Menjadi Saksi Kristus di Tengah Dunia
Tujuan Pembelajaran:
Setelah mempelajari bab ini, peserta didik
diharapkan mampu:
1. Memahami makna menjadi saksi Kristus menurut Alkitab.
2. Meneladani cara hidup dan pelayanan para saksi iman dalam sejarah
gereja.
3. Menunjukkan kesetiaan dan keberanian untuk bersaksi di tengah tantangan
dunia modern.
4. Mengembangkan proyek iman sebagai bentuk kesaksian hidup di lingkungan
sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Menjadi saksi Kristus bukan hanya berbicara
tentang Injil, tetapi hidup dalam kasih dan kebenaran setiap hari.
Saksi Kristus sejati tidak menunggu keadaan
ideal, ia bersaksi lewat perbuatannya di tengah dunia yang haus akan harapan.
A. Apa Artinya Menjadi Saksi Kristus
Kata saksi (martys) dalam bahasa Yunani
berarti orang yang memberi kesaksian tentang kebenaran yang dialaminya,
bahkan sampai berani berkorban.
Yesus berkata:
“Kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus
turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, di seluruh
Yudea dan Samaria, dan sampai ke ujung bumi.”
(Kisah Para Rasul 1:8)
Maknanya:
Menjadi saksi Kristus berarti hidup yang mencerminkan kasih, kebenaran, dan
pengampunan Kristus di mana pun kita berada.
B. Teladan Para Saksi Iman
1. Stefanus – saksi pertama yang tetap setia walau harus mati (Kisah Para Rasul
7).
2. Petrus dan
Yohanes – berani bersaksi meski dilarang oleh
penguasa (Kisah Para Rasul 4:19–20).
3. Paulus – memberitakan Injil ke berbagai bangsa meski menghadapi penderitaan.
4. Tokoh
modern – misal: Dietrich Bonhoeffer, Mother
Teresa, Billy Graham — melayani Tuhan dengan hidup yang berdampak
bagi dunia.
C. Bersaksi di Tengah Dunia Modern
Dunia saat ini menghadirkan banyak tantangan
bagi remaja Kristen:
- Arus materialisme dan hedonisme.
- Pengaruh media sosial yang menormalisasi
perilaku tidak sesuai nilai iman.
- Godaan untuk berkompromi dengan dosa agar
diterima lingkungan.
Cara bersaksi di era digital dan sosial:
1. Menggunakan media sosial untuk menyebarkan pesan positif dan kasih.
2. Menunjukkan integritas, kejujuran, dan etika di sekolah dan tempat
kerja.
3. Mengasihi dan menolong tanpa pamrih, bukan untuk popularitas.
4. Menjadi pembawa damai di tengah konflik sosial.
Ayat Pendukung Tambahan
- Matius 5:14–16 — “Kamu adalah terang dunia.”
- Roma 1:16 — “Aku tidak malu terhadap Injil, karena itu kekuatan Allah.”
- 1 Petrus 3:15 — “Siap sedia memberi pertanggungjawaban atas pengharapan yang ada padamu.”
- 2 Korintus 5:20 — “Kami adalah utusan-utusan Kristus.”
- Yohanes 15:27 — “Kamu juga harus bersaksi.”
Nilai Karakter yang Dikembangkan
- Kesetiaan dan keberanian iman
- Integritas dan kejujuran
- Kepedulian sosial
- Kasih dan kerendahan hati
Tugas hari ini:
1. Apakah hidupku sudah mencerminkan
kasih Kristus?” Jelaskan!
2. Apakah aku berani bersaksi melalui tindakan
nyata meski tidak populer?” Berikan pendapatmu!
3. Bagaimana aku dapat menjadi terang di dunia digital yang gelap oleh kebencian? Apa alasanmu!

1.Hidupku mencerminkan kasih Kristus saat aku bersikap sabar, mengampuni, dan peduli pada sesama meskipun belum sempurna.
BalasHapus2.Aku berusaha berani melakukan kebaikan dan kebenaran walaupun tidak selalu populer.
3.Aku dapat menjadi terang di dunia digital dengan menyebarkan hal positif, menghargai sesama, dan tidak ikut menyebarkan kebencian.
Eci
1. menurut saya sudah tapi mungkin terkadang belum tapi saya sekarang selalu belajar mengajarkan kasih di kehidupan saya.
BalasHapus2. berani karena meskipun tidak populer tapi bila kita bersaksi dengan benar maka kita sudah di jalam yang benar.
3. tidak mengikuti pergaulan yang buruk dan mengajak yang buruk agar menjadi positif karena hal kebencian hanya bisa di kalahkan oleh sikap kasih.
1.Hidupku mencerminkan kasih Kristus saat aku bersikap sabar, mengampuni, dan peduli pada sesama meskipun belum sempurna.
BalasHapus2.Aku berusaha berani melakukan kebaikan dan kebenaran walaupun tidak selalu populer.
3.Aku dapat menjadi terang di dunia digital dengan menyebarkan hal positif, menghargai sesama, dan tidak ikut menyebarkan kebencian.
