MASA DEPAN SUNGGUH ADA - NEHEMIA PASARIBU | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 MASA DEPAN SUNGGUH ADA

Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-53, Tahun 2026: Yosua 14-17

Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

Berkat Tuhan hari ini mengingatkan bahwa orang yang hidup dalam takut akan Tuhan tidak berjalan menuju kehampaan. Ada masa depan yang Tuhan sediakan, dan ada harapan yang tidak akan dipotong atau dipatahkan. Dunia bisa berubah, keadaan bisa sulit, tetapi janji Tuhan tetap kokoh.

Firman Tuhan ini adalah janji yang menguatkan hati. Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, Tuhan menegaskan bahwa hidup orang yang berharap kepada-Nya tidak berakhir sia-sia. Ada masa depan yang nyata, dan ada harapan yang tidak akan dipatahkan.

1. Masa Depan Ada di Tangan Tuhan

Sering kali kita gelisah memikirkan hari esok: pekerjaan, keluarga, kesehatan, atau rencana hidup. Namun firman Tuhan mengingatkan bahwa masa depan bukan sesuatu yang kabur atau kosong. Tuhan sudah ada di sana.

Ketika kita berjalan bersama-Nya, hidup kita tidak mengarah pada kehampaan, melainkan pada tujuan yang pasti.

2. Harapan yang Tidak Hilang

Harapan dunia bisa pupus karena keadaan berubah. Tetapi harapan yang berakar pada Tuhan tidak akan hilang, meskipun tertunda. Mungkin jawaban doa belum datang. Mungkin situasi belum berubah.
Namun janji Tuhan tetap teguh. Harapan dalam Tuhan memberi kekuatan untuk tetap bertahan dan melangkah.

3. Tetap Setia Hari Ini

Amsal 23 juga berbicara tentang hidup dalam takut akan Tuhan setiap waktu. Masa depan yang penuh harapan dibangun dari kesetiaan hari ini. Langkah kecil dalam ketaatan hari ini adalah investasi untuk hari esok.

“Masa depan sungguh ada” berarti hidup kita memiliki arah. “Harapanmu tidak akan hilang” berarti Tuhan tidak pernah meninggalkan rencana-Nya atas hidup kita.

Salah satu contoh nyata adalah kehidupan Yusuf (Kejadian 37–50).

Yusuf pernah menerima mimpi besar dari Tuhan tentang masa depannya. Namun setelah itu, hidupnya justru terasa semakin buruk. Ia dibenci saudara-saudaranya, dijual sebagai budak, difitnah oleh istri Potifar, lalu dipenjara bertahun-tahun.

Secara manusia, masa depannya tampak hancur.
Mimpinya seolah-olah tidak mungkin terjadi.

Namun Yusuf tidak kehilangan harapan. Di setiap tempat, baik sebagai budak maupun di penjara, ia tetap setia dan hidup benar. Ia percaya Tuhan tetap menyertainya.

Pada waktunya, Tuhan mengangkat Yusuf menjadi penguasa di Mesir. Mimpi yang dulu tampak mustahil akhirnya digenapi.

Seperti Yusuf, mungkin hari ini kita berada dalam “penjara” situasi tertentu. Tetapi firman Tuhan berkata:
“Masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

Jika kita tetap setia, Tuhan sanggup mengubah proses yang menyakitkan menjadi rencana yang penuh kemuliaan.

Saat hati mulai ragu, ingatlah: Tuhan tetap bekerja, Tuhan tetap setia, Tuhan memegang hari esok. Masa sulit bukan akhir cerita. Penundaan bukan berarti penolakan. Tuhan bekerja bahkan ketika kita tidak melihatnya.

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Namun janji Tuhan tetap teguh. Harapan dalam Tuhan memberi kekuatan untuk tetap bertahan dan melangkah

    BalasHapus
    Balasan
    1. AMIN kita sebagai anak Tuhan yakin dan tetaplah pasti doa kita di jawab oleh Tuhan tetaplah kita selalu berpengharapan yakin Tuhan selalu bersama kita

      Hapus
  2. Dunia bisa berubah, keadaan bisa sulit, tetapi janji Tuhan tetap kokoh.

