KASIH YANG BERTUMBUH | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 KASIH YANG BERTUMBUH


Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-52, Tahun 2026: Yosua 10-13

1 Korintus 13:7 “Kasih itu menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.”

Kasih bukan sesuatu yang statis. Kasih yang sejati tidak berhenti pada satu titik, tetapi terus berkembang, diperdalam, dan dimurnikan seiring waktu. Seperti benih yang ditanam, kasih membutuhkan perhatian, kesabaran, dan komitmen agar bertumbuh dengan sehat.

1. Bertumbuh Melalui Proses

Tidak ada hubungan yang langsung sempurna.
Kesalahpahaman, perbedaan karakter, dan tantangan hidup justru menjadi tanah tempat kasih bertumbuh. Kasih yang bertumbuh tidak berkata, “Aku sudah cukup.” Tetapi berkata, “Aku mau belajar menjadi lebih baik.”

Renungkan:
Apakah saya mau belajar dan berubah demi kebaikan hubungan?

2. Bertumbuh dalam Kedewasaan

Kasih yang dewasa semakin sabar, semakin bijaksana, dan semakin tulus. Ia tidak lagi mudah tersinggung, tidak cepat marah, dan tidak egois. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kasih kita mencerminkan karakter Kristus, penuh anugerah dan kebenaran.

Renungkan:
Apakah kasih saya hari ini lebih dewasa dibandingkan dahulu?

3. Bertumbuh karena Dipelihara

Tanaman tidak bisa tumbuh tanpa air dan cahaya. Demikian juga kasih perlu dipelihara melalui komunikasi yang baik, waktu bersama, doa, dan perhatian kecil yang tulus.

Kasih yang dipelihara akan semakin kuat menghadapi musim apa pun. Kasih yang bertumbuh adalah kasih yang mau diproses. Ia tidak puas dengan keadaan sekarang, tetapi terus bergerak menuju kedewasaan.

Hari ini mari memilih: Belajar dari kesalahan. Bertumbuh dalam kesabaran. Memelihara hubungan dengan sungguh-sungguh

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Hari ini mari memilih: Belajar dari kesalahan. Bertumbuh dalam kesabaran. Memelihara hubungan dengan sungguh-sungguh

    BalasHapus

Posting Komentar