MELANGKAH DENGAN PENYERTAAN TUHAN - NEHEMIA PASARIBU | RUMAH DOA KELUARGA - RDK

 MELANGKAH DENGAN PENYERTAAN TUHAN


Shalom, apa kabar? disayang Tuhan, disayang Tuhan, disayang Tuhan

Bacaan Alkitab Hari Ke-25, Tahun 2026: Imamat 3-6

Keluaran 33:14 “Hadirat-Ku akan berjalan menyertai engkau dan Aku akan memberikan ketenteraman kepadamu.”

Mazmur 127:1 “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya.”

Di awal tahun dan dalam setiap musim kehidupan, Tuhan tidak hanya memanggil gereja untuk melangkah maju, tetapi melangkah bersama-Nya. Penyertaan Tuhan adalah sumber kekuatan, arah, dan ketenteraman sejati. Tanpa hadirat Tuhan, setiap usaha menjadi sia-sia; dengan Tuhan, langkah gereja menjadi bermakna dan berbuah.

1. Penyertaan Tuhan adalah kebutuhan, bukan pelengkap
Dalam Keluaran 33, Musa menolak melangkah tanpa kehadiran Tuhan. Ia sadar bahwa janji, kekuatan, dan strategi tidak berarti tanpa hadirat Allah. Ini menjadi peringatan bagi gereja: pelayanan yang aktif tidak selalu berarti pelayanan yang disertai Tuhan. Gereja dipanggil untuk lebih mengutamakan kehadiran Tuhan daripada keberhasilan lahiriah.

2. Penyertaan Tuhan memberi ketenteraman dan arah
Tuhan menjanjikan ketenteraman, bukan sekadar keberhasilan. Gereja yang berjalan bersama Tuhan akan tetap teguh meski menghadapi tantangan, karena arah dan damainya berasal dari Tuhan sendiri.

3. Tanpa Tuhan, semua usaha menjadi sia-sia
Mazmur 127 menegaskan bahwa segala pembangunan, baik jemaat, pelayanan, program, maupun rencana, akan kehilangan makna jika Tuhan tidak menjadi dasar. Gereja dipanggil untuk membangun dengan doa, ketaatan, dan ketergantungan penuh kepada Tuhan.

Musa dan Perjalanan di Padang Gurun
Bangsa Israel memiliki tujuan yang jelas: Tanah Perjanjian. Namun Musa tahu, tujuan tanpa penyertaan Tuhan hanya akan membawa kehancuran. Karena itu Musa berkata, “Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini.” (Kel. 33:15)

Renungan Keluarga:

  • Apakah setiap pelayanan dan rencana gereja sungguh dimulai dengan doa?
  • Apakah kita lebih mengejar hasil atau hadirat Tuhan?
  • Sudahkah gereja memberi ruang bagi Roh Kudus untuk memimpin setiap langkah?

Tuhan Yesus memberkati, diberkati, diberkati, diberkati Tuhan, salam dan doa kami #RumahDoaKeluarga

Bagi yang membutuhkan konseling/doa dapat menghubungi: Rumah Doa Keluarga (0852-5629-3956)

Komentar

  1. Penyertaan Tuhan adalah sumber kekuatan, arah, dan ketenteraman sejati. Dan gereja dipanggil untuk membangun dengan doa, ketaatan, dan ketergantungan penuh kepada Tuhan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. AMIN didalam segala aktifitas kita marilah kita mengundang Tuhan dalam dalam doa dengan rendah hati kita bermohon percayalah Tuhan memberikan jalan terbaik bagi kita

      Hapus
  2. Keluaran 33:14 “Hadirat-Ku akan berjalan menyertai engkau dan Aku akan memberikan ketenteraman kepadamu.”

    BalasHapus
  3. Ia sadar bahwa janji, kekuatan, dan strategi tidak berarti tanpa hadirat Allah. Ini menjadi peringatan bagi gereja: pelayanan yang aktif tidak selalu berarti pelayanan yang disertai Tuhan.

    BalasHapus
  4. Melangka bersama Tuhan seperti seakan-akan kita sudah menguasai medan tersebut padahal kita modal yakin dan percaya saja, praise the lord😇

    BalasHapus
  5. Dea yosifa artasasta sagalaMinggu, Januari 25, 2026 5:43:00 AM

    Penyertaan Tuhan adalah sumber kekuatan, arah, dan ketenteraman sejati. Tanpa hadirat Tuhan, setiap usaha menjadi sia-sia; dengan Tuhan, langkah gereja menjadi bermakna dan berbuah.

    BalasHapus
  6. Mazmur 127:1 “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya.”

