JANGAN IRI PADA KEBERHASILAN ORANG LAIN | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 JANGAN IRI PADA KEBERHASILAN ORANG LAIN


Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-57, Tahun 2026: Hakim-hakim 6-9

Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

Di zaman sekarang, sangat mudah membandingkan diri dengan orang lain. Melalui cerita dan pencapaian yang kita lihat setiap hari, hati bisa tanpa sadar berkata, “Mengapa bukan aku?” atau “Mengapa hidupnya lebih berhasil?”

Namun firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak iri. Iri hati tidak membawa damai, justru merampas sukacita yang Tuhan sudah berikan dalam hidup kita sendiri.

1. Setiap Orang Punya Jalannya Sendiri

Tuhan menulis kisah hidup setiap orang secara unik. Apa yang terlihat sebagai “keberhasilan” orang lain belum tentu adalah seluruh cerita mereka. Kita hanya melihat hasil, bukan proses dan pergumulan di baliknya.

2. Iri Hati Mengaburkan Rasa Syukur

Saat hati dipenuhi iri, kita menjadi sulit bersyukur. Padahal, sukacita sejati lahir dari hati yang menghargai apa yang Tuhan sudah percayakan. Apa yang Tuhan berikan kepada kita hari ini adalah bagian dari rencana-Nya yang baik.

3. Percaya pada Waktu Tuhan

Tidak semua orang dipanen pada musim yang sama. Ada yang bertumbuh cepat, ada yang melalui proses panjang. Tetapi Tuhan tidak pernah terlambat. Jika kita tetap setia dan berjalan dalam kehendak-Nya, berkat yang tepat akan datang pada waktu yang tepat.

Daud adalah contoh indah tentang hati yang tidak dikuasai iri.

Ketika Daud diurapi menjadi raja, ia belum langsung duduk di takhta. Justru Saul yang saat itu menjadi raja mulai iri kepada Daud karena keberhasilannya mengalahkan Goliat dan karena rakyat lebih memuji Daud.

Ironisnya, yang iri adalah Saul kepada Daud. Namun yang luar biasa, Daud tidak membalas dengan iri atau dendam, meskipun ia tahu Tuhan telah memilihnya menjadi raja.

Bahkan ketika Daud memiliki kesempatan untuk membunuh Saul dan mengambil takhta dengan cepat, ia tidak melakukannya. Ia memilih menunggu waktu Tuhan.

Daud tidak merebut apa yang belum waktunya. Ia tidak membandingkan dirinya dengan Saul. Ia percaya bahwa jika Tuhan berjanji, Tuhan juga yang akan menggenapinya.

Daud fokus pada kesetiaan, bukan pada posisi.
Ia percaya bahwa apa yang menjadi bagiannya tidak akan tertukar.

Keberhasilan orang lain bukan ancaman bagi kita.
Jika Tuhan punya rencana atas hidup kita, tidak ada yang bisa mengambilnya.

Daripada iri, belajarlah bersyukur. Daripada membandingkan, belajarlah mempercayai. Tuhan tidak pernah salah menempatkan kita. Apa yang menjadi bagian kita tidak akan tertukar. Tuhan tidak meminta kita mengetahui seluruh masa depan. Ia hanya meminta kita setia hari ini.

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Amin, Amin Ito. Tuhan Yesus memberkati.

    BalasHapus
  2. fokus utama orang percaya bukanlah membandingkan pencapaian, tetapi hidup dalam ketaatan dan hormat kepada-Nya. Tuhan menjamin bahwa masa depan sungguh ada dan harapan tidak akan hilang bagi mereka yang setia.

    BalasHapus
  3. Amin mari kita bersyukur apa yang kita dapatkan selalu bersyukur disitulah Tuhan melihat kita dan kita menyadari bila kita bersyukur Tuhan akan menambahkan apa yang ada tetaplah kita berhikmat

    BalasHapus
  4. Dea yosifa artasasta sagalaKamis, Februari 26, 2026 4:40:00 AM

    Namun firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak iri. Iri hati tidak membawa damai, justru merampas sukacita yang Tuhan sudah berikan dalam hidup kita sendiri.

    BalasHapus
  5. Iri hati hanya membuat kita lebih mendekat kepada hal² berbau dosa sampai muncul namanya kematian, bnyak contoh dalam Alkitab, tapi ijinkanlah Tuhan memakai hati setiap kita untuk bersabar, tatap rendah hati, dan selalu bersyukur. Ingatlah jangan biarkan si jahat memakai hidup mu😇😇

    BalasHapus
  6. Namun firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak iri. Iri hati tidak membawa damai, justru merampas sukacita yang Tuhan sudah berikan dalam hidup kita sendiri.

    BalasHapus
  7. Bersyukur adalah kata yang sederhana tapi memberi makna yang sangat luas kenapa kita harus bersyukur, karena bersyukur itu lah cara kita membuka pintu berkat baik secara rohani maupun jasmani🔥❤️❤️

    BalasHapus
  8. Keberhasilan orang lain bukan lah ancaman bagi kita. Jika Tuhan mempunyai rencana atas hidup kita, maka tidak ada yang bisa mengambilnya.

