KASIH YANG MENUTUPI
Shalom,
apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan
Bacaan
Alkitab Hari Ke-47, Tahun 2026: Ulangan 24-27
Kasih yang Menutupi
1 Korintus 13:7 “Kasih menutupi segala sesuatu.”
Kalimat
ini sederhana, tetapi sangat dalam maknanya. “Menutupi” bukan berarti
membenarkan kesalahan atau berpura-pura tidak melihat dosa. Menutupi berarti tidak
mempermalukan, tidak menyebarkan, dan tidak membesar-besarkan kesalahan orang
lain. Kasih memilih menjaga, bukan membuka aib.
1. Kasih Tidak Mempermalukan
Di zaman
sekarang, sangat mudah menceritakan kesalahan orang lain, bahkan di media
sosial. Namun kasih sejati menjaga martabat.
Renungkan:
Apakah saya pernah menceritakan kelemahan orang lain tanpa perlu?
Kasih
berkata, “Aku akan melindungi namamu, bukan merusaknya.”
2. Kasih Memberi Ruang untuk
Bertumbuh
Setiap
orang sedang dalam proses. Jika setiap kesalahan terus diungkit, hati menjadi
terluka dan sulit berubah.
Kasih
menutupi berarti memberi kesempatan untuk belajar dan bertumbuh tanpa
terus-menerus dihakimi.
Renungkan:
Apakah saya masih menyimpan dan mengungkit kesalahan lama?
3. Kasih Memilih Mengampuni
Menutupi
sering kali berarti mengampuni.
Pengampunan bukan berarti melupakan sepenuhnya, tetapi memilih untuk tidak
menjadikan kesalahan itu senjata di kemudian hari.
Kasih
berkata, “Aku memilih damai daripada menang sendiri.”
Yesus
menunjukkan kasih yang menutupi ketika Ia mengampuni dan memulihkan. Ia tidak
mempermalukan, tetapi mengangkat dan memulihkan.
Hari ini
mari bertanya pada diri sendiri:
- Apakah kata-kata saya melindungi atau melukai?
- Apakah saya menjaga nama baik orang yang saya
kasihi?
- Apakah saya cepat mengampuni?
Tuhan
Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami
#RumahDoaKeluarga
Bagi
yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa
Keluarga (0852-5629-3956)

1 Korintus 13:7 “Kasih menutupi segala sesuatu.”
BalasHapus