    BalasHapus
  3. Olivia Rostiona Exklesya TanjungMinggu, Februari 22, 2026 4:45:00 AM

    Jika kita tetap setia, Tuhan pasti sanggup mengubah proses yang menyakitkan menjadi rencana yang sangat penuh kemuliaan.

    BalasHapus
  4. Tuhan tidak pernah meninggalkan rencana-Nya atas hidup kita.

    BalasHapus
  5. harapan dunia bisa pupus karena keadaan berubah. Tetapi harapan yang berakar pada Tuhan tidak akan hilang, meskipun tertunda.

    BalasHapus
  6. Tuhan sanggup mengubah proses yang menyakitkan menjadi rencana yang penuh kemuliaan.

    BalasHapus
  7. Dea yosifa artasasta sagalaMinggu, Februari 22, 2026 5:24:00 AM

    Jika kita tetap setia, Tuhan sanggup mengubah proses yang menyakitkan menjadi rencana yang penuh kemuliaan.

    BalasHapus
  8. Namun janji Tuhan tetap teguh. Harapan dalam Tuhan memberi kekuatan untuk tetap bertahan dan melangkah

    BalasHapus
  9. Ketika kita berjalan bersama-Nya, hidup kita tidak mengarah pada kehampaan, melainkan pada tujuan yang pasti.

    BalasHapus
  10. Penundaan bukan berarti penolakan. Tuhan bekerja bahkan ketika kita tidak melihatnya.

    BalasHapus
  11. Kami sekeluarga poenya harapan di dalam Tuhan Yesus yg mengasihi kami, Tuhan Yesus sungguh mengasihi dan berlimpah kasih, amien 🇮🇱🙏❤️.

    BalasHapus
  12. Amsal 23:18
    “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  13. Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang

    BalasHapus
  14. Firman Tuhan berkata: "Masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang".
    Amen🙏🙏

    BalasHapus
  15. Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  16. Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  17. Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  18. Jika kita tetap setia, Tuhan sanggup mengubah proses yang menyakitkan menjadi rencana yang penuh kemuliaan.

    BalasHapus
  19. Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  20. Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang Rachel Tiara Boru sijabat

    BalasHapus
  21. Tuhan adalah sumber dari segalanya oleh sebab itu serakanlah segalah sesuatu kepada Tuhan karena Dialah yang mampu🔥❤️❤️

    BalasHapus
  22. Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”
    (GRACE NABABAN)

    BalasHapus
  23. orang yang hidup dalam takut akan Tuhan tidak berjalan menuju kehampaan. Ada masa depan yang Tuhan sediakan, dan ada harapan yang tidak akan dipotong atau dipatahkan. Dunia bisa berubah, keadaan bisa sulit, tetapi janji Tuhan tetap kokoh.

    BalasHapus
  24. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  25. Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  26. Harapan dunia bisa pupus karena keadaan berubah. Tetapi harapan yang berakar pada Tuhan tidak akan hilang, meskipun tertunda.

    BalasHapus
  27. Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  28. harapan dunia bisa pupus karena keadaan berubah. Tetapi harapan yang berakar pada Tuhan tidak akan hilang, meskipun tertunda.

    BalasHapus
  29. harapan dunia bisa pupus karena keadaan berubah. Tetapi harapan yang berakar pada Tuhan tidak akan hilang, meskipun tertunda.

    BalasHapus
  30. Ketika kita berjalan bersama-Nya, hidup kita tidak mengarah pada kehampaan, melainkan pada tujuan yang pasti.

    BalasHapus
  31. Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  32. Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    Nama: Ami marbun
    Kelas:12

    BalasHapus
  33. Jika kita tetap setia, Tuhan sanggup mengubah proses yang menyakitkan menjadi rencana yang penuh kemuliaan

    BalasHapus
  34. Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.

    BalasHapus
  35. Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.

    BalasHapus
  36. Amsal 23:18 “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus

Posting Komentar