MEMBANGUN RUMAH DOA KELUARGA | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 MEMBANGUN RUMAH DOA KELUARGA

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alktab hari ke-44 Tahun 2026: Ulangan 12-15

Mazmur 127:1 “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.”

Banyak keluarga berjuang membangun rumah yang nyaman, ekonomi yang stabil, dan masa depan yang baik. Semua itu penting, tetapi firman Tuhan mengingatkan bahwa tanpa Tuhan, semua usaha tersebut akan menjadi sia-sia. Keluarga yang kuat bukan hanya dibangun dengan kerja keras, tetapi dengan kehadiran Tuhan di pusatnya.

Membangun rumah doa keluarga berarti menjadikan Tuhan sebagai fondasi kehidupan rumah tangga. Bukan soal doa yang panjang atau kata-kata yang indah, tetapi tentang kesetiaan untuk datang kepada Tuhan bersama-sama. Ketika keluarga berdoa, mereka mengundang Tuhan untuk memimpin, menjaga, dan memberkati setiap aspek kehidupan.

Rumah doa keluarga menjadi tempat di mana kasih dipulihkan, pengampunan diajarkan, dan iman diturunkan dari generasi ke generasi. Anak-anak belajar mengenal Tuhan bukan hanya dari kata-kata, tetapi dari teladan orang tua yang hidup dekat dengan Tuhan.

Bagian Atas Formulir

Bagian Bawah Formulir

 

Bagian Bawah Formulir

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Olivia Rostiona Exklesya TanjungJumat, Februari 13, 2026 4:08:00 AM

    Keluarga yang kuat tidak hanya dibangun dengan kerja keras, tetapi dengan kehadiran Tuhan di pusatnya.

    BalasHapus
  2. Membangun rumah doa keluarga berarti menjadikan Tuhan sebagai fondasi kehidupan rumah tangga.

    BalasHapus
  3. Mazmur 127:1 “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.

    BalasHapus
  4. Morning All God always with us God blessed 😃 By N

    BalasHapus
  5. Mazmur 127:1 “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.”

    BalasHapus
  6. Zefanya robintang LumbantoruanJumat, Februari 13, 2026 5:36:00 AM

    Anak-anak belajar mengenal Tuhan bukan hanya dari kata-kata, tetapi dari teladan orang tua yang hidup dekat dengan Tuhan.

    BalasHapus
  7. Ketika keluarga berdoa, mereka mengundang Tuhan untuk memimpin, menjaga, dan memberkati setiap aspek kehidupan.

    BalasHapus
  8. Keluarga yang kuat tidak hanya mengandalkan kerja keras manusia, tetapi mengandalkan kehadiran dan pimpinan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan.

    BalasHapus
  9. Keluarga yang kuat bukan hanya dibangun dengan kerja keras, tetapi dengan kehadiran Tuhan di pusatnya.

    BalasHapus
  10. Keluarga yang kuat di bangun deng kerja keras, kasih dan selalu mengandalkan Tuhan

    BalasHapus
  11. Segalah sesuatu yang di dasarkan Tuhan masa depanpun tidak akan dia kuatirkan karena Tuhan sendiri yang menuntunšŸ”„❤️❤️

    BalasHapus
  12. Banyak keluarga berjuang membangun rumah yang nyaman, ekonomi yang stabil, dan masa depan yang baik. Semua itu penting, tetapi firman Tuhan mengingatkan bahwa tanpa Tuhan, semua usaha tersebut akan menjadi sia-sia

    BalasHapus
  13. soal doa yang panjang atau kata-kata yang indah, tetapi tentang kesetiaan untuk datang kepada Tuhan bersama-sama.

    BalasHapus
  14. Mazmur 127:1 “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.”
    (GRACE NABABAN)

    BalasHapus
  15. Jadikan Tuhan sebagai prioritas utama ditengah² kelurga sbgai fondasi sehingga semua tidak akan sia²

    BalasHapus
  16. Mazmur 127:1 “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal
    kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.”
    Godbless

    BalasHapus
  17. ronita Dwi Ningsih sianturiJumat, Februari 13, 2026 9:13:00 AM

    Sesuai dengan petikan Mazmur 127:1 yang anda kongsikan, usaha membina keluarga atau kehidupan akan menjadi sia-sia jika Tuhan tidak menjadi pusatnya. Kekuatan sesebuah "rumah" (keluarga/diri) bukan terletak pada apa yang nampak di luar, tetapi pada hubungan yang rendah hati dan setia dengan Tuhan di dalam bilik doa yang tersembunyi.

    BalasHapus
  18. Bukan Tetang doa yang panjang, tetapi kesetiaan untuk terus datang pada Tuhan

    BalasHapus
  19. Rumah doa keluarga menjadi tempat di mana kasih dipulihkan, pengampunan diajarkan, dan iman diturunkan dari generasi ke generasi. Anak-anak belajar mengenal Tuhan bukan hanya dari kata-kata, tetapi dari teladan orang tua yang hidup dekat dengan Tuhan.

    BalasHapus
  20. Menjadikan Tuhan sebagai fondasi kehidupan rumah tangga.

    BalasHapus
  21. Mazmur 127:1 “ikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.”

    BalasHapus
  22. Jadikan Yesus Nahkoda didalam setiap Keluarga kitašŸ˜‡

    BalasHapus
  23. Ayat Hari Ini:
    Mazmur 127:1 “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.”

    BalasHapus
  24. Menjadikan Tuhan sebagai fondasi kehidupan rumah tangga.......

    BalasHapus
  25. Keluarga yang kuat bukan hanya dibangun dengan kerja keras, tetapi dengan kehadiran Tuhan

    BalasHapus
  26. Mazmur 127:1 “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.”
    Eci

    BalasHapus
  27. Rumah doa keluarga menjadi tempat di mana kasih dipulihkan, pengampunan diajarkan, dan iman diturunkan dari generasi ke generasi.

    BalasHapus
  28. Amin, Mazmur 127:1 “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.”

    BalasHapus
  29. Mazmur 127:1 “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.”

    BalasHapus

Posting Komentar