    BalasHapus
  9. Saat hati dipenuhi iri, kita menjadi sulit bersyukur. Padahal, sukacita sejati lahir dari hati yang menghargai apa yang Tuhan sudah percayakan. Gbuuuu

    BalasHapus
  10. Namun firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak iri. Iri hati tidak membawa damai, justru merampas sukacita yang Tuhan sudah berikan dalam hidup kita sendiri.

    BalasHapus
  11. Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  12. Namun firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak iri. Iri hati tidak membawa damai, justru merampas sukacita yang Tuhan sudah berikan dalam hidup kita sendiri

    BalasHapus
  13. Namun firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak iri. Iri hati tidak membawa damai, justru merampas sukacita yang Tuhan sudah berikan dalam hidup kita sendiri.

    BalasHapus
  14. Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  15. Namun firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak iri. Iri hati tidak membawa damai, justru merampas sukacita yang Tuhan sudah berikan dalam hidup kita sendiri.

    BalasHapus
  16. Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  17. Kami sekeluarga tetap selalu bersyukur kepada Allah Bapa di surga karena Kasih~Nya yg nyata dalam Tuhan Yesus Kristus, amien 🇮🇱🙏❤️.

    BalasHapus
  18. Keberhasilan orang lain bukan ancaman bagi kita.
    Jika Tuhan punya rencana atas hidup kita, tidak ada yang bisa mengambilnya.

    BalasHapus
  19. iri hanya membuat kita sesat dan tidak tahu arah atau jalan kepada tuhan

    BalasHapus
  20. mikhael arbonanza hutasoitKamis, Februari 26, 2026 7:20:00 AM

    Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak

    BalasHapus
  21. Di zaman sekarang, sangat mudah membandingkan diri dengan orang lain. Melalui cerita dan pencapaian yang kita lihat setiap hari, hati bisa tanpa sadar berkata, “Mengapa bukan aku?” atau “Mengapa hidupnya lebih berhasil?” Kita hanya melihat hasil, bukan proses dan pergumulan di baliknya.

    BalasHapus
  22. Di zaman sekarang, sangat mudah membandingkan diri dengan orang lain. Melalui cerita dan pencapaian yang kita lihat setiap hari, hati bisa tanpa sadar berkata, “Mengapa bukan aku?” atau “Mengapa hidupnya lebih berhasil?” Kita hanya melihat hasil, bukan proses dan pergumulan di baliknya.

    BalasHapus
  23. Tuhan tidak meminta kita mengetahui seluruh masa depan. Ia hanya meminta kita setia hari ini.

    BalasHapus
  24. Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang

    BalasHapus
  25. Tuhan tidak pernah salah menempatkan kita. Apa yang menjadi bagian kita tidak akan tertukar.

    BalasHapus
  26. Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  27. Tuhan tidak meminta kita mengetahui seluruh masa depan. Ia hanya meminta kita setia hari ini.
    (GRACE NABABAN)

    BalasHapus
  28. Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  29. Jika Tuhan punya rencana atas hidup kita, tidak ada yang bisa mengambilnya.

    BalasHapus
  30. Keberhasilan orang lain bukan ancaman bagi kita.
    Jika Tuhan punya rencana atas hidup kita, tidak ada yang bisa mengambilnya.

    BalasHapus
  31. Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  32. Keberhasilan orang lain bukan ancaman bagi kita.
    Jika Tuhan punya rencana atas hidup kita, tidak ada yang bisa mengambilnya.

    BalasHapus
  33. Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  34. Saat hati dipenuhi iri, kita menjadi sulit bersyukur. Padahal, sukacita sejati lahir dari hati yang menghargai apa yang Tuhan sudah percayakan. Apa yang Tuhan berikan kepada kita hari ini adalah bagian dari rencana-Nya yang baik.
    Eci

    BalasHapus
  35. Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  36. Tuhan tidak meminta kita mengetahui seluruh masa depan. Ia hanya meminta kita setia hari ini.

    BalasHapus
  37. Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  38. Jika Tuhan punya rencana atas hidup kita, tidak ada yang bisa mengambilnya.

    BalasHapus
  39. Jika kita tetap setia dan berjalan dalam kehendak-Nya, berkat yang tepat akan datang pada waktu yang tepat

    BalasHapus
  40. Namun firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak iri. Iri hati tidak membawa damai, justru merampas sukacita yang Tuhan sudah berikan dalam hidup kita sendiri.

    BalasHapus
  41. Jika kita tetap setia dan berjalan dalam kehendak-Nya, berkat yang tepat akan datang pada waktu yang tepat.

    BalasHapus
  42. Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

    BalasHapus
  43. Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  44. Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  45. Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  46. Namun firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak iri. Iri hati tidak membawa damai, justru merampas sukacita yang Tuhan sudah berikan dalam hidup kita sendiri........

    BalasHapus
  47. Ayat Hari Ini
    Amsal 23:17-18 “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.”

    BalasHapus
  48. percaya bahwa apa yang menjadi bagiannya tidak akan tertukar...

    BalasHapus

Posting Komentar