    BalasHapus
  7. Jangan pernah takut karena Tuhan menyertai kita🔥❤️❤️

    BalasHapus
  8. zefanya robintang LumbantoruanMinggu, Januari 25, 2026 6:08:00 AM

    Gereja hanya dapat melangkah dengan benar dan berbuah jika hidup dalam penyertaan Tuhan. Karena itu, hadirat Tuhan bukan sekadar tambahan, melainkan kebutuhan utama dalam setiap musim kehidupan dan pelayanan.

    BalasHapus
  9. Keluaran 33:14 “Hadirat-Ku akan berjalan menyertai engkau dan Aku akan memberikan ketenteraman kepadamu

    BalasHapus
  10. Penyertaan Tuhan adalah sumber kekuatan, arah, dan ketenteraman sejati.

    BalasHapus
  11. Keberhasilan sejati bukan diukur dari hasil akhir semata, melainkan dari sejauh mana kita mengandalkan doa, ketaatan, dan ketergantungan penuh kepada Roh Kudus dalam setiap prosesnya.

    BalasHapus
  12. Mazmur 127:1
    “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya".

    BalasHapus
  13. dengan Tuhan, langkah gereja menjadi bermakna dan berbuah.

    BalasHapus
  14. Gereja dipanggil untuk lebih mengutamakan kehadiran Tuhan daripada keberhasilan lahiriah.

    BalasHapus
  15. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya.”

    BalasHapus
  16. Gereja dipanggil untuk membangun dengan doa, ketaatan, dan ketergantungan penuh kepada Tuhan.

    BalasHapus
  17. Ayat Hari Ini:
    Mazmur 127:1 “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya.”

    BalasHapus
  18. Penyertaan Tuhan adalah sumber kekuatan, arah, dan ketenteraman sejati.
    (GRACE NABABAN)

    BalasHapus
  19. Tuhan memanggil gereja untuk melangkah bersama-Nya.

    BalasHapus
  20. Gereja yang berjalan bersama Tuhan akan tetap teguh meski menghadapi tantangan, karena arah dan damainya berasal dari Tuhan sendiri.

    BalasHapus
  21. Keluaran 33:14 “Hadirat-Ku akan berjalan menyertai engkau dan Aku akan memberikan ketenteraman kepadamu.”.

    BalasHapus
  22. Keluaran 33:14 “Hadirat-Ku akan berjalan menyertai engkau dan Aku akan memberikan ketenteraman kepadamu.”
    Eci

    BalasHapus
  23. Badai akan tetap ada tpi penyertaan Tuhan luar biasa sekalipun terkdng sulit untuk dimengerti,tetap setia dan percya..Godbless

    BalasHapus
  24. Melangka bersama Tuhan seperti seakan-akan kita sudah menguasai medan tersebut padahal kita modal yakin dan percaya saja, praise the lord

    BalasHapus
  25. Melangka bersama Tuhan seperti seakan-akan kita sudah menguasai medan tersebut padahal kita modal yakin dan percaya saja,

    BalasHapus
  26. Tuhan tidak hanya memanggil gereja untuk melangkah maju, tetapi melangkah bersama-Nya...

    BalasHapus
  27. Amien, Keluaran 33:14 “Hadirat-Ku akan berjalan menyertai engkau dan Aku akan memberikan ketenteraman kepadamu.”

    BalasHapus
  28. Mazmur 127 menegaskan bahwa segala pembangunan, baik jemaat, pelayanan, program, maupun rencana, akan kehilangan makna jika Tuhan tidak menjadi dasar. Gereja dipanggil untuk membangun dengan doa, ketaatan, dan ketergantungan penuh kepada Tuhan.

    BalasHapus
  29. “Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini.” (Kel. 33:15)

    BalasHapus
  30. Bangsa Israel memiliki tujuan yang jelas: Tanah Perjanjian. Namun Musa tahu, tujuan tanpa penyertaan Tuhan hanya akan membawa kehancuran. Karena itu Musa berkata, “Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini.” (Kel. 33:15)

    BalasHapus
  31. >>> Yohanes 15:4-5 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

    BalasHapus
  32. Bangsa Israel memiliki tujuan yang jelas: Tanah Perjanjian. Namun Musa tahu, tujuan tanpa penyertaan Tuhan hanya akan membawa kehancuran.

    BalasHapus
  33. penyertaan Tuhan sangat penting bagi kehidupan kita, karena tanpa penyertaan Tuhan hidup kita akan menjadi hancur dan sia sia.

    BalasHapus
  34. Keluaran 33:14 “Hadirat-Ku akan berjalan menyertai engkau dan Aku akan memberikan ketenteraman kepadamu.”

    BalasHapus

Posting Komentar