tapi karena ia percaya

Abraham tidak tahu ke mana, tetapi ia tahu siapa yang memimpin.

Abraham diperintahkan Tuhan untuk pergi meninggalkan rumah dan negaranya. Tuhan tidak menjelaskan ke mana ia akan pergi, hanya berkata bahwa Dia akan menuntunnya.

Abraham bisa saja takut dan menolak, tetapi ia memilih taat. Karena ketaatan itulah, Tuhan memberkati hidup Abraham dan keluarganya.

Abraham tidak tahu rencana lengkap Tuhan, tetapi ia percaya kepada Tuhan sepenuh hati.

Tuhan sering kali, menyuruh kita melangkah sebelum melihat hasil. Meminta kita taat saat hati masih takut. Menguji iman kita di area yang paling kita pegang erat

Tuhan tidak mencari orang yang mengerti segalanya, tetapi orang yang mau taat sepenuhnya.

Jika Abraham menunggu sampai semuanya jelas, sejarah iman tidak akan pernah dimulai.

Renungan Keluarga:

  • Orang tua: Percayalah bahwa Tuhan memimpin setiap keputusan keluarga.
  • Anak-anak: Belajarlah taat kepada orang tua, meskipun belum selalu mengerti alasannya.
  • Seluruh keluarga: Tuhan setia memimpin keluarga yang mau percaya dan taat kepada-Nya.

Hari ini Tuhan berkata: “Langkahkan kakimu. Aku yang akan menuntun jalanmu.” Taat hari ini adalah pintu mujizat esok hari dan Ketaatan hari ini akan membawa berkat Tuhan di masa depan. Ketaatan adalah bahasa iman yang paling keras terdengar di surga.

Bagian Atas Formulir

Bagian Bawah Formulir

 

Bagian Bawah Formulir

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

 

Komentar

  1. Namun Tuhan mengajarkan satu hal penting: percaya dulu kepada Tuhan, meskipun kita belum mengerti semuanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terpujilah Tuhan . Sebab oleh ketaatan akan mendapat kekuatan .amin. sebab jln NYA tdk terselami. Mauliate tu naposo ni Tuhan.šŸ™

      Hapus
  2. Amsal 3:5 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”

    BalasHapus
  3. zefanya robintang LumbantoruanMinggu, Februari 01, 2026 5:49:00 AM

    Saat kita memilih taat dan percaya lebih dulu, Tuhan akan menuntun langkah demi langkah, dan pengertian akan Ia nyatakan tepat pada waktunya.

    BalasHapus
  4. Amsal 3:5 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri

    BalasHapus
  5. ( Amsal 3:5 )
    “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri".

    BalasHapus
  6. percaya dulu kepada Tuhan, meskipun kita belum mengerti semuanya.

    BalasHapus
  7. Janji Tuhan digenapi bukan karena Abraham sempurna, tapi karena ia percaya

    BalasHapus
  8. Amsal 3:5 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”.

    BalasHapus
  9. Tuhan tidak mencari orang yang mengerti segalanya, tetapi orang yang mau taat sepenuhnya.Amen

    BalasHapus
  10. Taat hari ini adalah pintu mujizat esok hari dan Ketaatan hari ini akan membawa berkat Tuhan di masa depan. Ketaatan adalah bahasa iman yang paling keras terdengar di surga.

    Nama: Ami marbun
    Kelas: XII

    BalasHapus
  11. Tuhan tidak mencari orang yang jenius atau mengerti segalanya, melainkan orang yang mau melangkah meski di tengah rasa takut. Ketaatan hari ini adalah pintu bagi mujizat dan berkat di masa depan.

    BalasHapus
  12. Amsal 3:5a “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu

    BalasHapus
  13. Tuhan mengajarkan satu hal penting: percaya dulu kepada Tuhan, meskipun kita belum mengerti semuanya.

    BalasHapus
  14. Tuhan tidak mencari orang yang mengerti segalanya, tetapi orang yang mau taat sepenuhnya.

    BalasHapus
  15. Orang yang muda di bentuk itulah yang orang yang renda hati dan itulah yang Tuhan carišŸ”„❤️❤️

    BalasHapus
  16. Ketaatan bukan soal logika, tetapi soal iman dan kepercayaan.

    BalasHapus
  17. Ketaatan adalah bahasa iman yang paling keras terdengar di surga.

    BalasHapus
  18. Hidup bersama Tuhan, harus siap, siap dipanggil, siap diutus dan siap diprosesšŸ˜‡walau tidak melihat segala sesuatu

    BalasHapus
  19. Ketaatan sejati lahir dari iman, bukan dari pemahaman yang lengkap. Seperti Abraham, kita dipanggil untuk melangkah bukan karena semua sudah jelas, tetapi karena kita percaya kepada Pribadi yang memimpin. Tuhan tidak menuntut kita mengerti segalanya terlebih dahulu, melainkan taat sepenuh hati. Justru dalam ketaatan itulah pengertian, penyertaan, dan penggenapan janji Tuhan dinyatakan.

    BalasHapus
  20. Amsal 3:5 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri".

    BalasHapus
  21. Amsal 3:5 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”

    Eci

    BalasHapus
  22. Amsal 3:5 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”

    BalasHapus
  23. Ketaatan bukan lah soal logika, tetapi soal iman dan kepercayaan.

    BalasHapus
  24. Ayat hari Ini:
    Amsal 3:5 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”

    BalasHapus
  25. Amsal 3:5 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”
    (GRACE NABABAN)

    BalasHapus
  26. Ketaatan adalah kunci untuk mengerti rencana Tuhan

    BalasHapus
  27. Amen, Taat hari ini adalah pintu mujizat

    BalasHapus
  28. Tuhan selalu mengajar kan untuk, percaya dulu kepada Tuhan, meskipun kita belum mengerti semuanya.

    BalasHapus
  29. Kejadian 12:1 “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.”

    BalasHapus
  30. >> Amsal 3:5 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”

    BalasHapus
  31. Ketaatan adalah bahasa iman yang paling keras terdengar di surga...

    BalasHapus
  32. Abraham tidak tahu rencana lengkap Tuhan, tetapi ia percaya kepada Tuhan sepenuh hati.

    BalasHapus
  33. Tuhan tidak menyebutkan Alamat, tidak ada estimasi waktu, tidak ada jaminan kenyamanan

    BalasHapus
  34. Tuhan tidak mencari orang yang mengerti segalanya, tetapi orang yang mau taat sepenuhnya...

    BalasHapus
  35. manusia ingin mengerti dulu baru taat, sementara Tuhan berkata: taat dulu, pengertian akan menyusul.

    BalasHapus

Posting Komentar