MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN
Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan Alktab hari ke-40 Tahun 2026: Bilangan 32-35
“Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar
saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus
1:22)
Sering kali kita merasa sudah cukup rohani karena rajin mendengar
firman: hadir ibadah, ikut persekutuan, bahkan hafal ayat-ayat Alkitab. Namun
firman Tuhan dengan tegas mengingatkan bahwa mendengar saja tidak cukup.
Firman baru memiliki kuasa ketika dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Yakobus menyebut orang yang hanya mendengar tetapi tidak melakukan
sebagai orang yang menipu diri sendiri. Artinya, ia merasa sudah benar
di hadapan Tuhan, padahal hidupnya belum berubah. Firman Tuhan bukan sekadar
pengetahuan, tetapi petunjuk hidup yang harus diwujudkan lewat sikap,
perkataan, dan tindakan.
Melakukan firman sering kali tidak mudah. Mengampuni orang yang
menyakiti, jujur saat ada kesempatan untuk curang, atau tetap mengasihi ketika
dikecewakan, semua itu membutuhkan kerendahan hati dan ketaatan. Namun di
situlah iman kita bertumbuh dan karakter Kristus dibentuk di dalam diri kita.
Firman Tuhan yang ditaati akan membangun hidup kita di atas dasar yang
kuat. Ketika tantangan dan masalah datang, kita tidak mudah goyah karena hidup
kita berdiri di atas kebenaran firman-Nya.
Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan
doa kami #RumahDoaKeluarga
Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa
Keluarga (0852-5629-3956)

Firman baru memiliki kuasa ketika dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
BalasHapusAMIN mendengar firman bangus dan lebih Tuhan ingin kan mari kita wujud nyatakan dalam kehidupan kita sehari hari
HapusPuji Tuhan, mari sama² menunjukan perubahan hidup mulai dari membaca serta melakukan firman Tuhan agar kita mampu menghidupinya😇
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapusFirman Tuhan yang ditaati akan membangun hidup kita di atas dasar yang kuat. Ketika tantangan dan masalah datang, kita tidak mudah goyah karena hidup kita berdiri di atas kebenaran firman-Nya.
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapusFirman Tuhan bukan lah sekadar pengetahuan, tetapi juga petunjuk hidup yang harus diwujudkan lewat sikap, perkataan, dan tindakan.
BalasHapusMelakukan firman sering kali tidak mudah. Mengampuni orang yang menyakiti, jujur saat ada kesempatan untuk curang, atau tetap mengasihi ketika dikecewakan, semua itu membutuhkan kerendahan hati dan ketaatan. Namun di situlah iman kita bertumbuh dan karakter Kristus dibentuk di dalam diri kita.
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapus(Yakobus 1:22)
BalasHapus"Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri".
Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapusFirman Tuhan yang ditaati akan membangun hidup kita di atas dasar yang kuat.
BalasHapus“Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapusFirman Tuhan bukan sekadar pengetahuan, tetapi petunjuk hidup yang harus diwujudkan lewat sikap, perkataan, dan tindakan.
BalasHapusFirman Tuhan adalah otoritas yang tertinggi🔥❤️❤️
BalasHapusFirman Tuhan bukan lah sekadar pengetahuan, tetapi juga petunjuk hidup yang harus diwujudkan lewat sikap, perkataan, dan tindakan.
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapusMelakukan firman sering kali tidak mudah. Mengampuni orang yang menyakiti, jujur saat ada kesempatan untuk curang, atau tetap mengasihi ketika dikecewakan, semua itu membutuhkan kerendahan hati dan ketaatan
BalasHapusFirman Tuhan bukan sekadar pengetahuan, tetapi petunjuk hidup yang harus diwujudkan lewat sikap, perkataan, dan tindakan.
BalasHapuskehidupan iman tidak cukup hanya dengan mendengar firman, tetapi harus diwujudkan dalam ketaatan dan tindakan nyata setiap hari. kiranya Roh Kudus menolong kami untuk menjadi pelaku firman, sehingga hidup kami semakin berkenan di hadapan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama.
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapuskerohanian seseorang tidak diukur hanya dari seberapa sering ia mendengar atau menghafal firman Tuhan, melainkan dari tindakannya.
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapusFirman Tuhan yang ditaati akan membangun hidup kita di atas dasar yang kuat.
BalasHapusAmin haleluya
BalasHapusFirman Tuhan bukan sekadar pengetahuan, tetapi petunjuk hidup
BalasHapusmendengar saja tidak cukup. Firman baru memiliki kuasa ketika dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
BalasHapusmendengar saja tidak cukup. Firman baru memiliki kuasa ketika dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapusMenjadi pelaku Firman bukan hanya mendengarkan
Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapusFirman Tuhan yang ditaati akan membangun hidup kita di atas dasar yang kuat.
BalasHapusTetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapus“Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22)
BalasHapus