MELANGKAH DENGAN IMAN
Shalom,
apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan
Alkitab Hari Ke-58, Tahun 2026: Hakim-hakim 10-13
Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”
Karena
masa depan ada, kita dapat melangkah dengan berani hari ini. Iman membuat kita
terus berjalan walau belum melihat semuanya jelas.
Hidup
sering kali membawa kita pada persimpangan jalan yang tidak pasti. Kita ingin
melihat seluruh peta sebelum berjalan, ingin tahu hasil sebelum memulai, dan
ingin jaminan sebelum mengambil keputusan. Namun iman bekerja dengan cara yang
berbeda.
Iman
bukan tentang melihat seluruh jalan, tetapi tentang percaya kepada Tuhan
yang memimpin jalan itu.
1. Iman Berani Melangkah
Sering
kali langkah pertama terasa paling sulit. Ketakutan akan kegagalan, penolakan,
atau ketidakpastian bisa menahan kita.
Namun
melangkah dengan iman berarti berkata,
“Tuhan, aku tidak tahu semua jawabannya, tetapi aku percaya Engkau menyertai.”
Iman
tidak menghilangkan rasa takut, tetapi memberi keberanian untuk tetap bergerak.
2. Iman Bertumbuh dalam Proses
Iman
tidak langsung menjadi besar. Ia bertumbuh setiap kali kita memilih percaya di
tengah keraguan.
Setiap
langkah kecil dalam ketaatan adalah latihan iman.
Semakin kita melangkah bersama Tuhan, semakin kita mengenal kesetiaan-Nya.
3. Iman Membawa Damai
Saat
kita menyerahkan hasil kepada Tuhan, hati menjadi lebih tenang. Kita tidak lagi
dibebani oleh keinginan untuk mengontrol segalanya.
Melangkah
dengan iman berarti melakukan bagian kita dan mempercayakan hasilnya kepada
Tuhan.
Petrus Berjalan di Atas Air (Matius 14:22–33)
Suatu
malam, para murid berada di perahu saat angin dan ombak besar datang. Tiba-tiba
mereka melihat Yesus berjalan di atas air. Petrus berkata, “Tuhan, apabila
Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu.” Yesus menjawab, “Datanglah.” Petrus
turun dari perahu dan mulai berjalan di atas air.
Bayangkan
itu. Ia tidak tahu apakah air akan tetap menopangnya. Ia hanya punya satu
pegangan: perkataan Yesus.
Selama
Petrus fokus kepada Yesus, ia bisa berjalan. Tetapi ketika ia mulai melihat
angin dan ombak, ia menjadi takut dan mulai tenggelam. Lalu ia berseru, dan
Yesus segera memegang tangannya.
Melangkah
dengan iman berarti berani keluar dari “perahu” kenyamanan. Iman bertahan
ketika mata tertuju pada Tuhan, bukan pada badai. Jika kita mulai goyah, Tuhan
tetap siap menolong.
Kadang
yang Tuhan minta bukan kepastian penuh, tetapi keberanian untuk mengambil satu
langkah kecil. Iman bukan tentang tidak ada badai, tetapi tentang percaya bahwa
Yesus lebih besar dari badai itu.
Tuhan
tidak selalu menunjukkan seluruh perjalanan, tetapi Ia selalu menerangi langkah
berikutnya.
Jangan takut melangkah. Jangan menunggu sempurna. Percayalah bahwa Tuhan yang memanggil juga akan memelihara.
Tuhan
Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami
#RumahDoaKeluarga
.jpeg)
Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang
BalasHapusKarena masa depan ada, kita dapat melangkah dengan berani hari ini. Iman membuat kita terus berjalan walau belum melihat semuanya jelas.
BalasHapusLagkah kan kaki dengan Penuh Iman Percaya hanya pada Tuhan,masa depan ada bersama Tuhan...,Amin
BalasHapusSemua hidup kita memiliki masa yaitu ada masa lampau, ada masa kini, dan masa yang akan datang, baik atau tidak baik Tuhan selalu baik bagi kita namun Tuhan punya rencana yang terindah bagi kita di masa yang akan datang yaitu masa depan yang penuh harapanš„❤️❤️
BalasHapusMasa depan sungguh ada di dalam Tuhan, kita tidak perlu berjalan dengan ketakutan, tetapi dengan iman. Masa depan yang Tuhan janjikan memberi kita keberanian untuk setia melangkah hari ini
BalasHapusMasa depan sungguh ada di dalam Tuhan, kita tidak perlu berjalan dengan ketakutan, tetapi dengan iman. Masa depan yang Tuhan janjikan memberi kita keberanian untuk setia melangkah hari ini
BalasHapusIman bukan tentang melihat seluruh jalan, tetapi tentang percaya kepada Tuhan yang memimpin jalan itu.
BalasHapusMasa depan sungguh ada di dalam Tuhan, kita tidak perlu berjalan dengan ketakutan, tetapi dengan iman. Masa depan yang Tuhan janjikan memberi kita keberanian untuk setia melangkah hari ini
BalasHapusMasa depan sungguh ada di dalam Tuhan, kita tidak perlu berjalan dengan ketakutan, tetapi dengan iman. Masa depan yang Tuhan janjikan memberi kita keberanian untuk setia melangkah hari ini
BalasHapus