1. Sudah, Cerminkan kasih dengan empati, memaafkan, dan berbagi kebaikan.
BalasHapus2. Bersaksi dengan sukarela, membantu, dan berbicara tentang nilai-nilai.
3. Jadi terang digital dengan konten positif, bicara sopan, dan dukung yang membangun.
1. Hidupku mulai mencerminkan kasih Kristus ketika saya berusaha bersikap sabar, jujur, dan mau mengampuni orang lain, meskipun itu tidak selalu mudah. Dan saya menyadari bahwa masih banyak bagian hidup saya yang perlu dibentuk agar semakin sesuai dengan teladan Kristus.
BalasHapus2. Menurutku, bersaksi melalui tindakan nyata memang sering tidak populer, tetapi justru di situlah iman diuji.
3. Dengan menggunakan media sosial secara bijak seperti tidak berkomentar hal hal buruk dan tidak menyebarkan hoaks, saya ikut menghadirkan nilai kasih di tengah dunia yang penuh kebencian.
1. Berdasarkan makna martys, hidupku disebut mencerminkan kasih Kristus jika aku sudah berani berkorban dan menunjukkan pengampunan serta kebenaran dalam tindakan sehari-hari, bukan hanya melalui kata-kata.
BalasHapus2. Ya, karena meneladani Petrus dan Yohanes, seorang saksi tidak boleh takut pada tekanan lingkungan. Menjadi saksi sejati berarti lebih mengutamakan integritas dan kebenaran daripada sekadar mengikuti arus dunia (hedonisme/kompromi dosa).
3. Menggunakan media sosial untuk menyebarkan pesan positif dan kasih
1.Ya,Aku berusaha mencerminkan kasih Kristus melalui sikap sabar, mau mengampuni, dan peduli kepada orang lain, meskipun aku masih terus belajar untuk menjadi lebih baik.
BalasHapus2.Aku berusaha berani melakukan hal yang benar melalui tindakan nyata, walaupun terkadang itu membuatku tidak populer, karena aku percaya iman harus terlihat dalam perbuatan.
3.Aku dapat menjadi terang dengan menyaring apa yang aku bagikan, menyebarkan hal positif, dan menjaga tutur kata di media sosial, karena dunia digital juga tempatku menunjukkan iman dan karakter.
1. Mengasihi sesama, mengasihi keluar adik kakak.
BalasHapus2. Berani
3. - Membagikan konten positif dan inspiratif
- Membela kebenaran dan keadilan
- Menunjukkan empati dan pengertian kepada orang lain
1.sudah,menerepkan kasih Kristus merupakan hal yang harus dan wajib di lakukan apalagi kita sebagai anak anak tuhan dengan cara membaca firman tuhan dan mengasihi sesama
BalasHapus2.berani, bersaksi meski tidak populer selagi kita benar untuk memberitakan firman Allah kenapa tidak
3.dengan cara menjauhi hal-hal yang melenceng dari firman tuhan,tetapi ber pendirian teguh tetap di jalan yang benar
1. Puji Tuhan saya sudah mencerminkan kasih Kristus di dalam hidup saya walaupun belum sempurna dalam mengasihi sesama
BalasHapus2. Berani karena kita jika ingin bersaksi tidak harus di beritahukan kepada seseorang tidak populer cukup kita dan Tuhan yang mengetahuinya
3. Tetap berpegang teguh terhadap iman dan memilih mendekatkan diri kepada Tuhan.
1. Sudah tetapi masih sedang berproses untuk mencerminkan kasih Kristus. Hal itu terlihat ketika aku berusaha mengasihi sesama, mau mengampuni, menolong tanpa pamrih, dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan
BalasHapus2. Brani, keberanian untuk tetap jujur, adil, dan mengasihi meski dicemooh merupakan bentuk kesaksian yang paling kuat.
3. Aku dapat menjadi terang di dunia digital dengan menggunakan media sosial secara bijak: menyebarkan pesan yang membangun, menghindari ujaran kebencian, tidak ikut menyebarkan hoaks, serta menunjukkan sikap hormat dalam perbedaan
1.Belum sepenuhnya, tapi sedang berproses.
BalasHapus2.ya, meski banyak yang tidak akan percaya atau bahkan menolak tetapi dengan begitu akan membuat orang lain takut untuk mengulang hal yang sama
3.memilih milih dalam berinteraksi di sosial media, dan memberikan hal yang lebih bermanfaat
-Ester Tobing
1.Ya saat kita sendang melihat teman kita kesusahan kita akan membantu tetapi kita tidak berharap imbalan
BalasHapus2. bersaksi memang butuh keberanian besar karena ada risiko dijauhi teman. Namun, kesetiaan kepada Kristus lebih berharga daripada popularitas sesaat, karena karakter yang benar akan mendatangkan rasa damai di hati.
3. Media sosial adalah "mimbar" modern. Di tempat di mana banyak orang merasa depresi dan saling menjatuhkan, satu komentar positif atau pesan kasih bisa menjadi pengharapan bagi mereka yang sedang berbeban berat. Seperti kata Matius 5:14, terang itu harus diletakkan di tempat yang tinggi supaya semua orang bisa melihatnya